Category Archives: Acara

Acara, Budaya

Mahakarya Borobudur 2018: “Indonesia Berkain”

Mengulang kesuksesan acara ini di tahun sebelumnya, Mahakarya Borobudur kembali digelar dimana tahun ini mengambil tema “Indonesia Berkain”. Perhelatan tersebut berlangsung di area Lumbini Kompleks Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Provinsi Jawa Tengah, pada 18 April 2018. Acara ini digelar sebagai usaha untuk senantiasa menjaga kelestarian dan kecintaan akan pariwisata Candi Borobudur.

Mahakarya Borobudur merupakan annual event yang mengambil inspirasi dari Candi Borobudur yang kaya akan seni budaya dan sisi kehidupan. Candi Borobudur sendiri merupakan situs warisan dunia yang telah dicatat secara resmi oleh UNESCO (United Nations Educational Scientific and Cultural Organisation) sebagai “World Cultural Heritage Site”.

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero), Edi Setijono menjelaskan bahwa merupakan annual event yang mengambil inspirasi dari Candi Borobudur yang kaya akan seni budaya dan sisi kehidupan. Mahakarya Borobudur kali ini diselenggarakan bekerjasama dan bersinergi dengan salah satu BUMN yang peduli terhadap warisan budaya Indonesia yaitu Bank BRI yang selalu berkomitmen mendukung perkembangan industri kreatif nasional, terutama yang berbasis pada nilai-nilai seni dan budaya Indonesia.

Direktur Konsumer Bank BRI Handayani menjelaskan bahwa Mahakarya Borobudur 2018: Indonesia Berkain merupakan bentuk dukungan Bank BRI terhadap sektor pariwisata Indonesia. Candi Borobudur sudah menjadi warisan budaya dunia dan tujuan wisatawan domestik maupun mancanegara dan event ini merupakan wujud dukungan Bank BRI untuk dapat terus menjaga kelestarian Candi Borobudur sekaligus memajukan sektor pariwisata di Indonesia” jelas Handayani. Dengan semakin banyaknya wisatawan yang hadir dalam event kali ini, diharapkan akan meningkatkan perekonomian di sekitar Candi Borobudur.

TWC dan Bank BRI berharap acara “Mahakarya Borobudur 2018: Indonesia Berkain” dapat menarik banyak wisatawan domestik maupun mancangera. Selain itu, melalui acara ini juga diharapkan sektor pariwisata Indonesia khususnya Candi Borobudur dapat semakin berkembang dan menguatkan posisinya sebagai destinasi wisata warisan dunia yang ada di Indonesia.

Selain itu, untuk dapat semakin memajukan wisata Candi Borobudur, Bank BRI juga telah mengembangkan desa wisata dengan membangun Balai Ekonomi Desa (Balkondes). Lokasi Balkondes ini cukup strategis yaitu di sekitar wilayah Candi Borobudur. Balkondes merupakan interconnecting tourism system berbasis komunitas yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian desa juga memberdayakan dan mengembangkan SDM berbasis Wisata. Balkondes juga diarahkan untuk mengembangkan perekonomian masyarakat yang berada di sekitar wilayah Candi Borobudur sekaligus melestarikan budayanya.

Art Director Mahakarya Borobudur 2018, Musa Widyatmodjo menyampaikan bahwa budaya berkain sudah ada sejak dulu dengan beragam jenis pemakaian dan variasinya. Warisan tersebut menurutnya harus terus diwariskan kepada generasi muda. Warisan itu harus diwariskan. Kalau Indonesia berkain pada zaman dulu, orang zaman dulu memang menciptakan kain untuk berkain tetapi orang zaman sekarang memotong kain batik untuk dijadikan busana.

 

Acara, Gastronomi

Festival Tahu Sumedang dan Ubi Cilembu (FTSUC) 2018

Memeringati HUT Kota Sumedang ke-440 ada kegiatan menarik dihelat pada 8 April 2018. Alun-alun Kota Sumedang dipadati masyarakat yang menghadiri acara Festival Tahu Sumedang dan Ubi Cilembu (FTSUC). Penyelenggaraan festival ini untuk membantu para pelaku promosi UMKM khususnya pengusaha tahu dan ubi cilembu. Tidak hanya bakal memanjakan pecinta kuliner, pengunjung juga diajak mencicipi beragam kuliner olahan tahu sumedang yang tersohor.

Setidaknya 100.000 tahu sumedang dan 1,5 ton ubi cilembu disiapkan dalam acara ini untuk dinikmati warga dan wisatawan yang hadir. Selain itu, dihadirkan pula atraksi menarik seperti penggoreng tahu terbesar, lingga ubi cilembu terbesar, serta lomba makan tahu dan ubi terbanyak.FTSR juga bakal dimeriahkan berbagai lomba seperti lomba makan tahu, lomba hiburan, lomba resep kuliner tahu sumedang, dan lomba fotografi pesona kuliner Sumedang.

Ketua PHRI Sumedang, Nana Suryana, menjelaskan, FTSUC merupakan festival untuk kembali mengangkat kuliner khas Sumedang, yakni tahu dan ubi cilembu. Festival ini melibatkan ratusan pedagang tahu dan puluhan ribu masyarakat yang ada di Kabupaten Sumedang. Mereka berjajar mulai dari Binokasih hingga halaman Lapas Sumedang kemudian makan tahu secara bersama-sama warga.

“Sebagai kuliner khas daerah, kedua kuliner ini mempunyai potensi yang sangat besar untuk menunjang kepariwisataan. Selain itu untuk membantu para pelaku promosi UMKM”.

FTSUC diharapkan mampu mengangkat kembali kuliner khas Sumedang yakni tahu dan ubi cilembu. Keduanya memiliki potensi besar untuk menunjang kepariwisataan dan menggerakkan perekonomian masyarakat.

Tahu sumedang sendiri merupakan ikon Kabupaten Sumedang meski berasal dari budaya Tiongkok. Kini usianya memasuki usia seabad dengan sejarahnya yang panjang. Pertama kali dikenalkan seorang imigran asal China, Ong Kino yang datang melalui Pelabuhan Cirebon awal tahun 1900-an untuk berdagang. usaha pabrik tahu Ong Kino kemudian dilanjutkan sang anak, Ong Bungkeng pada 1917. Hal yang berbeda dari tahu bungkeng adalah menggunakan larutan biang yang berasal dari asam cuka. Dengan resep tersebut, tahu terlihat lebih garing dan gurih saat disantap panas-panas. Tahu sumedang juga dijual dengan pembungkus khas yaitu bongsang, berupa anyaman bambu yang dapat memuat 25–100 buah tahu goreng.

Sementara itu, ubi cilembu khas Sumedang sendiri lebih mirip dengan ubi madu. Memiliki satu keunikan berupa hasil getah yang meleleh dan mempunyai rasa manis dan lengket seperti madu ketika dipanggang di dalam oven. Ketika digigit pun rasanya sangat manis serta teksturnya pulen dan lembut. Ubi Cilembu sudah populer sejak tahun 1990-an dimana rasa manis alami.

Acara, Petualangan

DEEP Dan EXTREME Indonesia 2018: Pameran Diving dan Adventure Travel Terbesar di Indonesia

Siapkan waktu dan dana liburan Anda untuk membeli peralatan sekaligus melihat kemungkinan paket wisata favorit di acara pameran wisata Deep & Extreme Indonesia 2018 pada  8-11 Maret 2018 di Hall B, Balai Sidang Jakarta Convention Center. Deep Indonesia dihelat bersamaan dengan Extreme Indonesia yang akan meliputi semua hal terkait olah raga luar ruangan, kegiatan minat khusus ekstrim, dan juga ekowisata.

Selama empat hari pameran berjalan, akan ada rangkaian seminar nasional, pelatihan selam secara langsung, lomba kostum anak, event Comic con, berbagai lomba, dan pameran foto underwater internasional. Serta kegiatan lainnya yang akan memanjakan pengunjung dengan berbagai hiburan dan informasi seputar selam dan petualangan outdoor.

Sejak pertama kali diadakan pada 2006, Deep & Extreme menampilkan berbagai variasi produk dan paket-paket destinasi petualangan outdoor baik di laut maupun daratan. Setidaknya acara ini akan menampilkan lebih dari 150 merek peralatan menyelam, puluhan operator wisata dari dalam dan luar negeri, serta ratusan tujuan wisata yang layak dikunjungi.

Anda bisa menemukan berbagai pilihan produk seperti Dive Equipment & Accessories, Perlengkapan & Perlengkapan Olahraga Air Pakaian, Tech Gear and Gadgets, Produk Keselamatan, Kesenian dan Kerajinan Tangan, Peralatan Olahraga Ekstrim, Peralatan Outdoor, Running & Multi Sports Equipment and Accessories Manufacturers, Pedagang Grosir, Eksportir, Importir, Pengecer, Extreme & Multi Sports and Outdoor Apparel and Accessories, Pakaian dan Mode Luar Ruangan, Semua Kendaraan Terrain, Produk dan Layanan Keselamatan dan Penyelamatan, Produk dan layanan kesehatan, dan masih banyak lagi lainnya.

Selain produk-produk alat selam dan wisata outdoor petualangan, pameran juga dihadiri oleh berbagai pengelola destinasi wisata. Seperti dinas-dinas pariwisata di Indonesia terutama yang memiliki obyek wisata bahari dan wisata petualangan. Deep and Extreme Indonesia merupakan event ekowisata terbesar di Indonesia dan juga telah diakui sebagai satu-satunya pameran industri penyelaman terlengkap.

Perhelatan ini juga sekaligus menjadi wahana bagi pelaku industri extreme sport dan ekowisata, juga menjadi ajang pertemuan  pencinta outdoor dan adventure travel yang terus banyak peminatnya di Tanah Air. Selain itu, tentunya dalam event akan ada seminar, talk show, pameran foto, dan lomba menggambar untuk anak-anak.

Kegiatan ini juga menjadi arena yang lebih besar tidak hanya untuk melakukan bisnis, menyediakan peluang jejaring dan produk unggulan, namun juga akan menawarkan kepada pengunjung dan peserta program acara paling luas melalui seminar tentang peralatan selam, keselamatan menyelam plus presentasi lainnya dan program panggung dan kompetisi untuk peserta dari manufaktur, tujuan wisata dan organisasi sertifikasi selam.

Pameran dibuka untuk umum setiap harinya mulai pukul 10.00, kecuali saat pembukaan yaitu 11.30, dan tutup setiap harinya pukul 20.00 WIB. Anda bisa masuk dengan membeli tiket sebesar Rp 35.000 per hari atau Rp 80.000 untuk tiket terusan yang dapat digunakan selama empat hari pameran.

 

Informasi lebih lanjut, silakan kunjungi pihak berikut.

http://www.deepandextremeindonesia.com/2014/

PT Exhibition Network Indonesia

Jl. H. Soleh I, No. 1 F, Kebayoran Lama

Jakarta, 11560, Indonesia

Phone : + 6221 5328878, +6221 53690165

Fax : + 6221 5322974

Email : info@xnetindonesia.com

Acara, Gastronomi

Vegan Culinary Festival 2018: “Earth Day Vegan Festival 2018″

Dua acara festival bertema vegetarian akan berlangsung di Jakarta. Kegiatan tersebut adalah Vegan Festival Indonesia 2018 dengan acara “Earth Day Vegan Festival 2018” di Tribeca Park, Central Park Mall Jakarta pada 23-25 Maret 2018 dan The Indonesia International Vegan Festival & Forum 2018 di Neo SOHO Mall, Podomoro City, Jakarta, pada 13-15 April 2018. Kegiatan tersebut akan dimeriahkan dengan berbagai acara menarik antara lain diantaranya adalah: Green Speech Competition, fashion Show dengan material dasar barang bekas, Parenting & Vegan Talk Show, Flash Mob oleh INLA (International Nature Loving Association), serta Art Performance & Entertainment.

I Gde Pitana menjelaskan bahwa acara Vegan Culinary Festival yang diselenggarakan oleh Indonesia Vegetarian Society (IVS) menjadi media yang efektif untuk mengenalkan dan mempromosikan Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia kepada para pengunjung pameran dan peserta kegiatan Vegan Festival Indonesia yang datang dari dalam negeri maupun mancanegara.

“Pola masyarakat tidak mengkonsumsi produk hemani dan turunnya (vegan culinary) sebagai salah satu pilihan. wisatawan vegetarian dan vegan akan merasa nyaman bila di suatu kota atau negara yang dikunjungi memiliki restoran vegan atau vegetarian,” jelas I Gde Pitana.

Sementara itu, Susianto , Sekjen IVS sekaligus Sekjen World Vegan Organization dan sebagai President Yayasan Tempe Internasional, event 168 Vegan Culinary Festival sebagai bagian dari rangkaian acara ‘Vegan Festival Indonesia 2018’ yang akan dihadiri sekitar 10.000 pengunjung termasuk para pembicara dan pengamat dari 10 negara antara lain Amerika Serikat, Inggris, India, Taiwan, Malaysia, Singapura, Jepang, dan Australia.

“Pada penyelenggaran Vegan Festival Indonesia tahun 2010 yang lalu jumlah pengunjung mencapai 10 ribu orang, sedangkan pada tahun ini diperkirakan akan naik siginifikan,” ungkap Susianto.

Susianto menambahkan masyarakat vegetarian dan vegan di Indonesia cukup besar, sekitar 2 juta orang atau terbanyak di seluruh dunia sehingga menjadi salah satu pendorong tumbuhnya kuliner vegan di Tanah Air.

“Saat ini tercatat ada lebih dari 1000-an rumah makan vegetarian dan vegan, baik yang berskala besar (restoran) hingga warung kaki lima tersebar di 34 provinsi Indonesia. Bahkan banyak rumah makan yang non-vegetarian/vegan kini juga menyediakan menu khusus vegetarian termasuk hotel-hotel, tempat wisata, maskapai penerbangan, rumah sakit, hingga kantin sekolah sehingga saat ini sudah cukup akomodatif bagi kaum vegetarian dan vegan.” tambah Susianto.

Acara

Festival Komodo 2018

Pada 5-10 Maret 2018 ada suguhan acara yang sayang dilewatkan saat Anda menyambangi Taman Nasional Komodo di Labuan Bajo, Pulau Flores, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Festival Komodo 2018 kembali dihelat dengan serangkaian kegiatan menarik seperti parade komodo, lomba fotografi, voli pantai, lomba perahu dayung, pertunjukkan komodo, lokakarya, pameran kerajinan tangan, pertunjukkan seni, dan hiburan lainnya. Kegiatan yang masuk dalam 100 kalender wisata skala internasional ini juga akan melibatkan seluruh masyarakat Manggarai Barat, pihak Pemda, dan Dispar setempat.

Penyelenggaraan Festival Komodo 2018 merupakan bagian dari promosi wisata yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat untuk mendongkrak jumlah wisatawan mancanegara ke kawasan Indonesia Timur. Festival ini mengejar target 500 ribu kunjungan pada tahun 2019, dari 90 ribu kunjungan sejak 2015 ke kawasan ini. Tidak hanya itu, Festival Komodo pun diharapkan mampu menggaungkan Pulau Komodo sebagai bagian dari tujuh keajaiban dunia.

Festival Komodo 2018 tidak hanya dimeriahkan parade komodo dan pertunjukkan seni saja tetapi ada pula petualangan alam dimana Anda dapat menikmati sajian kultural sekaligus bisa berwisata bahari. Anda berkesempatan mengunjungi Desa Adat Papagarang di antara Labuan Bajo, Pulau Komodo, dan Pulau Rinca. Selain itu, Anda juga dapat menjelajahi desa nelayan tradisional suku Bajo dan Sape yang memiliki tradisi berlayar di Nusantara. Di bagian pesisir barat desa juga terdapat dugong atau duyung. Pastikan juga menjelajahi keunikan pulau berpasir berbentuk angka sembilan atau disebut Pulau Sembilan. Keunikan dari pulau berpasir ini ada pada laguna di tengah pulau yang dihuni ubur-ubur.

Pemerintah telah  menetapkan Taman Nasional Komodo di kawasan Labuan Bajo sebagai sebagai salah satu destinasi wisata prioritas dan menjadi fokus promosi wisata. TN Komodo membentang di areal seluas 1.817 km² termasuk darat dan laut dengan pulau-pulau yang sebagian besar savanah dihuni oleh satwa-satwa endemik termasuk komodo. Biawak raksasa komodo (Varanus commodoensis) sendiri merupakan hewan sisa zaman purba yang masih hidup di dunia dan hanya bisa ditemukan di Taman Nasional Komodo. Habitat kadal raksasa ini masih terjaga karena dapat hidup berdampingan dengan penduduk setempat.

TNK meliputi Pulau komodo, Rinca dan Padar. Selain karena keberadaan komodo yang langka tersebut, bentang alam kawasan ini, baik di darat maupun laut serta bawah lautnya juga sangat memesona sehingga menjadi daya tarik yang lain lagi. Bawah lautnya memiliki kekayaan biota mengagumkan dan menjadi salah satu pilihan tempat menyelam yang indah.

Tersedia penerbangan setiap hari dari dan untuk tujuan Labuan Bajo dari Jakarta dan Bali. Selain itu, terdapat penerbangan dua kali seminggu dari Kupang. Perahu motor yang menghubungkan antarpulau dari Sape di Nusa Tenggara Barat juga tersedia setiap harinya bila cuaca memungkinkan, atau kapal PELNI dari Bali dan Lombok berhenti di sini setiap dua minggu.

Untuk menuju Labuan Bajo dimana berada Taman Nasional Komodo maka Anda dapat arahkan penerbangan ke Labuan Bajo dari Jakarta dan Bali. Selain itu, terdapat penerbangan dua kali seminggu dari Kupang. Perahu motor yang menghubungkan antarpulau dari Sape di Nusa Tenggara Barat juga tersedia setiap harinya bila cuaca memungkinkan, atau kapal PELNI dari Bali dan Lombok berhenti di sini setiap dua minggu. Tansportasi darat dari Timur yaitu di dataran utama Flores seperti, Ruteng, Bajawa, Ende, dan Maumere juga tersedia. Jika Anda tertarik untuk melakukan perjalanan jauh di Flores, Anda dapat mulai dari Maumere ke barat seperti, Moni, Kelimutu, Ende, Bena, Bajawa, Ruteng, dan terakhir Labuan Bajo (Pulau Komodo) atau dengan perjalanan pulang pergi.

Acara, Inderawi

Indonesia Craft Batik Gift Show 2018

Mengulang kesuksesan  penyelenggaraan tahun lalu, pameran Indonesia Craft Batik Gift Show (ICBGS) kembali akan digelar tahun ini di Hall A Jakarta Convention Center pada 7-11 Maret 2018. Pameran ICBGS 2018 yang menampilkan produk batik dan kerajinan dari seluruh Indonesia diharapkan akan menjadi surga belanja bagi para pecinta dan pengguna kerajian dan souvernir unggulan dari Nusantara.

Tim 100 event, Calendar of Event Kementerian Pariwisata, Tazbir mengatakan, Kemenpar memberi apresiasi penyelenggaraan pameran Indonesia Craft Batik Gift Show yang memasuki tahun kedua. “Event pameran batik selain sebagai momentum untuk memasyarakat dan melestarikan batik yang telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda dunia, juga akan menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan untuk melakukan wisata belanja,” kata Tazbir didampingi John Simbi selaku ketua pelaksana dan Sukat Swito dari Mistindo Connexion sebagai penyelenggara pameran ICBGS, saat Jumpa Pers di Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kemenpar, Kamis pagi (1/3/2018).

Tazbir menjelaskan, pameran batik, craft, dan gift mempunyai arti penting dalam meningkatkan nilai ekonomi kreatif Indonesia di tingkat global, di mana daya saing ekonomi kreatif Indonesia saat ini menurut World Economic Forum (WEF) berada di ranking 34 dunia. Industri kreatif kelompok kerajian, menurut Tazbir, sebagai kegiatan kreatif yang berkaitan dengan kreasi, produksi, dan distribusi yang dibuat dan dihasilkan oleh tenaga perajin yang berawal dari desain hingga proses penyelesaiannya. “Event pameran ini sebagai salah satu upaya untuk memamerkan karya perajin sekaligus menjadi distribusi atau tempat belanja bagi para pecinta dan pengguna produk batik, craft, dan gift unggulan dari seluruh Indonesia,” kata Tazbir.

Menurut Budi Sukat Swito dari Mistindo Connexion, penyelenggaraan pameran ICBGS 2018 merupakan pengembangan inovasi baru dari pemeran kreatif yang pernah diselenggarakan sebelumnya seperti; Adiwasta, Katumbiri dan Islamic Fashion dan Produk. “Penyelenggaraan pameran ICBGS memasuki tahun ke-2 dengan mengangkat tema ‘Melalui Craft, Batik, dan Gift Show 2018 Kita Tingkatkan Kreatifitas dan Produktifitas dalam Rangka Persaingan Dunia Global’,” kata Budi Sukat Swito.
Penyelenggaran pameran ICBGS 2018, menurut Budi Sukat Swito, mendapat dukungan dari berbagai pihak antara lain; Bekraf, Kemenpar, Kemen BUMN, Kemen UMKM, Kemendag, para pengusaha/pengrajin, para sponsor, media, dan masyarakat umum terutama para pecinta dan pengguna craft, batik, dan gift Nusantara.

Event ICBGS 2018 akan menampilkan berbagai produk craft, batik, dan gift unggulan dari Nusantara dalam 200 stand pameran. Selama pameran berlangsung juga diselenggarakan fashion show, talkshow, costum and hair competition, workshop, beauty class make up by Wardah, serta pertunjukan musik. Pengunjung pameran ICBGS 2018 tidak dipungut biaya atau gratis dan berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Acara, Sport Tourism

Internasional Krui Pro 2018 di Pantai Tanjung Setia Lampung

Lampung kembali menjadi tuan rumah salah satu rangkaian kompetisi surfing kelas dunia. Internasional Krui Pro 2018 akan berlangsung 15-20 April 2018 di Pantai Tanjung Setia, Pesisir Barat, Lampung. International Krui Pro dihelat oleh World Surf League (WSL), Asian Surfing Championship (ASC), dan Indonesian Wave Surfing Association (PSOI). Krui Pro tahun ini lebih menantang karena kategori yang dilombakan naik kelas, yakni menjadi qualification series (QS) 1500 untuk pria dan wanita. Selama 5 hari sebanyak 96 surfer mancanegara akan ambil bagian dalam ajang ini.

Pantai Tanjung Setia sendiri merupakan pantai di jalur arus besar Samudera Hindia yang memiliki ombak relatif konstan. Menjadi salah satu pantai yang masih jarang dikunjungi wisatawan membuat pantai ini disebut mutiara tersembunyi, terlebih akses ke lokasinya yang terpencil. Ombak Pantai Tanjung Setia begitu sempurna karena ketinggiannya mencapai 7 meter. Ombak yang ada tidak hanya tinggi tetapi juga memiliki panjang mencapai 200 meter.

http://Krui Pro Surfing, Tanjung Setia Lampung

Oleh karen itu, pantai ini menjadi tujuan selancar dari berbagai penjuru dunia. Bahkan, ombaknya dianggap sangat eksotis dan salah satu terbaik di dunia hasil survey peselancar dunia. Ombak yang tinggi di pantai ini biasanya berlangsung bulan April hingga Agustus. Tercatat ada 19 lokasi selancar dengan karakter beragam di Krui. Mulai kelas pemula (Grade C) hingga kelas profesional (Grade A). Inilah yang membuatnya menjadi favorit para peselancar dunia dan disandingkan dengan Bali, Mentawai, Nias, dan Lombok.

Beberapa lokasi selancar yang popular di kawasan ini adalah Pugung Penengahan (Jimmy’s), Pugung Walur (Honey Smack), Pugung Tampak (Jenny’s), Karang Nyimbor (Ujung Bocur), Way Jambu (Sumatran Pipeline), dan Labuhan Jukung (Krui Left). Tempat berselancar Ujung Bocor biasa disebut Karang Nyimbor yang mempunyai kesamaan dengan Uluwatu di Bali. Di sini Anda tidak hanya bisa menikmati ombak yang tinggi tetapi juga menikmati panjangnya ombak yang mencapai 200 Meter. Di Way Jambu merupakan tempat favorit selancar yang ingin menikmati dasyatnya ombak Tanjung Setia. Peselancar biasa menyebutnya Pipeline atau Setan Sejati bagi Nelayan Lokal. Ketiga, Jimmy merupakan satu gelombang indah yang ada di Pantai Tanjung Setia. Berselancar disini sangat menyenangkan sekaligus menikmati suasana pantai yang ramah dengan hamparan pasir putih.

http://Krui Pro Surfing, Tanjung Setia Lampung

Kabupaten Pesisir Barat merupakan destinasi yang memanjakan para peselancar. Ada Pantai Tanjung Setia, Pantai Mandiri, juga Pantai Bocur, Karang Nyimbor, Way Jambu, Way Redak, Labuhan Jukung, dan Pugung Tampak memiliki keunggulan dan karakter ombaknya berbeda. Bocur, Way Jambu dan Karang Nyimbor cocok bagi peselancar yang sudah berada di tingkat mahir, sementara Way Redak dan Labuhan Jukung diperuntukkan bagi pemula.

Untuk mencapai Pantai Tanjung Setia, lokasinya berada di sepanjang Pantai Barat, tepatnya di Desa Tanjung Setia, Kabupaten Lampung Barat, dekat dengan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. Letaknya sekira 273 km dari Bandar Lampung atau menempuh perjalanan hingga 6-8 jam. Untuk akomodasi, tersedia bungalow ataupun penginapan di sekitar pantai ini dengan harganya sangat terjangkau berkisar Rp100.000,- hingga Rp250.000 per malam.

Video via: Asian Surf Co

 

Acara

Festival Pulau Penyengat 2018

Festival Pulau Penyengat kembali hadir tahun ini yang dihelat pada 14-18 Februari 2018. Acara tersebut digelar sekaligus sebagai peringatan Hari Jadi Pulau Penyengat. Selama lima hari, Anda dapat menikmati lebih dari 20 kegiatan seni budaya khas Melayu yang seru untuk disaksikan, diantaranya adalah lomba dayung sampan, lomba pukul bantal di laut, lomba nambat itik di laut, dan lomba becak motor hias. Selain itu, ada pula pangkak gasing, syahril gurindam 12, membaca gurindam 12, pertunjukan wayang cicak, dan kegiatan klinik sastra.

Dari sekian banyaknya kegiatan dalam Festival Pulau Penyengat 2018, ada tiga acara unggulan yang akan menjadi atraksi paling menarik, yaitu: Kompetisi Malay Fashion Carnaval, Parade Melayu dan Muslim Fashion, serta Bazar Melayu Fashion.

Kompetisi fashion karnaval diadakan dengan tujuan menggali konten lokal Melayu. Peserta memamerkan pakaian dengan model dan desain atribut Melayu yang indah. Kompetisi diharapkan mampu mengangkat konten lokal Melayu dalam karya kreatif pakaian karnaval. Selain itu, juga sebagai daya tarik untuk kunjungan wisatawan sebagai aktivitas pariwisata Pulau Penyengat secara berkelanjutan.

Pulau Penyengat sendiri menjadi salah satu kebanggaan warga Tanjungpinang karena pulau ini kaya situs bersejarah peninggalan Kerajaan Riau. Pulau ini dikenal juga sebagai Pulau Penyengat Indra Sakti atau Pulau Penyengat Mas Kawin dan pernah menjadi pusat Kerajaan Riau-Lingga.  Pulau Penyengat merupakan tempat pertahanan Raja Kecil melawan serangan Tengku Sulaiman dari Hulu Riau pada tahun 1719. Kemudian, sejumlah benteng pertahanan dibangun tahun 1782-1784 untuk menghadapi perang melawan Belanda.

Di Pulau Penyengat, Anda dapat manyambangi Masjid Sultan Riau yang berdiri sejak 1832, komplek makam Yang Dipertuan Muda Riau VII Raja Abdurrahman, Gedung Mesiu, serta Istana Kantor yang menjadi bangunan tempat tinggal raja pada 1844-1857. Jangan lewatkan juga berziarah ke makam “Bapak Bahasa Melayu Indonesia” yaitu Raja Ali Haji yang telah berkontribusi besar melahirkan pedoman tata bahasa melayu standar yang kemudia dikenal sebagai Bahasa Indonesia. Dalam Kongres Pemuda Indonesia 28 Oktober 1928, bahasa melayu (Indonesia) itulah yang ditetapkan sebagai bahasa nasional, yaitu Bahasa Indonesia. Raja Ali Haji meninggal pada 1837 dan dimakamkan di Pulau Penyengat Indera Sakti.

Untuk datang ke Pulau Penyengat maka arahkan perjalanan Anda ke Kepulauan Riau melalui Bandara Internasional Hang Nadim. Anda juga bisa masuk melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjung Pinang. Perjalanan dengan kapal motor dari Tanjung Pinang ke pelabuhan Pulau Penyengat memakan waktu sekira 20 menit. Anda hanya perlu mengeluarkan biaya Rp10.000,- per orang atau juga dapat menyewa perahu seharga Rp80.000,-.

Video via: TANJUNGPINANG TV

Acara, Inderawi

Pontianak Food Festival 2018

Pontianak Food Festival (PFF) 2018 akan kembali digelar, yaitu pada 19-25 Februari 2018 yang dipusatkan di halaman Parkir A. Yani Mega Mall Pontianak, Kalimantan Barat. PFF merupakan festival makanan khas terbesar se-Kalimantan Barat.

Beraneka sajian kuliner menggugah selera tersaji di sini, mulai kuliner tradisonal sampai yang telah dimodifikasi. Dalam PFF 2018, pengunjung bebas mencicipi berbagai menu makanan khas Kalbar. Tersedia pula beraneka kuliner asli Indonesia. Dalam kegiatan ini, panitia juga mendaulat chef Marinka sebagai tamu kehormatan.

Ratusan stan food bazaar akan hadir di PFF 2018. Aneka makanan mulai dari Kwe Cap, Chai Kwe, Mie Gunting, Ketan Susu, sampai Mie Raong. Total ada 120 stan kuliner yang dibatasi karena permintaan membludak.

Menambah kemeriahan, berbagai macam acara teah disiapkan. Ada lomba tari tradisional serta kontemporer, talent show abang-adek, game show, lintas duta, dan fruit and vegetables zumba. Ada juga aneka lomba untuk anak seperti lomba mewarnai, lomba model cilik, dan permainan rakyat.

Di tahun kedua Pontianak Food Festival (PFF) ini akan ada upaya pemecahan Rekor MURI, yakni jumlah pemasak ikan asam pedas terbanyak. Tahun lalu, kita sudah pecahkan Rekor MURI untuk goreng pisang terbanyak.

Kalimantan Barat memiliki beragam potensi pariwisata, mulai wisata sejarah, seni dan budaya, hingga wisata alam. Anda yang suka sejarah, bisa menyambangi peninggalan Kesultanan Pontianak, seperti Keraton Kadriah, dan Makam Kesultanan Batu Layang. Anda juga bisa mengunjungi Museum Kalimantan Barat. Kalimantan Barat juga sangat kental dengan budaya Dayak dengan filosofi menjaga alam sekitar. Wisatawan yang ingin mengenal suku ini, bisa mengunjungi Rumah Betang, rumah tradisional suku Dayak, sambil berburu souvenir khas suku Dayak.

Acara

Incubus Live In Jakarta 2018

Band Incubus asal Amerika Serikat menggelar konsernya di Jakarta pada Rabu, 7 Februari 2018. Sambutan meriah diberikan Incunesia (sebutan fans di Indonesia) jelang konser ketiga band kesayangan mereka di di Gambir Expo Kemayoran. Konsernya ini akan menjadi kali ketiga tampil di Indonesia. Group musik veteran ini sebelumnya sudah 2 kali berkunjung ke Indonesia.

Incubus merupakan grup musik asal Amerika Serikat yang telah memenangkan nominasi Grammy Award. Band Incubus digawangi oleh Brandon Boyd (vokal), Mike Einziger (gitar), Jose Pasillas (drum), Chris Kilmore (keyboard dan turntables), dan Ben Kenney (bassist). Band rock dari Amerika ini sendiri baru saja merilis album studio terbaru “8” pada awal 2017. Lagu hitsnya “Nimble Bastards” memuncaki chart di posisi 4 di  Billboard Mainstream Rock Songs bulan April 2017 lalu. Tur ini sendiri pun merupakan bagian dari promosi album “8”.

Ada hal yang membedakan konser Incubus kali ini salah satunya adalah tersedianya area VIP bagi para die hard fans Incubus. Area VIP ini ada di dalam stage area, tepatnya di kiri dan kanan panggung. Area VIP yang tidak ada di dua konser Incubus sebelumnya di Jakarta ini tentu akan memberikan pengalaman konser istimewa bagi para pecinta musik pada umumnya, terutama para fans Incubus di Indonesia.

Dalam konser kali ini, Incubus membawa konsep panggung sendiri yang diharapkan lebih memukau dari konser-konser sebelumnya. Incubus juga sekaligus menyapa para penggemarnya di Indonesia yang belum sempat menyaksikan performa mereka tujuh tahun lalu.

Tiket Incubus Live in Jakarta 2018 dapat dibeli melalui aplikasi Bukalapak, di laman bl.id/incubus, situs rajakarcis.com, dyandratiket.com, dan kiostix.com. Ticket box juga tersedia di outlet Rajakarcis di Menara Imperium, Kuningan, serta di semua outlet Panorama Tours dan Dwidaya Tours. Harga tiket untuk kelas Front Stage Festival Rp 900 ribu, sedangkan tribun Rp 650 ribu. Satu hal lagi yang membedakan konser Incubus dalam rangka tur album bertajuk 8 ini adalah aksi donasi yang digalang oleh Incubus dengan menambahkan 15 ribu rupiah di luar harga tiket yang akan didonasikan ke www.makeyourselffoundation.org.

Penukaran tiket akan dilakukan saat hari konser, yakni 7 Februari 2018 mulai dari pukul 12.00 WIB, di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat. Tiket area VIP tersebut bisa didapatkan di laman resmi Incubus, www.incubushq.com. Informasi dan keterangan sila kunjungi laman www.dmeasia.com.

 

Video via: LAZone ID