Category Archives: Petualangan

Acara, Petualangan

DEEP Dan EXTREME Indonesia 2018: Pameran Diving dan Adventure Travel Terbesar di Indonesia

Siapkan waktu dan dana liburan Anda untuk membeli peralatan sekaligus melihat kemungkinan paket wisata favorit di acara pameran wisata Deep & Extreme Indonesia 2018 pada  8-11 Maret 2018 di Hall B, Balai Sidang Jakarta Convention Center. Deep Indonesia dihelat bersamaan dengan Extreme Indonesia yang akan meliputi semua hal terkait olah raga luar ruangan, kegiatan minat khusus ekstrim, dan juga ekowisata.

Selama empat hari pameran berjalan, akan ada rangkaian seminar nasional, pelatihan selam secara langsung, lomba kostum anak, event Comic con, berbagai lomba, dan pameran foto underwater internasional. Serta kegiatan lainnya yang akan memanjakan pengunjung dengan berbagai hiburan dan informasi seputar selam dan petualangan outdoor.

Sejak pertama kali diadakan pada 2006, Deep & Extreme menampilkan berbagai variasi produk dan paket-paket destinasi petualangan outdoor baik di laut maupun daratan. Setidaknya acara ini akan menampilkan lebih dari 150 merek peralatan menyelam, puluhan operator wisata dari dalam dan luar negeri, serta ratusan tujuan wisata yang layak dikunjungi.

Anda bisa menemukan berbagai pilihan produk seperti Dive Equipment & Accessories, Perlengkapan & Perlengkapan Olahraga Air Pakaian, Tech Gear and Gadgets, Produk Keselamatan, Kesenian dan Kerajinan Tangan, Peralatan Olahraga Ekstrim, Peralatan Outdoor, Running & Multi Sports Equipment and Accessories Manufacturers, Pedagang Grosir, Eksportir, Importir, Pengecer, Extreme & Multi Sports and Outdoor Apparel and Accessories, Pakaian dan Mode Luar Ruangan, Semua Kendaraan Terrain, Produk dan Layanan Keselamatan dan Penyelamatan, Produk dan layanan kesehatan, dan masih banyak lagi lainnya.

Selain produk-produk alat selam dan wisata outdoor petualangan, pameran juga dihadiri oleh berbagai pengelola destinasi wisata. Seperti dinas-dinas pariwisata di Indonesia terutama yang memiliki obyek wisata bahari dan wisata petualangan. Deep and Extreme Indonesia merupakan event ekowisata terbesar di Indonesia dan juga telah diakui sebagai satu-satunya pameran industri penyelaman terlengkap.

Perhelatan ini juga sekaligus menjadi wahana bagi pelaku industri extreme sport dan ekowisata, juga menjadi ajang pertemuan  pencinta outdoor dan adventure travel yang terus banyak peminatnya di Tanah Air. Selain itu, tentunya dalam event akan ada seminar, talk show, pameran foto, dan lomba menggambar untuk anak-anak.

Kegiatan ini juga menjadi arena yang lebih besar tidak hanya untuk melakukan bisnis, menyediakan peluang jejaring dan produk unggulan, namun juga akan menawarkan kepada pengunjung dan peserta program acara paling luas melalui seminar tentang peralatan selam, keselamatan menyelam plus presentasi lainnya dan program panggung dan kompetisi untuk peserta dari manufaktur, tujuan wisata dan organisasi sertifikasi selam.

Pameran dibuka untuk umum setiap harinya mulai pukul 10.00, kecuali saat pembukaan yaitu 11.30, dan tutup setiap harinya pukul 20.00 WIB. Anda bisa masuk dengan membeli tiket sebesar Rp 35.000 per hari atau Rp 80.000 untuk tiket terusan yang dapat digunakan selama empat hari pameran.

 

Informasi lebih lanjut, silakan kunjungi pihak berikut.

http://www.deepandextremeindonesia.com/2014/

PT Exhibition Network Indonesia

Jl. H. Soleh I, No. 1 F, Kebayoran Lama

Jakarta, 11560, Indonesia

Phone : + 6221 5328878, +6221 53690165

Fax : + 6221 5322974

Email : info@xnetindonesia.com

Alam, Petualangan

Wisata Lava Gunung Merapi

Jejak letusan  Gunung Merapi 2010 dikemas dalam bentuk wisata lava tour oleh Pemerintah Kabupaten Sleman. Anda bisa langsung mendekati bekas-bekas terjangan awan panas dan lava Merapi yang sudah dingin terutama di Dusun Manggung, Umbulharjo. Anda yang selama ini hanya melihat lava ataupun material merapi dari televisi atau membaca surat kabar, kini dapat melihatnya dari dekat.

Wisata lava meliputi kawasan Manggung, Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan. Di daerah-daerah tersebut, lava dingin mencapai ketinggian hingga 20 meter yang tentunya akan sangat menarik rasa penasaran untuk melihat dan menyentuh material gunung Merapi tersebut secara langsung. Wisata lava tour ini akan dilakukan manakala Merapi dalam kondisi normal dan tidak masuk pada zona rawan Merapi. Anda yang datang diperbolehkan melihat kondisi material Merapi yang masih panas maupun perkampungan yang terbakar. Dari kawasan ini, Anda dapat menyaksikan puncak Merapi yang menjulang setinggi 2.968 meter di atas permukaan laut (dpl) dihiasi oleh asap sulfatara yang tak pernah berhenti mengepul dari mulut kawahnya, memperlihatkan bahwa gunung ini tak pernah berhenti beraktivitas.

Puncak Merpai menjajikan daya pikat untuk menikmati keindahan matahari terbit pada pagi hari dengan pemandangan alami dari jajaran Gunung Ungaran, Telomoyo dan Merbabu. Gunung Merapi dan sekitarnya menawarkan wisata gunung api seperti udara yang sejuk, lintas alam, keindahan kubah lava yang masih aktif.

Gunung Merapi terletak di Provinsi Jawa Tengah terletak lebih kurang 25 km dari Yogyakarta, merupakan gunung termuda dalam rangkaian gunung berapi yang mengarah ke selatan dari Gunung Ungaran. Merapi menjadi salah satu dari 16 gunung api dunia yang termasuk dalam Gunung Api Dekade Ini. Gunung Merapi yang berpredikat sebagai salah satu gunung teraktif di dunia, Merapi menyimpan potensi bencana alam berupa letusan atau erupsi. Gunung Merapi merupakan satu dari 129 gunung api yang ada di Indonesia dan merupakan yang paling aktif. Periode letusan Gunung Merapi tercatat 2-8 tahun, tetapi aktivitas kecil seperti pembentukan kubah lava terjadi hampir sepanjang tahun.

Gunung Merapi terbentuk pertama kali sekitar 60.000-80.000 tahun yang lalu. Namun sejarah aktivitasnya baru mulai diamati dan ditulis sebagai dokumen sejak tahun 1791. Gunung Merapi terbentuk karena aktivitas di zona subduksi Lempeng Indo-Australia yang bergerak ke bawah Lempeng Eurasia menyebabkan munculnya aktivitas vulkanik di sepanjang bagian tengah Pulau Jawa. Para peneliti geologi mengajukan berbagai macam teori mengenai keganasan letusan Merapi. Salah satunya yang terkenal datang dari ahli geologi Belanda, Reinout Willem van Bemmelen, yang mengajukan asumsi bahwa Gunung Merapi pernah meletus hebat pada 1006. Letusan hebat ini, oleh para ahli arkeologi kemudian ditafsirkan sebagai penyebab bagi pusat-pusat kerajaan Mataram Kuna mengalami kemunduran dan kemudian berpindah dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Merapi pernah meletus beberapa kali, di antaranya tahun 1672, 1786, 1822, 1872, dan 1930. Kemudian pada tahun-tahun selanjutnya, yaitu erupsi 1954, 1961, 1969, dan 1972-1973. Erupsi lainnya terjadi pada 1994 yang menewaskan puluhan orang, sementara erupsi tahun 1998 tidak menimbulkan korban jiwa, karena letusannya mengarah ke atas. Terjadi juga terjangan lahar dan awan panas atau wedhus gembel ketika erupsi tahun 2006.

Bagi masyarakat sekitarnya Gunung Merapi mandatangkan material pasir yang luar biasa banyak dan berkualitas bagus. Selain itu Gunung Merapi merupakan obyek wisata yang sangat menarik dan banyak dikunjungi untuk melihat pemandangan yang menakjubkan dari gardu pandang atau yang ingin menikmati keindahan puncak Merapi dengan melakukan pendakian secara langsung. Gunung Merapi merupakan obyek pendakian yang populer karena gunung ini merupakan gunung yang sangat mempesona. Keadaan ini berubah sangat drastis sejak 26 Oktober 2010 saat Gunung Merapi meletus. Masyarakat dikawasan lereng Gunung Merapi saat ini hidup dalam keterbatasan setelah letusan. Mereka kehilangan tempat tinggal, harta berharga, dan sanak saudara. Sebelumnya sumber penghidupan masyarakat dilereng Merapi adalah pertanian dan perternakan.

Museum Gunung Api Merapi (MGM)

Apabila wisata lava Merapi kurang cocok dengan minat Anda maka mengapa tidak mengunjungi Museum Gunung Merapi. Bangunannya berdiri megah di lereng selatan Gunung Merapi. Tepatnya, loksinya terletak di Desa Harjobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta, atau sekitar 5 km dari kawasan obyek wisata Kaliurang. Museum Gunung Api Merapi ini diperkenalkan dengan sebutan ‘Merapi Jendela Bumi’ karena merupakan wahana edukasi konservasi yang berkelanjutan serta pengembangan ilmu kebencanaan gunung api, gempa bumi, dan bencana alam lainnya.

 

Bangunan Museum Gunung Api Merapi (MGM) diresmikan 1 Oktober 2009 oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Purnomo Yusgiantoro. Dibangun di atas tanah seluas 3,5 hektar dengan bangunan induk museum seluas 4.470 meter persegi ini merupakan aset geo-wisata baru di wilayah propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Bentuk bangunan Museum Gunung Api Merapi mirip sebuah candi, memiliki undak, kaki, badan, dan kepala. Menurut filosofi Hindu, bagian kepala berbentuk kerucut dianalogikan sebagai gunung api yang merupakan sumber kehidupan masyarakat sekitarnya. Pada dinding lobby dipenuhi dengan relief yang menggambarkan kehidupan gunung api dan manusia. Pada bagian tengah lobby tersaji sebuah maket gunung api berskala besar lengkap dengan uap. Di dinding kanan lobby terdapat proses pembuatan museum yang dimulai dari penandatanganan, proses pembangunan, dan momentum peresmian museum. Museum Gunungapi Merapi dilengkapi area lobby dan ruangan-ruangan yang mengambil tema Volcano World, On The Merapi Volcano Trail, Manusia dan Gunung api, Bencana Gempabumi dan Tsunami, Bencana Gerakan Tanah, Diorama, Peralatan Survey, Extra-terrestrial Volcano, Film Show, dan fasilitas penunjang lainnya. Selain itu rencanaya, museum ini nantinya juga akan dilengkapi dengan taman, area parkir, dan plaza sebagai sarana dan fasilitas bagi pengunjung museum.

Di museum ini Anda akan mendapatkan berikut ini.

  • Informasi fenomena gunungapi terbentuk sebagai hasil proses-proses geologi, yang tampil dipermukaan bumi diantaranya berupa bentang alam gunungapi, struktur geologi gunungapi, produk hasil letusan gunungapi, dan produk-produk hasil proses lainnya.
  • Informasi ilmiah kegunungapian, kegempaan dan gerakan tanah yang merupakan proses dinamika geologi, dicerminkan diantaranya dalam informasi model pembentukan, mekanisme terbentuknya maupun proses-proses yang menyertainya.
  • Informasi sumberdaya gunungapi, sebagai potensi yang dapat dimanfaatkan bagi kesejahteraan masyarakat, pengembangan infra-struktur dan lainnya.
  • Informasi aspek sosial budaya diantaranya menyangkut kehidupan, budaya, tradisi, mitos dan lainnya yang berkaitan dengan lingkungan dan keberadaan suatu gunung
  • Informasi mitigasi bencana gunungapi, gempabumi, tsunami, gerakan tanah yang ditampilkan dalam bentuk informasi sistem monitoring, penelitian dan pengamatan, sistem peringatan dini, dan upaya mitigasi bencana diantaranya menyangkut sistem penyelamatan masyarakat terhadap ancaman bahaya letusan gunungapi, kegempaan dan gerakan tanah.

Transportasi

Kabupaten Sleman, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Ibukotanya adalah Sleman. Kabupaten ini berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah di utara dan timur, Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Bantul, dan Kota Yogyakarta di selatan, serta Kabupaten Kulon Progo di barat. Bagian utara kabupaten ini merupakan pegunungan, dengan puncaknya Gunung Merapi di perbatasan dengan Jawa Tengah, salah satu gunung berapi aktif yang paling berbahaya di Pulau Jawa. Sedangkan di bagian selatan merupakan dataran rendah yang subur. Di antara sungai-sungai besar yang melintasi kabupaten ini adalah Kali Progo (membatasi kabupaten Sleman dengan Kabupaten Kulon Progo), Kali Code, dan Kali Tapus.

Anda yang hendak mengunjungi Sleman maupun obyek-obyek wisata lainnya di lereng Gunung Merapi disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan sewaan. Dengan cara ini, Anda dapat mengunjungi tidak hanya Lava Tour melainkan juga obyek-obyek wisata lainnya dengan lebih mudah.

 

Kuliner dan Belanja

Datangi Taman Kuliner Kabupaten Sleman di Condong Catur, Depok Sleman yang menyediakan berbagai warung makanan dan cendera mata cantik. Taman Kuliner ini memiliki seluas 1,5 hektare, yang didisain dengan konsep penggabungan unsur taman serta sarana hiburan dan olahraga dan terdapat berbagi fasilitas resto dengan berbagai menu makanan. Di sini jga ada bermacam kegiatan seperti live music setiap akhir pekan maupun berbagai kegiatan pameran dan pertunjukan seni. Taman Kuliner Condong Catur, Sleman, yang berlokasi di tepian sungai Gajah Wong Jalan Angga Jaya, Condong Catur, Depok, Sleman, telah diisi oleh banyak pedagang mulai dari pedagang makanan dan hidangan khas, kerajinan dan cendera mata, makanan kemasan, buah dan sampai toko kelontong.

Salak pondoh adalah salah satu ikon Kabupaten Sleman, buahnya kecil dan kenyal tidak menempel dengan biji tentunya berasa manis. Salak pondoh juga merupakan buah khas lereng Merapi. Untuk mendapatkannya Anda dapat mengunjungi agrowisata di Kecamatan Turi yang menyediakan juga beragam makanan khas Sleman lainnya seperti keripik salak pondoh. Makanan sejenis dapat pula Anda dapatkan di Kota Yogjakarta, supermarket, pasar tradisional, maupun sentra belanja di Yogjakarta dan sekitarnya.

Beberapa tempat lain yang sanggup memanjakan lidah Anda adalah berikut ini.

  • Jejamuran Resto,

Terletak di Pandowoharjo, Sleman, Yogyakarta, (0274) 868170. Jejamuran resto adalah sebuah rumah makan dengan keunggulan penggunaan bahan baku utama jamur yang dipadukan dengan menu tradisional. Bahan baku jamur mengandung berbagai macam asam amino, mineral, vitamin dan senyawa bioaktif yang baik bagi kesehatan, jamur juga telah terbukti menaikkan system kekebalan tubuh, menurunkan tekanan darah dan kandungan lemak dalam tubuh, menghambat partumbuhan tumor, antiinflmasi dan antimikroba.

 

  • Gubug Makan Mang Engking,

Sendangrejo, Minggir, Sleman, (0274) 7489732. Warung makan Gubug Mang Engking adalah rumah makan yang sangat terkenal sebagai spesialis masakan udang galah di Yogyakarta. Sebagai menu andalan, sekilo udang bakar madu disajikan dalam 8 tusuk sate udang yang masing-masing terdiri dari 5 ekor udang. Sedangkan menu udang yang lain adalah udang goreng, asam manis, saos tiram dan udang rebus, yang dibagi dalam ukuran udang super (1 kg terdiri dari 12 ekor) dan udang udang standart (1 kg terdiri dari 30 ekor].

  • Sate Goreng Ringin Kronggahan, Warung Sate Kambing Pak Tris

Terletak di Kronggahan, Mlati, Sleman, (0274) 6415148. Warung sate kambing Pak Tris Kronggahan dirintis oleh Pak Sutrisno Hadipandoyo sejak tahun 1978, kemudian sejak tahun 1980 mulai berjualan sate goreng, sebelumnya masih berjualan sate bakar seperti warung sate yang lainnya.

 

Akomodasi

Apabila berniat menginap di kawasan lereng Merapi dari wilayah Sleman maka Anda dapat memesan penginapan salah satu tempat berikut.

  • Sheraton Mustika Ratu

Jl. Laksda Adisucipto Km, 8,7

Telp: (0274)485085, Fax : (0274)489009

  • Rumah Sleman Hotel

Jl. Purboyo No. 111 Warak Kidul, Mlati, Sleman

Yogyakarta

E-mail : rumahsleman@indo.com

  • Hyatt Regency Yogyakarta

Jl. Palagan Tentara PElajar

Telp: (0274)869123, Fax : (0274)869588

  • Jayakarta

Jl. Laksda Adisucipto Km, 8 PO BOX 90 Yogyakarta

Telp: (0274)448418, Fax : (0274)485415

  • Quality Hotel

Jl. Laksda Adisucipto 48 Yogyakarta

Telp: (0274)565005, Fax : (0274)565009

  • Sahid Raya Yogyakarta

Jl. Babarsari Yogyakarta

Telp: (0274)488888, Fax : (0274)588888

  • Prambanan Village

Tamanmartani Kalasan Sleman

Telp: (0274)496354

  • River Castle

Jl. Laksda Adisucipto Km, 8

Telp: (0274)489626

  • Jogjakarta Plaza

Jl. Gejayan Yogyakarta

Telp: (0274)586720, Fax : (0274)584200

  • Puri Artha

Jl. Cendrawasih No 36 Yogyakarta

Telp: (0274)563288, Fax : (0274)562765

  • Sejahtera Family

Jl. Pringgodani 22 Demangan Baru Yogyakarta

Telp: (0274)519339, Fax : (0274)519338

  • Cakra Kembang

Jl. Kaliurang Km 5

Telp: (0274)563088

  • Istira Kencana

Jl. Kaliurang Caturtunggal Depok Sleman

Telp: (0274)520240, Fax : (0274)520240

  • Hotel Seturan

Jl. Kaliurang Caturtunggal Depok Sleman

Telp: (0274)520240

Tips

  • Hindari daerah bahaya yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah. Jangan coba-coba dekati gunung api yang sedang meletus. Aliran lahar memiliki daya kekuatan yang besar, membentuk aliran yang mengandung lumpur dan bahan gunung api lainnya yang dapat bergerak dengan kecepatan 30-60 kilometer perjam.

  • Aliran lahar dan banjir bisa datang tiba tiba, kebakaran hutan, bahkan aliran awan panas yang mematikan tidak terdeteksi jangkauannya bisa membayakan, karenanya pastikan Anda mendapatkan informasi yang akurat untuk status terakhir gunung ini.

  • Hindari daerah-daerah yang terkena zona abu. Tutup mulut dan hidung atau kenakan masker standard kesehatan karena debu abu vulkanik berbahaya bagi pernafasan. Bagi yang memiliki riwayat penyakit pernafasan, sedapat mungkin hindari kontak dengan abu vulkanik.
  • Gunakan kacamata untuk melindungi mata dan lindungi kulit dengan lotion dari iritasi akibat debu vulkanik.
  • Awan Panas guguran (wedus gembel) ataupun guguran lava pijar merupakan manifestasi dari aktivitas gunung api yang sangat berbahaya. Dari kejauhan aktivitas Merapi yang berupa wedus gembel dan guguran lava pijar dan keadaan cuaca terang sangat indah untuk dilihat. Beberapa lokasi dapat digunakan sebagai tempat aman apabila Anda ingin menyaksikan aktivitasnya seperti di pos-pos pengamatan, gunung api yang tersebar dilereng sekitar Gunung Merapi.

  • Ikuti informasi berita terakhir tentang gunung api melalui internet, media cetak, maupun elektronik.

Untuk informasi lebih lanjut:

Balai Taman Nasional Gunung Merapi

Jl. Kaliurang Km. 22.6, Hargobinangun, Pakem, Sleman, DI Yogyakarta, Indonesia

Telp: (+62) 274 447 8664

Fax: (+62) 274 447 8665

email: tngm_jogja@yahoo.com ; tngmjogja@gmail.com

Kepulauan Riau, Petualangan

Air Adventures Flying Club: Melihat Keindahan Bintan dari Udara

Ada banyak cara menikmati keindahan kepulauan tropis dan bahari di negeri kita. Memulainya dengan menyusuri pasir putih landai, berenang di pinggir pantai berwarna tosca kebiruan, memancing ikan di tengah laut, menunggang ombak dengan surfing, sailing dengan kapal layar, snorkling dan diving, serta ragam olahraga air seru lainnya. Akan tetapi, dari sekian banyak aktivitas yang lazim dilakukan banyak orang di pulau tropis mungkin ini yang belum Anda coba, yaitu terbang dari udara dengan pesawat amfibi (ultralight).

Bukan pesawat besar yang akan mengangkut Anda namun hanya berkursi dua orang saja. Jenisnya adalah Challenger Ultralight XL65. Pesawat ampibi berwarna kuning itu uniknya terbang dan mendarat di sebuah danau di Lagoi Bay, Pulau Bintan. Air Adventures Flying Club Bintan nama operatornya yang menjalankan sebuah pesawat amfibi untuk atraksi wisata pertama di Asia Tenggara. Air Adventures Flying Club Bintan sendiri telah beroperasi sejak 2013.

Stuart Perkins adalah managing director dan chief pilot berpengalaman yang siap mengajak Anda mengelilingi Pulau Bintan dengan pesawatnya yang tangguh. Stuart sudah belajar terbang sejak usia remaja dan mendapatkan lisensi khususnya tahun1993. Dengan pengalaman terbang lebih dari 20 tahun, pria asal Amerika Serikat ini sangat detail memerhatikan keamanan penumpangnya sebelum terbang. Termasuk dalam hal ini Anda akan dimintai data diri untuk asuransi dan sertifikat setelah selesai penerbangan. Sebelum terbang Anda akan diwawancarai dan mengisi data diri. Anda perlu menyampaikan secara jujur segala yang mungkin menjadi kekhawatiran saat terbang nanti.

Pada dasarnya terbang dengan amfibi ini cukup stabil hanya beberapa guncangan saja apabila bertemu dengan angin laut. Tubuh Anda akan dipasangi tali pengaman dan alat komunikasi agar dapat berbincang dan mendengarkan penjelasan dari  Stuart saat berkeliling dari udara. Di pesawat juga tersedia kamera aktif yang akan merekam penerbangan Anda atau Anda ingin berfoto selfie saat terbang di udara. Ini jelas sebuah pengalaman yang menarik dan wajib diabadikan dengan kemera untuk Anda tunjukan pada keluarga dan rekan sepulangnya.

Selama mengarungi penerbangan lokasi yang akan disambangi di antaranya adalah Lagoi Bay, Ria Bintan Golf, Lagoon Resort, Nirwana Resort, Magrove Bintan, dan gugusan kepulauan  di sekitar pesisir utara Bintan. Ada begitu banyak pulau kecil di sekitar Pulau Bintan yang tersebar dengan indahnya, beberapa hanya berupa gundukan tanah dan pasir dan lainnya berupa pulau kecil dengna bebatuan dan pepohonan.

Anda yang terbiasa terbang atau pun belum pernah sama sekali dapat merasakan menaiki pesawat amfibi ini untuk menikmati keindahan Pulau Bintan Resort dari udara dan tentunya Pulau Bintan yang sebagian besar masih sangat alami. Sudah banyak wisatawan dari Singapura utamanya, China, Malaysia, hingga Hongkong dan Taiwan mencicipi keseruan menunggangi burung besi mengudara ini. Jadi, pastikan Anda mencobanya saat berlibur ke Bintan. Pengalaman terbang dengan pesawat amfibi merupakan pilihan yang mengasyikkan dan berbeda dari biasanya.

Air Adventures Flying Club

Wisma Bintan Resorts

Jalan Kota Kapur, Teluk Sebung Lagoi, Bintan Utara

Tanjung Uban 29155, Pulau Bintan, Kepulaan Riau

Email : info@ultralightsupport.com

Website : www.ultralightsupport.com

Telp: +62 770 692410

Atau langsung ke email: stuart@airadventuresasia.com

Jawa Barat, Petualangan

Sungai Citarik: Tempat Terbaik untuk Keseruan Arung Jeram 

Sekilas

Inilah sungai yang paling popular dan sempurna untuk arung jeram di Indonesia. Sungai Citarik berlokasi di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, merupakan surga bagi pecinta arung jeram. Dengan tingkat kesulitan rata-rata di grade 3-5 (intermediate) membuat sungai ini cocok bagi siapa pun yang ingin merasakan serunya arung jeram.

Sungai ini mempunyai keunggulan lebih dibandingkan dengan sungai-sungai yang ada di Tanah Air, bahkan dibandingkan dengan lokasi serupa di berbagai belahan dunia. Sungai Citarik memiliki debit (air) cukup, air yang bersih, dan arus yang relatif stabil sepanjang tahun. Jeram dan bebatuan di sungai ini pun cukup banyak  dengan tingkat kesulitan beragam.

Selain itu, rutenya pengarungan di Sungai Citarik sudah memenuhi standar Federasi Arung Jeram Internasional atau International Rafting Federation (IRF). Dengan segala kelebihan yang dimilikinya membuat Sungai Citarik pun ditasbihkan menjadi tuan rumah lokasi kejuaraan dunia arung jeram (World Rafting Championship) tahun 2015.

Panjang rute bermain arung jeram di Sungai Citarik adalah 17 km dengan lama pengarungan sekira 4 jam. Titik start berada di Desa Cigelong dan berakhir di Desa Citangkolo atau Desa Cikadu. Sepanjang pengarungan di Sungai Citarik, suguhan pemadangan hijau permai akan menjadi atraksi penghibur di sela-sela teriakan histeris Anda.

Sungai Citarik mempunyai panjang 44 km dan bermuara di Pantai Pelabuhan Ratu. Alirannya cukup deras dengan tipe berbatu sehinga bisa membentuk arus air yang sangat sempurna untuk rafting. Sungai Citarik mempunyai puluhan jeram yang terbagi dalam enam kelas, yaitu: class VI (extreme),  class V (expert),  class IV (advance), class III (intermediate), class II(novice), dan class I (easy).

Ada tiga operator arung jeram utama di Sungai Citarik, yaitu: Caldera, Selaras-Kaki dan Arus Liar. Hampir semua pengelola tersebut menawarkan fasilitas serupa dengan peralatan terstandar yang aman sehingga Anda tidak perlu khawatir. Berikut operator yang dapat mengatur aktivitas Anda di Sungai Citarik.

http://www.arusliar.co.id/

http://www.calderaindonesia.com/

Kegiatan

Arung jeram adalah kegiatan yang mengasyikkan sekaligus menegangkan. Ada banyak manfaat dari aktivitas ini. Bukan hanya perorangan dan kelompok yang berminat merasakan manfaatnya, bahkan banyak perusahaan menggunakan arung jeram untuk mengembangkan potensi dan kekompakan karyawannya.

Arung jeram dapat melatih kapasitas jantung dan paru-paru, kekuatan dan daya tahan otot, serta fleksibilitas sendi bahu dan pinggang. Selain bermanfaat, arung jeram nyatanya memang mengasyikan karena Anda akan dibawa pada situasi penuh ketegangan dan keseruan. Diyakini bagi Anda yang tertekan akibat rutinitas pekerjaan maka rafting adalah obat mujarabnya.

Arung Jeram memang menjadi aktivitas favorit di Sungai Citarik namun ada juga pilihan lain aktivitas di sini berupa kegiatan outbond seperti paintball, off road, family camp, hingga corporate outdoor training. Fasilitas yang ada di sana juga sangat mendukung, dari mulai penginapan, rumah makan hingga toko cenderamata.

 

Akomodasi

Pilihan akomodasi disesuaikan dengan operator arung jeram yang dipilih, seperti yaitu: Caldera River Resort yang disediakan oleh pihak pengelola Caldera berbentuk cottage dengan suasana rimbun menambah kenyamanan di tempat ini. Arus Liar Cottage menyediakan beberapa pilihan sesuai kebutuhan yaitu Nusa Traditional Cottages, Kampung Ngaloen, serta Camping Ground. Pondok Limasan merupakan penginapan berkonsep barak dengan bangunan berbahan kayu.

Transportasi

Sungai Citarik berlokasi di Kecamatan Cikidang, Sukabumi atau sekira 75 km dari Kota Bogor dan dapat ditempuh dari Jakarta 3-4 jam perjalanan darat dengan akses menuju sungai melewati lembah dan perkebunan sawit.

Bila Anda datang dari Jakarta bisa melalui Tol Jagorawi, kemudian keluar melalui Tol Ciawi. Setelah itu akan memasuki Jalan Raya Sukabumi. Dari sana pastikan Anda lurus terus mengikuti arah jalan hingga melewati Lido Akses Resort dan Pabrik Aqua. Selanjutnya Anda akan melewati SPBU Parung Kuda yang letaknya di sebelah kanan jalan. Di sebelah kiri jalan terdapat Restoran Bambu Kuning. Tidak jauh dari restoran akan terlihat sebuah tanda bertuliskan ‘Arus Liar’. Di sanalah jalan menuju Arung Jeram Sungai Citarik.

Tips

Berolah raga beberapa hari sebelum rafting akan menghindari Anda dari pegal dan keram setelahnya. Pastikan juga kondisi badan bugar dan sehat ketika rafting. Sebelumnya isilah juga perut Anda karena olah raga ini cukup menyita energi.

Gunakan pakaian nyaman dan mudah kering mengingat Anda akan banyak terkena cipratan air sungai. Apabila cuaca panas dengan suhu air dingin disarankan mengenakan wet suit. Sementara itu, saat cuaca dingin dan suhu air dingin maka kenakan wet suit dikombinasi dengan jaket khusus. Apabila cuaca hangat dan suhu air yang tidak terlalu dingin kenakan pakaian olah raga atau t-shirt saja. Dianjurkan mengenakan pakaian dari bahan synthetic fleece, polypro, capilene atau wool pada bagian dalamnya. Jangan mengenakan pakaian dari bahan katun karena akan membuat Anda kedinginan saat basah.

Tidak perlu membawa kamera kecuali Anda memiliki kamera kedap air. Pihak operator biasanya menyediakan fotografer yang memotret Anda ketika bermain arung jeram.

Kenakan pelampung (lifejacket) dan helm khusus arung jeram dengan baik dan rekat. Dengar dan patuhi instruksi operator demi keselamatan Anda. Saat pengarungan konsentrasilah pada instruksi pemandu (captain) apa yang harus dilakukan bila bertemu jeram dan bebatuan. Jangan khawatir jika di tengah pengarungan perahu terbalik. Operator sudah bersiap dengan penyelamatan, Anda cukup berenang dengan santai atau ikutilah aliran air.

Anda yang pemula dan tidak dapat berenang dapat memilih Grade 2 atau Grade 3 meskipun untuk aktivitas rafting tidak harus mampu berenang. Apabila Anda mampu berenang dan sudah beberapa kali rafting maka dapat mencoba grade 4 atau grade 5.

Aceh, Petualangan

Taman Laut Rubiah: Menikmati Keindahan Bawah Laut Pulau Weh

Sekilas

Pulau Rubiah merupakan pulau cantik di ujung utara Pulau Sumatera. Tepatnya berada kawasan Pulau Weh, sebelah barat Kota Sabang. Pulau seluas 2.600 hektare ini memiliki keindahan bawah laut yang memesona dan terbilang sangat alami. Begitu pula pesisirnya sama indahnya diapit Pantai Teupin Layeu dan Pantai Iboih

Nama rubiah sendiri diambil dari seorang wanita bernama Cut Nyak Rubiah yang makamnya ada di pulau ini. Terdapat pelbagai kisah mengenai Nyak Rubiah, salah satunya adalah nama seorang wanita dari salah satu calon jemaah haji yang meninggal saat kapalnya yang akan menuju Mekah mengalami karam.

Pulau Rubuah dalam sejarahnya memang pernah menjadi tempat karantina calon jamaah haji Indonesia. Selain itu, pulau ini juga pernah menjadi benteng pertahanan Belanda dan Jepang pada masa Perang Dunia II. Sisa bangunan bentengnya masih dapat Anda lihat saat ini.

Di Taman Laut Rubiah terdapat berbagai jenis ikan tropis, terumbu karang, kerang raksasa, dan biota laut lainnya. Spesies yang mendominasi adalah terumbu karang (karang tanduk maupun karang lunak) dari berbagai bentuk, jenis dan warna.

Selain itu, ada juga beraneka jenis seperti ikan bendera, botana biru, ikan sersan, kerapu, ikan mayor, ikan putri bali, ikan kuning, ikan kepala merah, dan ikan kupu-kupu. Ada juga hiu yang biasanya muncul selama bulan pertama atau kedua setiap tahun. Dari 15 spesies biota laut yang ada di Taman Laut Rubiah, 14 spesies diantaranya dilindungi.

Kegiatan

Berenang bersama dengan ikan-ikan di laut sekitar Pulau Rubiah adalah kegiatan menarik dapat Anda nikmati saat menyambangi pulau ini. Selain itu, ada beberapa tempat penyewaan peralatan snorkeling untuk menyelam, sambil menelesuri lebih dalam kekayaan biota lautnya. Anda dapat menemukan beberapa biota laut seperti bintang laut, cumi-cumi, dan terumbu karang dengan berbagai bentuk dan warna. Jika berencana untuk melakukan snorkeling, jangan lupa mengunjungi tempat transplantasi karang yang terdapat di pulau ini.

Anda yang tidak bisa berenang masih dapat menikmati keindahan bawah laut di sekitar Pulau Rubiah yang jernih dan bersih. Tersedia perahu khusus dengan kaca menembus bawah laut (glass bottom boat). Dengan menggunakan perahu ini Anda dapat menikmati keindahan taman laut dari perahu. Jernihnya air laut di perairan Pulau Rubiah membuat sinar Matahari dapat menembus hingga ke dasar laut hingga kedalaman 15 meter sehingga Anda dapat menikmati keindaahan pesona bawah lautnya.

Selesai beraktivitas sekitar Pulau Rubiah, hamparan pasir putih yang lembut dan berkilauan akan menemani waktu santai Anda bermain-main di pantai. Ambil waktu untuk berkeliling dengan pepohonan rindang yang tumbuh di pulau ini.

Anda juga dapat berkeliling di pulau ini melihat-lihat sisa dari bangunan tua bekas asrama haji tahun 1920-an. Ada juga 44 makam keramat dari beberapa orang yang dituakan di Pulau Weh dan Banda Aceh. Salah satu di antaranya adalah Makam Nyak Rubiah yang posisinya berada di tengah-tengah pulau.

Transportasi

Letak Pulau Rubiah sekira 350 meter dari Pantai Iboih. Jika Anda tiba di Banda Aceh, dari Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda lanjutkan menuju Pelabuhan Ulee Lheue selama 40 menit perjalanan dengan taxi. Lanjutkan perjalanan dari Pelabuhan Ulee Lheue menyeberang dengan ferry ke pelabuhan Balohan di Pulau Weh.

Dari Pelabuhan Balohan Anda dapat menyewa kendaraan atau menggunakan mini bus dengan tarif Rp50.000,- per orang sampai ke pantai Iboih.

Di Pantai Iboih Anda dapat menyewa perahu atau glass bottom boat ke Pulau Rubiah selama 20 menit perjalanan. Ada berbagai pilihan harga untuk menyewa perahu disesuaikan dengan waktu sewa. Biaya sewa selama satu jam akan dikenakan biaya Rp750.000,- untuk sewa selama 30 menit dengan biaya Rp300.000,- dan terendah Rp150.000,- – Rp200.000,- dimana perahu hanya akan mengantar ke pulau dan menjemput kembali sesuai waktu yang disepakati. Perahu tersebut mampu menampung hingga 15 penumpang. Jika Anda bepergian sendiri, ada baiknya untuk ikut dalam rombongan wisatawan lain sehingga dapat berbagi biaya sewa perahu.

Akomodasi

Pulau Rubiah adalah pulau tak berpenghuni dan hanya dijaga oleh sepasang suami-istri bernama Pak Yahya dan Bu Ismar yang juga tinggal di pulau tersebut. Ada satu buah bungalow dengan dua kamar yang dapat disewa wisatawan.

Pilhan lain ada beberapa penginapan di Pantai Iboih dan Kota Sabang, berikut pilihannya.

Iboih Inn & Restaurant

Teupin Layeu, Iboih-Pulau Weh

Sabang, Aceh , Indonesia

Telepon :  0811 841 570, 0812 699 1659

Email : iboih.inn@gmail.com, contact@iboihinn.com

http://welcome.iboihinn.com/contact.html

Yulia Bungalow & Restaurant

Iboih, Pulau Sabang Banda Aceh Indonesia

Telepon: 0821 68 564 383 (Randy)

Email: yuliarestaurant@yahoo.co.id

http://yuliabungalow.com/

Fina Bungalow

Jl. Kilometer 0 Teupin Layee, Iboih, Sabang, Pulau Weh, Aceh, Indonesia

Telepon : 06523324566,  085262111366

Email : finabungalow@gmail.com

http://finabungalowwehisland.blogspot.co.id/2012/03/happy-pulau-weh-iboih-fina-bungalow.html

Pulau Weh Resort

Jalan KM 0, Sabang, Pulau Weh, Aceh, Indonesia.

Telepon : 0652 332 4919 (Pulau Weh), 0821 632 99118 (Pulau Weh)

Email    : admin@wehresort.com

www.pulauwehresort.com

Aceh, Petualangan

Regatta di Tepian Paling Barat Indonesia

 

Regatta di tepian barat Indonesia menggapai impian menempatkan Aceh dalam peta destinasi wisata bahari dunia serta mengembalikan citra Sabang sebagai destinasi yang indah sekaligus bersih, nyaman, dan ramah. Regatta berupaya menggantikan citra provinsi ini yang dulu terluka akibat konflik panjang dan bencana tsunami 2004. Membangkitkan kembali nama Sabang dimana sebelum Perang Dunia II adalah kota pelabuhan terpenting di kawasan ini dan lebih ramai daripada Temasek (Singapura).

Meski Nusantara merupakan wilayah kepulauan yang didominasi lautan tetapi barangkali hanya sedikit masyarakat memahami apa itu arti kata regatta. Sebuah ironi dari negeri yang dahulunya dikenal merajai lautan dan memiliki pelaut-pelaut handal. Masih ingatkah Anda dengan lirik lagu, ‘Nenek moyangku seorang pelaut’? Perahu sandeq saja sebenarnya sudah cukup membuktikan bagaimana kehandalan manusia bahari di Nusantara dulunya itu.

Dari asal katanya, ‘regatta’ dimungkinkan diambil dari bahasa Italia dengan dialek Vensian yang artinya rangkaian pertandingan perahu layar atau perahu dayung atau kadang juga gabungan keduanya. Seiring perkembangan zaman kini perahu modern seperti powerboat pun menjadi bagian dari regatta. Regatta bertujuan untuk kegiatan sosial ataupun promosi wisata dan sering kali melambungkan nama tempat diselenggarakannya. Regatta sudah menjadi hal umum bagi negara yang memiliki event wisata bahari.

Regatta kini memiliki daya tarik tinggi melebihi cerita masa lalunya. Warna putih perahu bertiang layar tinggi serta para pelayarnya yang tangguh berjiwa petualang adalah pemandangan menarik untuk disaksikan. Tidak hanya sepuluh dua puluh pelayar yang hadir, karena regatta juga dihitung dari jumlah orang dan jumlah hari yang mereka habiskan di sebuah tambatan.

Untuk pertama kalinya pulau paling barat sekaligus paling utara di Nusantara yaitu Sabang di Pulau Weh mendapatkan kehormatan menjadi destinasi event regatta. Regatta melombakan adu perahu layar dengan mengambil start dari Langkawi Malaysia, kemudian berlomba hingga finisnya di Pelabuhan Alam, Pulau Weh, Kota Sabang, Aceh. Ada pula peserta yang berangkat dari Phuket, Thailand.

Para pelayar dituntut memiliki persiapan yang matang dalam mengarungi laut yang terbentang luas. Bukan hanya kacakapan dan ketangkasan menghadapi gelombang tetapi juga pintar membaca angin, menentukan pergantian awak, serta keterampilan mengendalikan perahu agar selamat sampai di garis finis.

Setibanya di Sabang, pengarung lautan itu akan disambut pertujukan kesenian tradisional khas Aceh, jamuan makan malam, pameran foto dan kerajinan, serta acara tour mengunjungi obyek-obyek wisata bahari di sekitar Pulau Weh, termasuk Kilometer Nol. Pantai Gapang yang berlokasi di Laut Teluk Sabang menjadi lokasi dilombakannya coastal race dan sailing pass. Peserta regatta juga akan diajak tur berkeliling kota Banda Aceh dan menikmati budayanya.

Keindahan alam Sabang dan kekayaan budaya Aceh begitu memikat dan sangat potensial untuk pengembangan pariwisata. Sabang memiliki pasir yang putih dan pulau-pulau tak tersentuh eksploitasi berlebih. Provinsi Aceh sangat bangga menjadi tuan rumah regatta pertama di Sumatera. Di Pulau Weh yang terbesar di Sabang nantinya para pelayar akan diajak berpetualang-berwisata bahari, menapakkan kaki di Monumen Kilometer Nol, menikmati keindahan bawah laut Pantai Iboih, Pulau Kiah, Seulako, dan Pulau Rubiah.Di tepian paling barat Indonesia, pelayar regatta diundang untuk mengudap kenikmatan bersantai di Pulau Weh dan Kota Sabang.

Selain dengan regatta, Pemerintah Indonesia terus mempromosikan potensi wisata baharinya yang meliputi 5,8 juta meter persegi. Ada berbagai destinasi bahari dari perairan timur ke barat Indonesia seperti Wakatobi, Taman Nasional Komodo, Lombok, Bali, dan Karimunjawa.

Aceh, Petualangan

Sensasi Bersepeda Motor di Jalanan Mulus Sabang

http://Sabang

Mencari variasi kegiatan selain memancing ikan, snorkeling atau menyelam di Sabang? Cobalah mengorek lebih jauh tempat indah ini dengan bersepeda bermotor. Menelusuri tiap jengkal jalannya yang mulus sepanjang sekitar 70 km adalah kenikmatan tersendiri sekaligus pengalaman yang tidak terlupakan. Alam Sabang juga menyuguhkan sajian flora dan fauna dengan takaran cukup namun memikat.

Saat menunggang sepeda motor berkecepatanlah sekitar 30-60 km per jam, biarkan wajah Anda disentuh segar udaranya dan mata dipertontonkan gundukan pemandangan hutan tropis serta lautan biru yang indah.  Inilah suasana dimana sepenuhnya keindahan, kesederhanaan, dan kealamiahan  Sabang menjadi milik Anda. Sepulangnya ke rumah, atraksi ini akan menjadi oleh-oleh yang menggiurkan pendengar Anda.

Sabang di Pulau Weh memiliki jalanan mulus dengan nuansa hijau lanskap yang begitu menawan seperti juga keramahan masyarakatnya yang dengan ikhlas akan membantu Anda apabila kehabisan bensin di tengah jalan. Jalanan yang cantik dan bersih ini sangatlah rugi apabila tidak dijajal dengan berkendara sepeda motor.

Sesekali Anda dapat bermanuver di tikungannya yang sedikit tajam namun berpandukan marka jalan yang sangat membantu. Ini adalah cara terbaik menikmati perpaduan keindahan yang menenangkan sekaligus menantang  adrenalin.

Sabang merupakan sebutan lain dari Pulau Weh yang juga memiliki ibukota dengan nama Sabang juga. Sabang atau sering dipanjangkan oleh masyarakatnya sebagai “Santai Banget” adalah surga dengan keheningan dibalut hangat keramahan penduduknya. Bahkan suara anjing pemilik rumah di pinggir jalan pun jarang menggonggong orang asing. Inilah bukti hewan pun turut bersantai di pulau ini.

Di berbagai penjuru kota Sabang terpampang tulisan Damai Itu Indah’ yang diejawantahkan dalam kehidupan sehari-hari. Tingkat kriminalitas di pulau ini pun sangat rendah. Tidak heran apabila masyarakat setempat biasa berkendaraan tanpa khawatir kendaraannya hilang dimana kunci biasa ditinggalkan tergantung di motornya.

Kebijakan pemerintah Sabang yang tidak membolehkan beberapa jenis kendaraan bebas bea (mobil mewah) untuk keluar Sabang membuat jalanan lowong dan terlihat apik. Teratur, bersih dan nyaman mewarnai jalanannya. Di Sabang-lah Anda akan dapati sebuah kota tanpa lampu lalu lintas.

Memang pulau ini tidak besar tetapi tidak juga terlalu kecil. Empat atau lima jam harus Anda sisihkan dalam sehari untuk menjelajahinya. Beristirahatlah di kedai kopi pinggir jalan lalu nikmati segelas kopi aceh yang khas. Menikmati minuman ini sempurna dengan tampilnya layar lebar alami berupa pemandangan lautan Selat Malaka dan Pulau Rondo sebagai pulau terdepan di Indonesia.

Di kota Sabang, Anda akan merasakan kota kecil penuh kehangatan dan suasana bersejarah mewarnai. Dahulu, kapal-kapal perang Belanda dan Jepang berlabuh di Pelabuhan Alam Sabang. Pelabuhan tersebut memiliki kedalaman lebih daripada  Singapura atau pun Batam.

Jangan heran pula apabila di beberapa tempat di Sabang dan sekitarnya, Anda akan menjumpai beberapa bunker Jepang yang tengah ditata kembali oleh Sabang Heritage Society dan pemda setempat.

Dari atas bukit di Kota Sabang, pemandangan tak terbandingkan akan Anda jumpai. Di sinilah Anda patut bersyukur bahwa bisa memijakkan kaki di kota terbarat di Indonesia.

Di Sabang Hill nampak jelas pulau-pulau kecil yang mengitarinya. Pulau Rondo terlihat di kejauhan menandai batas wilayah kedaulatan Indonesia. Menaiki Sabang Hill dapat dengan mudah dilakukan dengan motor yang baik kondisinya atau pun dengan kendaraan roda empat.

Saat berada di Kota Sabang, sisihkan sedikit waktu untuk menyapa warga dengan duduk di tepi jalan atau di kedai kopi. Tradisi ini biasa dilakukan warga setempat. Waktu antara pukul 12 siang hingga 5 petang memang sedikit lengang karena toko-toko tutup untuk beristirahat. Selepas itu, mereka akan tumpah di jalan dan tempat umum untuk berinteraksi antarwarga kota.

Menyewa Motor

Untuk menyewa sepeda motor Anda dapat memilih  di Pantai Gapang atau di Pantai Iboih. Kedua tempat tersebut dijadikan peraduan para backpacker mancanegara dan Nusantara. Biaya sewanya sekitar Rp100.000,- per hari (bisa lebih murah bila Anda mahir menawar). Anda akan diminta persyaratan administrasi dan helm untuk kenyamanan berkendara meski hampir tak pernah ada razia dan aksi kebut-kebutan, keamanan lebih baik tetap diutamakan.

Nah, sebagai informasi sepeda motor di Sabang oleh masyarakatnya dinamai kreta, jadi sebutkan nama tersebut saat Anda menyewanya di sana. Kenakan kacamata hitam Anda maka menunggang sepeda motor pun begitu tak tertahankan rasanya.

Memilih mengendarai sepeda motor skuter-matik dapat memberi Anda kenyamanan menaklukan jalanan mulus Sabang yang berkelok naik turun. Motor skuter-matik tak membuat Anda mengoper gerigi saat berkendara, suaranya pun halus seperti blender jus buah-buahan sehingga motor ini dihargai masyarakat Sabang yang tidak begitu suka suara gaduh dari cerobong emisi kendaraan.

Isilah sepeda motor sewaan tersebut dengan bahan bakar yang cukup untuk mengantarkan Anda ke berbagai tujuan dan kembali lagi ke tempat sewanya. Jangan sampai kehabisan bahan bakar karena di pulau ini hanya ada dua SPBU yang letaknya hampir puluhan kilometer melewati hutan tropis. Namun demikian, di setiap kios yang Anda lewati di tepian jalan, bahan bakar eceran dijual dengan harga Rp6.000,- hingga Rp7.500,- per liter. Kalaupun Anda kehabisan bensin maka mintalah tolong pada penduduk setempat yang sedang lewat untuk mengantar Anda membelinya di tempat terdekat. Masyarakat Sabang terkenal jujur dan penolong.

Menelusuri Sekitaran Iboih dan Balohan

Jalanan di Sabang menghubungkan hampir seluruh bagian terindah di pulau ini. Dari Iboih yang termahsyur, perjalanan bisa Anda arahkan ke tepian titik terbarat Indonesia, yaitu Monumen Kilometer Nol.

Jalanan tersebut merangkai di antara hutan-hutan tropis yang hijau. Saat Anda mengendarai sepeda motor di sini maka akan memberikan sensasi yang dibumbui tarikan adrenalin saat membesut gas di jalan yang sepi, meliuk-liuk, dan sempit.

Di kawasan Monumen Kilometer Nol, monyet berlarian di atas permukaan jalan. Mereka bermain di tepi hutan di atas batu karang yang menukik curam ke laut lepas. Tak hanya monyet, seekor babi rusa sudah menjadi ‘tuan rumah’ di kawasan ini. Masyarakat setempat memanggilnya ‘Bro’. Babi rusa ini begitu jinak dan kerap mengharapkan kemurahan hati dari pengunjung yang datang agar melemparkan makanan.

Sangat disarankan untuk tidak mencoba masuk ke jalan-jalan kecil ke dalam hutan dengan kendaraan sewa Anda, karena pada hakekatnya pulau ini merupakan pulau terdepan dan menjadi perhatian militer untuk menjaganya dari ancaman pihak luar. Tidak heran apabila penjagaan di pulau ini melibatkan tentara dan polisi bersenjata.

Dari arah Monumen Kilometer Nol ke Iboih akan melewati tikungan tajam dan menurun.  Hati-hatilah saat menukik, karena hal ini dapat menghentikan keasyikan Anda berpetualang di atas motor skuter-matik yang menyenangkan. Tetaplah berkendaraan pada kecepatan yang aman.

Saat menjumpai gerbang pantai Iboih, teruskan motor Anda hingga ujung jalan untuk menemukan surga perairan yang belum banyak tersentuh. Di sini ada beragam atraksi menanti Anda, mulai dari memancing, snorkling, menyelam, atau sekadar bersantai di kedai kopi dan bercengkrama dengan penduduknya yang ramah.

Lihat Rambu-rambu Lalu Lintas

Setiap persimpangan jalan selalu didahului rambu-rambu penunjuk arah. Hal ini termasuk rambu-rambu dari Iboih ke Gapang, dua buah pantai terbaik yang dipisahkan jarak sekitar 5 kilometer saja.

Ke Gapang hanya perlu menelusuri jalan lurus dan mengikuti petunjuk jalan. Memang tak jelas sekali kapan harus belok ke Pantai Gapang, sampai Anda melihat taman segitiga di sebelah kiri Anda dengan tulisan Gapang Beach Resort. Anda bisa lewat jalur resort, atau pun ke jalan di depannya sekitar 50 meter ke arah kiri yang akan membawa Anda ke tepi pantai Gapang yang menghipnotis.

Saat meneruskan perjalanan ke Sabang, jalan di tepi hutan dan pantai akan menjadi hiburan selama kurang lebih 25 menit di atas motor yang meliuk-liuk menyusuri jalanan. Perhatikan kondisi motor Anda. Pastikan tak ada masalah saat mengemudikannya, karena dalam perjalanan ke Sabang dari Gapang, Anda akan melewati tanjakan dan turunan yang panjang dan cukup menantang. Hal ini terutama harus menjadi perhatian Anda saat mencoba rem kendaraan.

Bila Anda tergoda untuk melihat pemandangan yang sering kali mengintip Anda dari celah pohon-pohon tropis yang besar, berhentilah sejenak lalu parkirkan motor Anda di tepi jalan yang aman. Di tikungan tajam yang menurun, pemandangan dapat dilihat dalam porsi terbaik. Telah banyak wisatawan asing yang juga bersewakan sepeda motor turut turun sejenak dan mengabadikan panoramanya.

Hati-hatilah bila Anda terlalu dekat ke tepi tebing, karena tidak ada jalur naik bila seseorang jatuh ke dalamnya. Tebing ini pun tak berpagar, jadi jangan terlalu bersemangat dan hilang kendali saat berdiri di tepinya.

Di sini Monyet pun terkadang merasa berhak mendapatkan penghargaan berupa sedikit makanan di ‘kawasan monyet’ ini. Jangan melakukan kontak mata dengan mereka saat Anda bermotor ria, karena hal itu dianggapnya sebagai tantangan bagi monyet jantan yang berkuasa.

Batas Kecepatan dan Klakson

Batas kecepatan memang tidak diterapkan secara ketat tetapi secara sadar Anda tidak ingin merusak liburan dengan permasalahan kecelakaan lalu lintas atau terkait hukum karena terlalu kencang mengemudikan sepeda motor sewaan. Jadi, walau jalan di pulau ini begitu kosong dan mulus, jagalah kecepatan Anda di batas yang wajar.

Bila perlu, bunyikan klakson atau tanda peringatan suara sesekali saja untuk mengingatkan pengendara lain atas keberadaan Anda. Istilah klakson diprediksi muncul setelah zaman Kolonial Belanda. Kata ‘klakson’ berasal dari bahasa Yunani, yaitu klazo yang berarti menjerit. Di Perancis, klakson dieja klaxon, sedangkan di Romania dan Belgia serta beberapa negara Eropa terdekatnya mengejanya dengan kata claxon.

Karena Sabang  sedang berkembang dan pembangunan beberapa fasilitas umum masih berjalan maka sesekali Anda mungkin akan berada di belakang truk besar. Bisa jadi asapnya mengganggu Anda. Apabila itu memang terjadi maka lebih baik Anda berhenti dahulu atau melaju lebih lambat dari truk tersebut. Bila Anda memilih untuk menyusulnya, hati-hatilah.

Lampu depan kendaraan bermotor sudah menjadi aturan umum untuk selalu dinyalakan demi keselamatan dan penegakan hukum oleh warga yang berdisiplin. Jadi, nyalakanlah lampu depannya saat berkeliling.

Berita, Petualangan

Mapala UI Gapai Puncak Tertinggi di Antartika

Tim Vinson Massif Mapala UI telah berhasil menginjakkan kaki di puncak Vinson Massif (4.987 mdpl) yang merupakan puncak tertinggi benua Antartika pada 6 Januari 2018. Tepatnya pada pukul 16.30 waktu Chile, atau 7 Januari 2018 pukul 02.30 WIB, Dedi Satria (M-737-UI) sebagai wakil pendaki Mapala UI telah menyelesaikan puncak ke-6 dalam upaya Mapala UI meneruskan pendakian Seven Summits dunia.

“Pencapaian yang luar biasa. Telah lama kami menanti dan mempersiapkan untuk menggapai puncak ini. Akhirnya kami dapat mencapai puncak ke-6 dalam rangkaian Seven Summits, puncak di benua paling dingin,” ujar manajer tim pendakian Vinson Massif, Ade Wahyudi, (M-713-UI).

Dedi dan tim telah mempersiapkan pendakian ini sejak Februari 2017. Dedi berangkat pada tanggal 25 Desember 2017, tepatnya pada pukul 19.00 dan pada 26 Desember lalu sudah mendarat di Punta Arenas, Chile. Akibat cuaca yang tidak mendukung, tim baru dapat melanjutkan penerbangan ke Antartika pada tanggal 1 Januari. Sementara pendakian baru dimulai pada tanggal 2 Januari 2018.

Pada hari pertama pendakian tersebut, tim mencapai low camp (camp pertama) ditemani dengan cuaca yang amat baik. Perjalanan dari base camp sampai low camp ini memakan waktu selama kurang lebih 4 jam 30 menit.

Kemudian pada tanggal 3 Januari 2018, tim menetap di low camp sambil berlatih kembali mengenai cara berpindah menggunakan fixed rope. Baru pada tanggal 4 Januari, tim melanjutkan perjalanan ke high camp. Di high camp, tim menetap selama dua hari untuk beristirahat dan bersiap melakukan summit (perjalanan ke puncak) pada 6 Januari 2018. Akhirnya, pada tanggal 6 Januari, tim berhasil mencapai puncak Vinson Massif, titik tertinggi di Antartika.

Sebelumnya, Dedi juga telah berhasil mencapai Puncak Carstensz (Indonesia) bersama dengan anggota Mapala UI lainnya, yaitu Mahendratta S. (M-554-UI), Fandhi Achmad (M-658-UI), dan Ahmad Nadil (M-912-UI) pada Mei 2016. Tidak lama berselang, tepatnya pada September 2016, Dedi berhasil mencapai Puncak Elbrus (Rusia) bersama Fandhi dan Ade Wahyudi (M-713-UI). Kemudian pada Februari 2017, Dedi serta Agam Napitupulu (M-183-UI) berhasil mencapai puncak Aconcagua (Argentina).

Tentang Vinson Massif
Ketinggian 4.987 mdpl menjadikan Vinson Massif sebagai puncak tertinggi di benua Antartika. Gunung ini hanya boleh didaki ketika wilayah selatan bumi mengalami musim panas, yaitu berkisar bulan Desember dan Januari. Kebalikan dari wilayah utara bumi yang pada bulan tersebut sedang mengalami musim dingin.

Seven Summits Mapala UI
Mapala UI sebelumnya telah mengadakan ekspedisi Seven Summits dunia. Ekspedisi tersebut merupakan pelopor kegiatan pendakian Seven Summits dunia di Indonesia. Pada tahun 1972, tim pendaki Mapala UI menjadi tim pertama yang menginjakkan kaki di Puncak Carstensz, yaitu puncak tertinggi di kawasan Australasia. Selama beberapa tahun berikutnya, menyusul empat puncak lain yang berhasil dijamah oleh tim Mapala UI, yaitu puncak Kilimanjaro (1983), McKinley (1989), Elbrus (1990) dan Aconcagua (1993).

“Lima puncak sudah dicapai oleh Mapala UI pada ekspedisi Seven Summits saat itu, namun belum berhasil meneruskan ke puncak Vinson Massif dan Everest karena tewasnya pendaki utama ekspedisi tersebut, yaitu Norman Edwin dan Didiek Samsu, dalam upaya pendakian Aconcagua pada tahun 1992. Setelah lama tidak melanjutkan upaya pendakian seven summits, Mapala UI pada akhir tahun 2017 mengirimkan salah satu pendakinya, Dedi Satria,

ke Vinson Massif, puncak tertinggi Antartika. Ketika kami dapat kabar Dedi telah mencapai puncak Vinson, rasa bangga dan semangat kami terangkat kembali.”, ujar Ketua Mapala UI, Yohanes Poda (M-954-UI), mengenai keberhasilan pendaki dari Mapala UI dalam mencapai puncak Vinson Massif yang pada ekspedisi Seven Summits pertama belum tercapai.

“Semoga tim selalu dimudahkan sampai Everest, puncak tertinggi dunia, sehingga akhirnya Seven Summits Mapala UI dapat terselesaikan,” lanjutnya.

Tentang Mapala UI
Mapala Universitas Indonesia merupakan kelompok pecinta alam pertama di Indonesia. Sejak berdiri pada tahun 1964, Mapala UI sering kali menjadi pelopor dalam kegiatan di alam bebas, salah satunya adalah mencetuskan pendakian Seven Summits dunia untuk pertama kalinya di Indonesia.

Selain pendakian, Mapala UI juga bergiat dalam olahraga luar ruangan lainnya, seperti panjat tebing, arung jeram, selam, paralayang dan telusur gua. Tahun 2017 lalu, Mapala UI merintis jalur panjat tebing Puruk Sandukui di Kalimantan. Pada tahun yang sama, tim speleologi Mapala UI menemukan 33 mulut gua baru di Taman Nasional Manusela, Maluku, dan memetakan delapan di antaranya. Tahun 2016 Mapala UI mengarungi serta memetakan jeram sungai Ae Dikit di Sumatra. Dengan anggotanya yang sudah berjumlah 1024, Mapala UI akan terus mencetak prestasi dalam bidang olahraga luar ruangan di Indonesia.

 

Photo credit: Ryan Waters

Berita, Petualangan

Sail Sabang 2017 Resmi Diluncurkan

Sail Sabang 2017 resmi diluncurkan sebagai salah satu event wisata bahari yang paling ditunggu di tahun ini. Peluncuran dilakukan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Gubernur Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Irwandi Yusuf di Gedung Sapta Pesona, Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, Jumat (9/11) malam.

Total akan ada 24 acara yang digelar selama penyelenggaraan Sail Sabang 2017 pada 28 November hingga 5 Desember 2017. Mulai dari Jambore Iptek, Free Diving Competition, Sabang Underwater Contest, Sales Mission Cruise Operator, Lomba Memancing, Lomba Video dan foto serta lainnya. Dengan sederetan acara tersebut, Sail Sabang 2017 disebut sebagai Sail Indonesia yang terbesar.

Lebih dari 100 kapal yacht dari berbagai negara ditambah dengan kapal-kapal lainnya, termasuk KRI Bima Suci, akan mengikuti Toll Ship Parade pada acara puncak di tanggal 2 Desember di Teluk Sabang, Pelabuhan CT-3. Acara puncak sendiri akan dihadiri Presiden Joko Widodo.

Tidak hanya itu, acara juga akan dimeriahkan dengan menampilkan tarian kolosal Laksamana Malahayati, yang merupakan Laksamana Perempuan asal Aceh, diikuti Kapal Pemuda Nusantara, kapal riset Baruna Jaya IV dan Baruna Jaya VIII, dan parade kapal nelayan tradisional.

“Dapat kami pastikan bahwa Sail Sabang adalah event wisata terbesar di Indonesia tahun ini,” ujar Gubernur NAD, Irwandi Yusuf.

Irwandi mengatakan, penyelenggaran Sail Sabang 2017 mengangkat tema “Trail of Sea Civilization”. Ini sekaligus sebagai event tahunan Sail Indonesia dalam rangka meningkatkan pariwisata bahari dengan menjadikan Sabang sebagi destinasi wisata bahari kelas dunia.

“Dengan terlaksananya event ini diharapkan Sabang dapat tampil sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia bagian barat. Sehingga pariwisata Sabang dapat berkontribusi mewujudkan 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia,” ujarnya.

Lebih jauh Irwandi menjelaskan, Sail Sabang 2017 tidak hanya untuk mempromosikan wisata Aceh, tetapi juga sebagai wahana untuk mendorong percepatan pembangunan di Aceh.

“Serta juga mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat Sabang,” ujarnya. Wali Kota Sabang Nazaruddin menjelaskan, untuk mensukseskan Sail Sabang 2017 telah dipersiapkan fasilitas akomodasi untuk kunjungan sekitar 5.000 tamu undangan di antaranya dipersiapkan penginapan apung  kapal Pelni dan kapal yacht serta homestay sebanyak 19 buah dengan kapasitas 96 kamar.

Sementara itu untuk sarana transportasi udara dipersiapkan penerbangan ke  bandara Sabang, dan transportasi laut  antara lain dengan menambah kapal penyeberangan berupa tiga kapal cepat sebanyak 3 trip/hari dengan jumlah  2.400 penumpang  serta kapal ferry lambat untuk mengangkut logistik.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mendukung penuh agar pelaksanaan Sail Sabang 2017 dapat berjalan baik dan meningkatkan promosi pariwisata Indonesia, khususnya Sabang dan Aceh.

Menpar mengatakan, Sabang telah ditetapkan sebagai salah satu destinasi unggulan untuk wisata bahari karena potensi alam dan lokasinya yang strategis sehingga setiap tahun disinggahi puluhan kapal pesiar (cruise) maupun kapal yacht  dari mancanegara.

“Di kalangan wisatawan penggemar marine tourism, Sabang dikenal sebagai destinasi favourit karena para traveller bisa melakukan berbagai aktivitas antara lain; diving, snorkeling, fishing, sun-beaching, dan kegiatan wisata bahari lainnya dengan spot-spot yang menarik,” kata Arief Yahya.

Ia menjelaskan, tahun lalu kapal pesiar (cruise) yang singgah di Sabang sebanyak 10 cruise dengan membawa 6.137 wisman (per November 2016) serta  37 yacht membawa 82 wisman (per Juni 2016)  dengan total kunjungan wisman (yacht, cruise, dan diving) per November 2016 mencapai 9,763 wisman.

“Event Sail Sabang 2017 akan menjadi momentum untuk mempromosikan dan meningkatkan kunjungan wisman (yacht, cruise, dan diving) ke Sabang,” kata Arief Yahya.

Karena itu Menpar berharap, sesuai dengan Presiden Joko Widodo bahwa Sail Sabang 2017 dapat memberikan dampak yang dapat menghasilkan bagi masyarakat. Jangan sampai Sail Sabang hanya selesai di penyelenggaraan.

“Poinnya Sail ini harus bisa memberi nilai ekonomi yang mensejahterakan masyarakat. Sail jangan hilang setelah acara. Kemenpar dan Kemenko Maritim pasti akan mendukung,” ujarnya.

Untuk itu Menpar menekankan atas dua hal penting untuk kemajuan pariwisata di Sabang. Yakni ease of entry dan juga ease of business. Artinya Sabang harus bisa memberikan kemudahan bagi wisatawan untuk datang. Mulai dari atraksi, amenitas dan aksesibilitas. Sabang harus dapat memberikan kemudahan bagi investor untuk menanamkan modalnya.

Acara, Petualangan

“Ride for Heroes” di Hari Pahlawan

Memeringati Hari Pahlawan 10 November, Komunitas Royal Riders Indonesia (RORI) menggelar ekspedisi bertajuk “Ride For Heroes”. Touring napak tilas Ride for Heroes setidaknya akan melibatkan 35 Royal Riders. Total jarak tempuh dalam kegiatan ini mencapai sekira 1.100 km melewati jalur selatan Pulau Jawa mengunjungi beberapa situs sejarah. Perjalanan ini akan dimulai pada Selasa, 7 November mendatang dan direncanakan akan berakhir pada Jumat 10 November mendatang.

Peserta bakal melakukan touring napak tilas ke lokasi-lokasi bersejarah di Pulau Jawa. Selain itu, mereka juga akan memberikan informasi kepada masyarakat khususnya pecinta kendaraan roda dua akan semangat para pahlawan kita. Peserta yang ikut ekspedisi ini juga akan ditemani oleh beberapa rider dari berbagai klub dan komunitas roda dua seperti Bikers Brotherhood Jakarta Chapter dan Seafarer Comrades Motorcycle Club. Semua dokumentasi dari ekspedisi ini akan dibuat film dokumenter pendek dengan tajuk yang sama.

Diikuti 35 rider, Ride for Heroes bukan mengarah ke jalur-jalur wisata yang pada umumnya diincar wisatawan bermotor, melainkan jalur-jalur bersejarah saat para pahlawan nasional bergerilya membela tanah air akan menjadi pilihan para Royal Riders di etape perjalanan Ride For Heroes ini. Di antaranya Museum PETA di Bogor, Taman Makam Pahlawan Kusumanegara di Yogyakarta, markas gerilya Jenderal Sudirman di Desa Sobo, Pacitan dan finish di Tugu Pahlawan Surabaya.

Ketua Panitia Ride For Heroes, Sutan Manurung mengutarakan Ride For Heroes adalah apa yang bisa mereka berikan kepada negara ini sebagai riders. Royal Rider Indonesia gelar Ride for Heros merupakan bentuk aksi yang bisa berikan oleh komunitas kendaraan roda dua kepada negara ini sebagai. Acara penuh makna seperti ini dinilai sudah sangat langka. Lebih dari itu, RORI berencana untuk menjadikan Ride for Heros sebagai sebuah kalender tahunan. Semua itu dilakukan sebagai salah satu bentuk semangat ride for purpose dari Royal Enfield Riders Indonesia.