Category Archives: Pesona Indonesia

Budaya, Jawa Tengah

Borobudur: Keajaiban Warisan  Sejarah Indonesia

Sekilas

Inilah candi Buddha terbesar di dunia yang berdiri megah ibarat puzzle raksasa. Tersusun dari 2 juta balok batu vulkanik, dipahat sedemikian rupa sehingga saling mengunci satu dengan yang lain. Candi Borobudur mirip bangunan piramida Cheops di Gizeh Mesir, bedanya, Borobudur memiliki pola kepunden berundak.

Candi Borobodur adalah monumen Buddha terbesar di dunia. Dibangun pada masa Raja Samaratungga dari Wangsa Syailendra pada tahun 824. Candi Borobudur dibangun 300 tahun sebelum Angkor Wat di Kamboja dan 400 tahun sebelum katedral-katedral agung di Eropa.

Candi Borobudur memiliki luas 123×123 m² dengan 504 patung Buddha, 72 stupa terawang dan 1 stupa induk. Bentuk candi ini beraksitektur Gupta yang mencerminkan pengaruh India. Setelah berkunjung ke sini Anda akan memahami mengapa Borobudur memiliki daya tarik bagi pengunjung dan merupakan ikon warisan budaya Indonesia.

Lembaga internasional dari PBB yaitu UNESCO mengakui sekaligus memuji Candi Borobudur sebagai salah satu monumen Budha terbesar di dunia. Di Candi ini ada 2672 panel relief yang apabila disusun berjajar maka panjangnya mencapai 6 km. Ansambel reliefnya merupakan yang paling lengkap di dunia dan tak tertandingi nilai seninya serta setiap adegannya adalah mahakarya yang utuh.

Sejak pertengahan abad ke-9 hingga awal abad ke-11, Candi Borobudur menjadi tempat peziarah umat Budha dari China, India, Tibet, dan Kamboja. Candi Borobudur menjadi salah satu jejak sejarah paling penting dalam perkembangan peradaban manusia. Kemegahan dan keagungan arsitektur Candi Borobudur merupakan harta karun dunia yang mengagumkan dan tak ternilai harganya.

Borobudur terdiri dari 1460 panel relief dan 504 stupa namun sebenarnya masih ada 160 panel yang sengaja ditimbun di bagian paling bawah, berisi adegan Sutra Karmawibhangga (hukum sebab-akibat). Ada pula yang menyatakan bahwa penimbunan bagian bawah tersebut untuk menguatkan bagian pondasi yang sejak awal ditemukan sudah sangat rusak.

Candi Borobudur dibangun selama 75 tahun di bawah pimpinan arsitek Gunadarma dengan 60.000 meter kubik batuan vulkanik dari Sungai Elo dan Progo yang terletak sekitar 2 km sebelah timur candi. Saat itu sistem metrik belum dikenal dan satuan panjang yang digunakan untuk membangun Candi Borobudur adalah tala yang dihitung dengan cara merentangkan ibu jari dan jari tengah atau mengukur panjang rambut dari dahi hingga dasar dagu.

Berdasarkan prasasti Karangtengah dan Kahulunan, sejarawan J.G. de Casparis memperkirakan pendiri Borobudur adalah raja Mataram kuno dari dinasti Syailendra bernama Samaratungga, dan membangunan candi ini sekitar tahun 824 M. Bangunan raksasa itu baru dapat diselesaikan pada masa putrinya, Ratu Pramudawardhani. Pembangunan Borobudur diperkirakan memakan waktu setengah abad.

Pada awalnya, candi ini diperkirakan sebagai tempat pemujaan. J.G. de Casparis memperkirakan bahwa Bhūmi Sambhāra Bhudhāra dalam bahasa Sansekerta yang berarti “Bukit himpunan kebajikan sepuluh tingkatan boddhisattwa”, adalah nama asli Borobudur. Sebagian sejarawan juga ada yang menyatakan bahwa nama Borobudur ini berasal dari bahasa Sansekerta yaitu “Vihara Buddha Uhr” yang artinya  “Biara Buddha di Bukit”.

Candi ini berada di Jawa Tengah, di puncak bukit menghadap ke sawah yang subur di antara bukit-bukit yang renggang. Cakupan wilayahnya sangat besar, yakni berukuran 123 x 123 meter. Candi Borobudur ternyata dibangun di atas sebuah danau purba. Dulu, kawasan tersebut merupakan muara dari berbagai aliran sungai. Karena tertimbun endapan lahar kemudian menjadi dataran. Pada akhir abad ke VIII, Raja Samaratungga dari Wangsa Syailendra lantas membangun Candi Borobudur yang dipimpin arsitek bernama Gunadharma hinggga selesainya tahun 746 Saka atau 824 Masehi.

Luas bangunan Candi Borobudur ialah 15.129 m²  yang tersusun dari 55.000 m³ batu, terdiri dari 2 juta potongan batu-batuan. Ukuran batu rata-rata 25 x 10 x 15 cm. Panjang potongan batu secara keseluruhan 500 km dengan berat keseluruhan batu 1,3 juta ton. Dinding-dinding Candi Borobudur dikelilingi oleh gambar-gambar atau relief yang merupakan satu rangkaian cerita yang terususun dalam 1.460 panel. Panjang panel masing-masing 2 meter. Jadi kalau rangkaian relief itu dibentangkan maka kurang lebih panjang relief seluruhnya mencapai 3 km. Candi ini memiliki 10 tingkat, dimana tingkat 1-6 berbentuk bujur sangkar, sedangkan tingkat 7-10 berbentuk bundar. Arca yang terdapat di seluruh bangunan candi berjumlah 504 buah. Sedangkan, tinggi candi dari permukaan tanah sampai ujung stupa induk dulunya 42 meter, namun sekarang tinggal 34,5 meter setelah tersambar petir. Bagian paling atas di tingkat ke-10 terdapat stupa besar berdiameter 9,90 m, dengan tinggi 7 m.

Arsitektur dan bangunan batu candi ini sungguh tiada bandingannya. Candi ini dibangun tanpa menggunakan semen. Strukturnya seperti sebuah kesatuan deretan lego yang saling mengukuhkan dan  dibuat bersamaan tanpa lem sedikitpun.

Sir Thomas Stanford Raffles menemukan Borobudur pada tahun 1814 dalam kondisi rusak dan memerintahkan supaya situs tersebut dibersihkan dan dipelajari secara menyeluruh. Keberadaan Borobudur sebenarnya telah diketahui penduduk lokal di abad ke-18 dimana sebelumnya tertimbun material Gunung Merapi.

Proyek restorasi Borobudur secara besar-besaran kemudian dimulai dari tahun 1905 sampai tahun 1910. Dengan bantuan dari UNESCO, restorasi kedua untuk menyelamatkan Borobudur dilaksanakan dari bulan Agustus 1913 sampai tahun 1983. Candi ini tetap kuat meski selama sepuluh abad tak terpelihara.

Tahun 1970-an Pemerintah Indonesia dan UNESCO bekerja sama untuk mengembalikan keagungan Borobudur. Perbaikan yang dilakukan memakan waktu delapan tahun sampai dengan selesai dan saat ini Borobudur adalah salah satu keajaiban dan harta Indonesia dan dunia yang berharga.

Berbagai disiplin ilmu pengetahuan terlibat dalam usaha rekonstruksi Candi Borobudur yang dilakukan oleh Teodhorus van Erp tahun 1911,  Prof. Dr. C. Coremans tahun 1956, dan Prof.Ir. Roosseno tahun 1971. Kita patut menghargai usaha mereka memimpin pemugaran candi mengingat berbagai kendala dan kesulitan yang dihadapi tidaklah mudah. Tahun 1991 akhirnya Borobudur ditetapkan sebagai Warisan Dunia oleh UNESCO.

Candi Borobudur dihiasi dengan ukiran-ukiran batu pada reliefnya yang mewakili gambaran dari kehidupan Budha. Para arkeolog menyatakan bahwa candi Borobudur memiliki 1.460 rangkaian  relief di sepanjang tembok dan anjungan. Relief ini terlengkap dan terbesar di dunia sehingga nilai seninya tak tertandingi.  Pembacaan cerita-cerita relief ini senantiasa dimulai dan berakhir pada pintu gerbang sisi timur di setiap tingkatnya. Cerita dimulai dari sebelah kiri dan berakhir di sebelah kanan pintu gerbangnya.

Monumen ini adalah tempat suci dan tempat berziarah kaum Budha. Tingkat sepuluh candi melambangkan tiga divisi sistem kosmik agama Budha. Ketika Anda memulai perjalanan mereka melewati dasar candi untuk menuju ke atas, mereka akan melewati tiga tingkatan dari kosmologi  Budhis dan hakekatnya merupakan “tiruan” dari alam semesta yang menurut ajaran Budha terdiri atas 3 bagian besar, yaitu: (1) Kamadhatu atau dunia keinginan; (2) Rupadhatu atau dunia berbentuk; dan (3) Arupadhatu atau dunia tak berbentuk.

Seluruh monumen itu sendiri menyerupai stupa raksasa, namun dilihat dari atas membentuk sebuah mandala. Stupa besar di puncak candi berada 40 meter di atas tanah. Kubah utama ini dikelilingi oleh 72 patung Budha yang berada di dalam stupa yang berlubang.

 

 

Kegiatan

Untuk lebih memahami tentang Candi Borobudur dan tampilan batunya secara lebih terperinci maka Anda dapat mengikuti tur atau menyewa pemandu wisata resmi.

Jelajahilah keseluruhan relief di Borobudur yang mencerminkan ajaran Budha Mahayana dimana semakin ke atas semakin menyimbolkan tingkat kesempurnaan. Bagian paling bawah atau Kamadhatu menggambarkan perilaku penuh angkara murka dan hawa nafsu yang menyebabkan seseorang masuk neraka jahanam. Bagian tengah meliputi empat tingkat dinamakan Rapadhatu, tempat manusia dibebaskan dari nafsu dan hal-hal duniawi. Sementara bagian teratas termasuk tiga teras melingkar yang mengarah ke pusat kubah disebut Arupadhatu atau tempat para dewa bersemayam (nirwana).

Sebenarnya ada relief Karmawibhangga yang tertimbun di tanah dan menggambarkan perbuatan mansia yang mengikuti hawa nafsunya, seperti bergosip, membunuh, menyiksa, dan memerkosa. Bahkan ada juga adegan-adegan seks dalam berbagai posisi. Sejumlah pendapat menyebutkan bahwa relief tersebut ditimbun karena dianggap kurang pantas dipertontonkan tetapi ada pula yang berpendapat penutupan ini semata-mata demi kestabilan posisi candi agar tidak amblas.

Tahun 1885, arkeolog JW Yzerman sempat mendokumentasikan dan merekam relief ini kemudian dibukukan tahun 1931. Buku aslinya kini ada di Museum Nasional, Jakarta. Sedangkan klise aslinya disimpan di Museum Tropen, Amsterdam mengingat statusnya milik Pemerintah Belanda sementara Pemerintah Indonesia memiliki replika seluruh foto tersebut.

Sekitar tahun 1890-1891, bagian yang tertutup itu dibuka seluruhnya oleh fotografer Kasiyan Chepas untuk dipotret satu per satu. Batu bervolume 13000 meter kubik ini diangkat, lalu dikembalikan lagi ke posisi semula.  Hingga hari ini, bagian itu ditimbun tanah sehingga tidak bisa dilihat. Ada tiga panel di bagian tenggara candi yang terbuka diduga karena proses penutupan kembali yang tak sempurna.

Bila Anda telah mencapai puncak candi maka beristirahatlah dan nikmati pemandangan indahnya. Di bagian atas Borobudur Anda akan menemukan ruang kosong yang merupakan simbol  kesempurnaan. Selama Anda di bagian puncaknya, nikmatilah pemandangan gunung yang hijau dan lebat di sekitarnya, dan rasakanlah hembusan angin yang lembut. Anda bebas untuk mengambil sebanyak mungkin objek foto indah yang Anda inginkan.

Listen

Read phonetically

Kepercayaan masyarakat lokal menyebutkan bahwa jika Anda telah berada di puncak candi dan memiliki satu keinginan sungguh-sungguh, lalu tangan Anda menjangkau dan menyentuh sosok Sang Buddha di dalamnya, maka permintaan Anda akan terwujud.

Listen

Read phonetically

Anda dapat mencatat beberapa cerita menarik dari ukiran dari relief candi ini karena ada banyak cerita menarik di dalamnya. Pastikan pemandu wisata Anda menceritakan rentetan cerita yang terdapat dalam ukiran  batu. Jika Anda seorang penulis atau penyair mungkin ada cerita yang dapat menginspirasi Anda.

Hal menarik lainnya dari Borobudur adalah bukit Manoreh di selatan. Jika Anda melihatnya dengan seksama nampak garis kontur bukit-bukit berbentuk seperti orang tidur seolah Borobudur tampak berdiri tegak di samping “orang tidur”.

Candi Borobudur memiliki 100 talang air berbentuk makara (patung ikan berkepala gajah) sebagai saluran air sekaligus untuk menambah keindahan candi. Dahulu, air hujan yang mengalir melalui makara akan terlihat seperti air mancur.

Museum Samudera Raksa akan memberitahu Anda tentang sejarah perdagangan Indonesia dan Afrika di zaman kuno dan bagaimana upaya modern untuk menciptakan kembali rute perjalanan ini.

Di Museum Karmawibhangga tersedia sumber informasi lengkap tentang tempat megah ini.

Saat Anda berwisata ke Candi Borobudur, kali ini mengapa tidak untuk mengejar keindahan Matahari terbitnya.

Akomodasi

Karena Borobudur hanya satu jam perjalanan dari Yogyakarta, banyak pengunjung memilih untuk tinggal di sini, di mana terdapat berbagai macam hotel sederhana dan hotel berbintang. Silahkan lihat Travel Directory kami untuk mencari hotel di DI Yogyakarta.

Bagi pengunjung yang ingin tinggal sedekat mungkin dengan candi Borobudur maka ada pilihan akomodasi lainnya. Hotel Amanjiwo adalah sebuah bangunan megah dan merupakan objek wisata yang memiliki daya tarik tersendiri. Hotel mewah ini memiliki kamar eksklusif dengan kolam renang pribadi. Hotel ini terletak hanya sejauh 3 km ke selatan Amanjiwo.

Alternatif lain ada hotel yang bertengger di dekat dataran tinggi yang indah Magelang. Hotel-hotel di Magelang sekitar 20 km sebelah utara Candi Borobudur. Salah satu hotel yang paling mengesankan di daerah ini adalah Losari Coffee Plantation, menawarkan akomodasi bergaya vila yang berandanya menghadap ke pemandangan gunung berapi yang indah.

Plataran Borobudur Resort and Spa

Dusin Tanjungan, Borobudur,

Magelang, Jawa Tengah

www.plataranborobudur.com

Merupakan salah satu resort dan spa terbaik di kawasan Borobudur. Menyediakan layanan private spa, javanese lulur, kemiri message, purification ritual.

Makanan di restorannya menyajikan kuliner nikmat mulai dari Bouillabaise Marseille, yaitu berupa makanan Perancis olahan ikan segar dicampur saus rouille, aioli dan crispi garlic.

Hotel ini menyediakan paket wisata Sunrise di Borobudur termasuk breakfast, Sunset afternoon tea, hingga moonlight romantic dinner. Sementara villa yang disewakan mulai dr Rp 2 juta hingga Rp 5 juta.

 

Kuliner

Yogyakarta adalah tempat terdekat dari Candi Borobudur dan distrik makanan terbaik untuk mencicipi makanan khas lokal yang lezat. Gudeg adalah salah satunya. Hidangan ini terbuat dari nangka muda dengan bumbu tradisional, kadang dengan telur, ayam, dan kerupuk kulit sapi. Kebanyakan restoran tradisional di Yogyakarta menjual makanan khas Yogyakarta ini.

Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat mengetahui lebih banyak dengan membaca Yogyakarta  Dining Guide.

Sekar Kedaton

www.sekar-kedhaton.com

Jalan Tegal Gendu No. 28, Kotagede, Yogyakarta 55173

Telp: (074) 386 868

Jalan Raya Borobudur Km 2,5 Mungkid, Magelang 56551, Jawa Tengah

Telp: (0293) 5580 508

Merupakan salah satu restoran terbesar di Yogyakarta dimana Anda dapat menikmati suasana khas Jawa termasuk dekorasi etnik Jawa dan iringan musik gamelan beserta wayang kulit. Tempat ini menyajikan menu buffet, barbeque, dan stall. Cicipi soto ayam bandengan, timlo soup, atau ayam panggang miroso yang nikmat. Restoran ini memiliki pelayan yang mampu berbicara dalam beberapa bahasa asing, keramahan dan kehangatan seyum sapa mereka akan membuat Anda merasa nyaman dan santai, lalu pulang dengan senyum dan perut kenyang.

Yogyakarta adalah tempat terbaik untuk mencicipi makanan khas lokal yang lezat. Gudeg adalah salah satunya. Hidangan ini terbuat dari nangka muda dengan bumbu tradisional, yang biasanya disajikan dengan pelengkapnya yaitu telur pindang, ayam, dan kerecek kerupuk kulit sapi. Kebanyakan restoran tradisional di Yogyakarta menjual makanan khas Yogyakarta ini.

Untuk informasi lebih lanjut lihat Panduan Kuliner Yogyakarta.

Listen

Read phonetically

Berkeliling

Di sini Anda dapat menyewa pemandu wisata resmi berpengalaman dengan harga sekitar Rp 50.000. Jangan sampai Anda melewatkan pengalaman unik saat Anda mengunjungi candi besar ini tanpa belajar tentang sejarah dan pesan penting yang ditangkap pada relief candi.

Apabila Anda membawa anak-anak, jangan lewatkan area rumput hijau besar sekitar lokasi Borobudur.

Anda bisa mengelilingi kompleks Taman Wisata Candi Borobudur menggunakan kereta mini atau yang biasa dikenal dengan nama kereta kelinci. Kendaraan ini biasanya menjadi favorit anak-anak. Tarif kereta kelinci: Rp5.000,00 per orang sekali putaran.

Apabila Anda datang dalam rombongan maka seewalah Andong. Andong dapat dijumpai dengan mudah di terminal maupun pasar Borobudur. Andong wisata juga ada di dalam kompleks candi dan bisa digunakan untuk berkeliling mengitari candi. Tarif andong keliling desa: Rp75.000,00 dengan rute: Dusun Klipoh – Desa Tanjungsari – Dusun Jowahan – Desa Wanurejo). Tarif andong keliling candi: Rp30.000,00 untuk 4 orang sekali putaran.

Penyewaan sepeda tersebar di berbagai tempat seperti hotel-hotel tempat Anda menginap maupun di kawasan taman Candi Borobudur. Dengan bersepeda maka Anda dapat menyusuri kawasan Borobudur yang masih asri dan memiliki udara yang segar menggunakan sepeda akan menjadi pilihan yang menyenangkan. Tarif sewa sepeda onthel: Rp 20.000 / 10 jam. Tarif sewa sepeda biasa: Rp 25.000 / 10 jam. Tarif sewa sepeda di areal candi: Rp 10.000. Tarif sewa sepeda tandem di areal candi: Rp 15.000.

 

Transportasi

Borobudur berjarak hanya satu jam dari Yogyakarta. Cara termudah untuk sampai ke sana adalah dengan bergabung tur atau menyewa mobil atau motor di hotel atau penginapan anda

Selama perjalanan Anda ke Borobudur, nikmati udara sejuk dan segar kota Magelang dengan pohon besar yang rindang berjajar. Borobudur sendiri berdiri tinggi dengan latar belakang spektakuler pegunungan Manoreh yang mengelilinginya.

Memasuki kompleks candi ini mudah dan sebagian besar pengunjung memilih untuk berkeliling dengan berjalan kaki. Anda juga bisa mengambil tur sehari dari Wonosobo ke Borobudur dengan kendaraan wisata yang berasal dari Semarang atau Yogyakarta.

Tips

  • Festival Waisak diselenggarakan sekali setahun bulan Mei saat purnama. Dalam festival ini banyak peziarah dan pengunjung datang untuk merayakan kelahiran, kematian, dan pencerahan Budha.
  • Kenakan pakaian sopan ringan dan nyaman.
  • Sewa pemandu wisata resmi, sehingga Anda akan mendapatkan informasi yang lebih baik.
  • Selama musim panas, Anda sebaiknya memakai topi atau payung yang disewa sekitar Rp2.000,00
  • Apabila belum paham dengan kondisi serta lokasi sekitarannya maka lebih baik naik ojek saja.
  • Anda dapat menyewa motor selama di Borobudur karena akan mempermudah dan memperluas ruang gerak. Anda bisa berkeliling ke tempat-tempat yang jauh semisal Bukit Punthuk Setumbu atau Puncak Suroloyo. Tarif sewa sepeda motor: Rp 50.000 – Rp 70.000 / 12 jam. Telp: +62 81915524153

Anda dapat menghubungi agen perjalanan untuk mengorganisir kebutuhan dan mendapatkan tur yang menarik, berikut ini yang direkomendasikan:

Campa Tour

No. Telepon: 081263679350

Email: info@campatour.com

Berbelanja

Tidak jauh setelah Anda meninggalkan Candi Borobudur, sudah ada pedagang yang menjajakan barang dagangannya meskipun tempat itu bukan tempat yang resmi untuk berjualan souvenir. Cendera mata yang dijual adalah hasil kerajinan tangan daerah setempat seperti hiasan patung, replika Candi Borobudur ataupun Prambanan, tas batik, kaos oblong, pernak-pernik berupa gelang, kalung, ikat rambut, dan lain-lain. Barang-barang tersebut dijual dengan harga sangat bervariasi. Misalnya, untuk sebuah hiasan replika Candi Borobudur seharga Rp20.000,00 tetapi dengan kemampuan tawar-menawar maka Anda akan mendapatkan harga yang wajar.

Modern, Yogyakarta

Wisata Buku di Yogyakarta    

 

Betapa buku telah menempati sejarah paling panjang dalam dunia ilmu pengetahuan. Fungsinya tidak terelakan lagi. Melalui buku telah lahir para cendekiawan, ilmuwan, dan sastrawan di berbagai bidang. Buku Adalah salah satu kunci kemajuan peradaban bangsa.

Di Yogyakarta ada banyak kombinasi yang unik dan menarik untuk berwisata dari candi-candi kuno, sejarah, tradisi, budaya, hingga keindahan alam. Akan tetapi, pernahkah Anda berfikir kalau Yogyakarta   juga tempat yang pas untuk berbelanja atau wisata buku?

Orang-orang menyebut Yogyakarta sebagai surga bagi para pecinta buku. Kemana pun melangkah, Anda akan dapat menemui pedagang yang menjajakan buku di berbagai penjuru. Ya, ini mungkin tepat untuk Anda yang memang menggilai baca buku atau hobi koleksi buku, atau hobi lihat-lihat saja. Nah, Yogyakarta dapat menyalurkan hobi tersebut. Anda akan dapatkan banyak tempat di mana buku dapat diperoleh dengan berbagai harga, berbagai model, berbagai tempat. Banyaknya universitas swasta dan negeri yang berdiri di Yogyakarta  menjadikan toko buku terdapat di hampir semua sudut kota dari yang kecil hingga yang besar.

Nah, untuk memulainya saat Anda berkunjung ke Yogyakarta maka mampirlah ke Kios Buku Taman Pintar atau yang lebih dikenal dengan nama Shopping Center. Lokasinya di Jalan Sriwedari, di sebelah timur Jalan Malioboro. Berdiri deretan kios-kios yang memajang beragam buku. Ada 124 kios yang tertata rapi di dua lantai. Buka dari pukul 9 pagi hingga 9 malam.

Buku yang dijual bermacam-macam, dari buku baru hingga buku bekas. Tiap kios memiliki spesifikasinya masing-masing, dari buku-buku umum, religi, buku pelajaran, buku penunjang kuliah, hingga novel dan komik. Tak hanya itu, di Shopping center juga tersedia majalah lama, buku lama, buku bekas, makalah, tesis, disertasi, kliping koran, dan lain sebagainya.

Para pedagangnya di Shopping Center tergabung dalam Koperasi Pedagang Buku (Kopaku Taman Pintar) dibentuk tahun 1988. Jika dibanding harga di toko-toko buku lainnya, harga buku di shopping center relatif lebih murah. Untuk buku-buku baru rata-rata diambil langsung dari penerbit, dengan pengambilan keuntungan yang kecil dan sepanjang tahun di sini buku selalu diskon 30%.

Hampir setiap hari Shopping Center Yogyakarta selalu ramai dikunjungi pembeli, terlebih pada akhir pekan yaitu Jumat hingga Minggu. Shopping Center Yogyakarta pernah menjadi pusat pedagang kaki lima khusus buku terbesar di Asia Tenggara. Tak hanya buku-buku bekas untuk perguruan tinggi yang ada di shopping center. Jika beruntung, jika Anda seorang kolektor buku maka bisa juga mendapatkan buku-buku kuno dan langka di shopping center. Harga buku lama tergantung ketebalan dan kelangkaannya, “Semakin langka semakin mahal” Buku kuno kuno berhuruf Jawa dijual 2,5 – 3 juta rupiah.

Berikut beberapa tempat lain untuk Anda berwisata buku di Yogyakarta  .

  • Toga Mas memenuhi standar kenyamanan dan kelengkapan buku. Mereka juga memiliki komputer untuk menelusuri buku yang kita inginkan. Di sini, pembeli memang tidak diberi kesempatan untuk tawar menawar tapi jangan khawatir, tanpa perlu menawar pun Anda akan mendapat potongan harga 10%-30% sepanjang tahun. Bahkan menyambut akhir tahun, Toga Mas Yogyakarta biasanya mendiskon semua buku 30%. Terletak di Jl. Affandi atau sering disebut dengan daerah Gejayan. Berbeda dengan Kios Buku Terban dan Shopping Center yang para penjualnya menempati kios-kios sederhana berukuran sedang, Toga Mas bertempat di sebuah bangunan besar yang berarsitektur unik. Suasana alami adalah kesan yang berusaha ditampilkan toko buku ini. Begitu masuk, Anda akan disambut suara gemericik air yang berasal dari taman kecil yang ada di dalamnya. Bangunan yang dominan kayu membuat siapa pun akan betah berlama-lama menghabiskan waktu di sini. Sedangkan di lantai dua ada café kopi dan coklat Djendela dengan sentuhan nuansa tempo dulu, menjadi salah satu keunggulan Toga Mas

  • Di Social Agency dengan koleksi buku yang banyak dan ada yang istimewa yaitu Diskon 30% sepanjang tahun. Social Agency menawarkan varian buku yang lengkap dari berbagai penulis dan bidang ilmu. Terletak tidak hanya di satu tempat, Social Agency memiliki cabang di hampir seluruh penjuru Yogyakarta. Social Agency I terletak di Jl. Affandi 43 Mrican; Social Agency II di Jl. Prof. Dr. Ir. Herman Yohannes 1170; Social Agency III di Jl. Laksda Adisucipto 22 Ambarukmo; Social Agency IV di Jl. Kaliurang Km. 8,5; dan Social Agency V, cabang paling baru yang terletak di Jl. Godean Km. 3 No 2.

  • Kios Buku Terban terletaknya di sepanjang Jl. Kahar Muzakar, samping SMA Negeri 6 Yogyakarta. Di sini terdapat belasan pedagang yang menjajakan dagangan buku berbagai rupa. Harganya dapat Anda tawar. Jika beruntung, Anda bisa mendapatkan harga jauh lebih murah dibandingkan di toko buku besar. Jenis buku yang ditawarkan cukup lengkap, mulai dari fiksi hingga non-fiksi, dari novel hingga ilmu sosial, politik, teknik, psikologi, sampai kamus pun tersedia.

  • Yusuf Agency, dekat jembatan UIN Sunan Kalijaga. Toko ini sangat unik karena menjual semua buku dengan harga yang sama. Rp. 5000, Rp. 10.000, Rp. 15.000, dan Rp. 20.000. Buku apa saja harganya berkisar dalam jumlah itu. Buku dikelompokkan bukan berdasarkan subjek dan tema, tapi berdasarkan harga. Anda tinggal cari di kelompok harga tersebut buku-buku yang anda inginkan. Hanya saja, meskipun bukunya buku baru, namun kebanyakan adalah buku terbitan lama dan kurang laku di pasaran. Meskipun tidak laku di pasaran, namun secara personal Anda mungkin memerlukannya.

  • Di Yogyakarta Toko buku Gramedia tersedia seperti di banyak kota besar di Indonesia. Menjual buku dengan harga pasar biasa untuk buku-buku terbaru dan populer. Tidak ada diskon kecuali memang sedang masa diskon atau untuk buku tertentu. Kelebihannya, buku-buku diletakkan pada tempat yang mudah dijangkau dan dilihat dengan ruangan yang nyaman. Anda bisa berkeliling mencari buku dan membaca seperlunya. Ada juga komputer untuk menelusuri buku apa yang anda ingin cari. Dan pasti, Gramedia.

  • Ada satu hal yang tidak kalah penting di Yogyakarta yaitu pameran buku. Kalau Anda datang ke Yogyakarta bertepatan dengan pameran buku maka dijamin Anda akan berada ditempat yang sangat tepat. Selain banyak, komplit, dan diskon tentunya, pastinya Anda akan betah berlama-lama di sana sambil memilih buku-buku menarik.

Apabila tempat-tempat di atas belumlah cukup memuaskan Anda maka berikut ini toko buku yang dapat Anda temukan tersebar di berbagai tempat di Yogyakarta.

  • Alfi
    Kantor: Jl Kahar Mudzakir 11 RT 030/06 Yogyakarta
  • Alphabets
    Kantor: Villa Seturan Indah Bl C/7 Yogyakarta
  • Amalia
    Kantor: Jl Juminahan 4 Yogyakarta
  • Amanah Kios
    Kantor: Jl Kahar Mudzakir 6 RT 030/06 Yogyakarta
  • Toko Andalas
    Kantor: Jl Pulo III RT 011/05 Yogyakarta
  • Berkah Tb
    Kantor: Ds Tembi Timbulharjo Sewon Yogyakarta
  • Bina Usaha
    Kantor: Jl Colombo 2-A Yogyakarta
  • Dian
    Kantor: Jl Brigjen Katamso Utr 7 Yogyakarta
  • Anugerah
    Kantor: Jl Kol Sugiono 87 Yogyakarta
  • Aris Jaya
    Kantor: Jl Nusa Indah Condongcatur Depok Sleman 58 RT 009/17 Yogyakarta
  • Artista
    Kantor: Jl Godean Km 1/2 Yogyakarta
  • Champion
    Kantor: Jl P Mangkubumi 38 Yogyakarta
  • Dua Sembilan
    Kantor: Jl Kusumanegara 140 Yogyakarta
  • Ekonomi
    Kantor: Jl Gondosuli 10 RT 004/02 Yogyakarta
  • Gama
    Kantor: Jl Magelang Km 5,8/48 Yogyakarta
  • Gloria
    Kantor: Jl P Diponegoro 103 Yogyakarta
  • Henriyds
    Kantor: Jl Kyai Mojo 64 Yogyakarta
  • Hidup Baru
    Kantor: Jl Malioboro 28 Yogyakarta
  • Imanuel
    Kantor: Jl Purwodiningratan Bl NG-1/918 Yogyakarta
  • Istana Siswa
    Kantor: Jl Laksda Adisucipto Km 6/155 D RT 002/02 Yogyakarta
  • Kartini
    Kantor: Jl Yudonegaran 26 Yogyakarta
  • M21
    Kantor: Jl Gejayan Mrican 21 RT 013/05 Yogyakarta
  • Merah Dua
    Kantor: Jl Kaliurang Km 5,6/17 Yogyakarta
  • Merah
    Kantor: Jl Gejayan Mrican 1 RT 004/10 Yogyakarta
  • Mirah
    Kantor: Psr Gamping 6 Yogyakarta
  • Mitra Nugroho
    Kantor: Kompl Bayeman Permai Bl C/6 Yogyakarta
  • Mitra
    Kantor: Jl Dr Sutomo 43 RT 026/08 Yogyakarta
  • Murah
    Kantor: Jl Jend Sudirman 1 Yogyakarta
  • Pak Puspo
    Kantor: Jl Achmad Jazuli 55 Yogyakarta
  • Pelangi
    Kantor: Jl Mataram 33 Yogyakarta
  • Peni
    Kantor: Jl Sultan Agung 51 RT 033/09 Yogyakarta
  • Prestasi
    Kantor: Jl Gedong Kuning 178 Yogyakarta
  • Rejeki
    Kantor: Jl Kyai Mojo 91 Yogyakarta
  • Renata
    Kantor: Jl Godean Km 4 Bl DS-II RT 004/03 Yogyakarta
  • Rukun
    Kantor: Jl Ibu Ruswo 22 Yogyakarta
  • Semangat Baru
    Kantor: Jl Kapt P Tendean 12 RT 011/03 Yogyakarta
  • Tedjomulyo
    Kantor: Jl Kenari 61 Yogyakarta
  • Tiga Serangkai
    Kantor: Jl Gejayan 3-A RT 001/29 Yogyakarta
  • Tropen
    Kantor: Jl Gejayan 9-D RT 051/13 Yogyakarta
  • Wisuda
    Kantor: Jl Samirono Baru 1-A Yogyakarta

Transportasi

Lokasinya Shopping Center berada di Jalan Sriwedari sebelah timur Jalan Malioboro. Lokasinya juga berada di sebelah timur Benteng Vredeburg, berdampingan dengan Taman Budaya Yogyakarta, atau di sebelah utaranya terdapat Pasar Beringharjo.

Akses ke sini tidaklah sulit, dari bandara Adisujipto sekitar 8 km kemudian menggunakan bus Trans-Jogja dengan ongkos Rp3.000,00 trayek 3A ATAU 3B yang melewati kawasan Malioboro, turun di halte bus depan Gedung Agung lalu berjalanlah sekitar 300 meter.

Dari Terminal Giwangan sekitar 6 km menggunakan kota jalur 2, jalur 4, atau jalur 15 melewati Malioboro dan turun di depan Pasar Beringharjo atau Taman Pintar dengan ongkos Rp2.500,00.

Dari Stasiun Tugu sekitar 1 km, Anda dapat menggunakan becak atau andong langsung ke tujuan dengan ongkos sekitar Rp10.000,00.

Dari Stasiun Lempuyangan sekitar 3 km, Anda dapat menggunakan taxi langsung ke tujuan dengan ongkos sekitar Rp20.000,00.

 

Tips

  • Penjual buku di pasar khusus menyediakan sangat banyak buku diletakkan di rak-rak yang sempit. Ini membuat Anda kurang nyaman melihat-lihatnya. Ada baiknya juga Anda membuat daftar buku yang diburu lalu langsung bertanya pada penjaganya, mereka hafal semua judul buku lengkap dengan pengarang dan penerbitnya.

Pesona Indonesia, Yogyakarta

Yogyakarta: Istimewa

Yogyakarta, bersama kota kembarnya yaitu Surakarta (Solo) adalah tempat lahirnya kebudayaan Jawa. Di sinilah berdiri kemegahan Candi Borobudur dan Prambanan yang berasal dari abad ke 8 dan 9. Yogyakarta juga merupakan pusat kerajaan Mataram abad ke 16 dan 17. Kota ini hingga kini masih konsisten menghasilkan seniman handal baik pelukis maupun pengrajin, juga para  filsuf dan pemikir.

Yogyakarta lebih dikenal dengan nama Yogya, terkenal sebagai kota pelajar, tujuan para pencari ilmu dari beragam latar belakang suku di seluruh Indonesia. Yogya memiliki masyarakatnya yang masih memegang teguh tradisi Jawa dan pada saat bersamaan menjadi tempat berbaurnya beraneka ragam budaya dan suku di Indonesia.

Yogyakarta (atau kadang ditulis Jogjakarta) terkenal dengan slogan “Neverending Asia” karena daya tariknya yang menawan. Kota ini adalah salah satu pusat kebudayaan di Indonesia karena memiliki budaya dan daya tarik yang berbaur secara selaras. Di kota ini Anda dapat mengunjungi Candi Borobudur yang megah, melihat langsung para pengrajin perak menghasilkan karya yang indah, atau berbelanja di jalan Malioboro yang membuat waktu wisata Anda berjalan tanpa terasa di kota kecil yang indah ini.

Yogya adalah kota sejarah, tempat dimana kerajaan Mataram pernah berkuasa abad 18 dan 19. Bahkan hingga kini banyak tradisi Mataram yang masih tetap menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Yogya. Inilah kota ini yang memiliki pesona tradisi, budaya, sejarah, serta keramahan masyarakatnya yang menyentuh, sebuah daya tarik tersendiri dalam pengalaman berwisata yang sulit untuk didapatkan di tempat lain.

Yogya merupakan kota wisata kedua  yang paling banyak dikunjungi setelah Bali.Yogya mempunyai banyak daya tarik mulai dari keindahan alamnya, kesenian lokal, tradisi, hingga kelezatan warisan kuliner khas Jawa yang akan memanjakan lidah Anda.

Yogyakarta dilatari oleh indahnya Gunung Merapi di Utara dan berbatasan dengan Samudera Hindia di Selatan. Kota tua ini memiliki iklim sedang yang membuat Anda dapat melakukan beragam aktivitas tanpa khawatir akan cuaca panas yang terik.

Kota ini memiliki sekitar 70.000 industri kerajinan dan fasilitas wisata lainnya yang berpusat di kota dilengkapi oleh sarana pendukung yang memadai seperti polisi pariwisata yang lebih dikenal dengan sebutan Bhayangkara Wisata.

Masyarakat Yogyakarta  terkenal sangat ramah dan sopan. Jika Anda bersikap sopan, maka Anda akan diterima dengan baik di seluruh penjuru kota.

Meskipun kebudayaannya terasa hidup dan berkembang namun Yogya adalah tempat yang damai dan santai jika dibandingkan dengan kota lain di Indonesia. Inilah alasan mengapa banyak orang menganggapnya sebagai kota yang tepat untuk pensiun karena kehidupannya yang tenang dan harmonis.

Yogya adalah pusat kebudayaan Jawa, mulai dari tarian hingga seni modern seperti lukisan dan seni pertunjukan dapat Anda nikmati di kota ini.

Yogya juga merupakan pusat produksi tekstil tradisional, khususnya batik. Batik yogya  mempunyai ciri khas sendiri dengan warna dasar coklat, nila, dan putih berdesain geometris. Selain itu banyak pula seniman muda yang mulai menerapkan seni lukis batik modern.

Selain batik, yogya juga terkenal dengan kerajinan wayang yang terbuat dari kulit dan kayu. Biasanya dipentaskan dalam pertunjukan wayang kulit dengan tema cerita epik kuno yang mengandung nilai pelajaran dan filosofi yang tinggi.

 

Kegiatan

Kunjungilah Candi Prambanan yang berjarak 19 km dari Yogya. Candi Budha Borobudur yang megah dapat Anda dijangkau dengan mobil dari Yogya dalam 1 jam.

Keraton Yogya jangan sampai terlewat Anda kunjungi yang merupakan contoh arsitektur tradisional Jawa dimana tidak ada tempat yang menyamai keraton Yogya ini.

Dengan koleksi artefak dan peninggalan pusaka yang menandingi musem-musem di dunia, Museum Sonobudoyo merupakan harta karun terpendam keajaiban masa lalu.

Kompleks Taman Sari merupakan koleksi keruntuhan zaman dahulu yang luar biasa mengagumkan. Di tempat ini dahulu kala dibangun istana yang megah di tengah danau buatan yang besar.

Kunjungi juga museum Affandi, salah satu pelukis modern yang terkenal Indonesia.

Dari Yogya berpetualanglah dan daki gunung berapi Merapi atau nikmati ecotur dengan mengunjungi desa seperti Candirejo dekat Borobudur atau Kembang Arum di Sleman, Yogyakarta.

Akomodasi

Yogyakarta memilki beraneka ragam hotel, mulai dari hotel bintang 5 sampai losmen sederhana. Ada berbagai akomodasi yang dapat disesuaikan dengan anggaran. Inilah daftar hotel yang bisa Anda pilih:

  1. Hotel Pura Jenggala
    Jl. Demangan Baru no. 13
    Tlp: (0274) 564509
  2. Hotel Desa Puri
    Jl. Gedong Kuning no. 118
    Tlp: (0274) 375192
  3. Sri Wedari Hotel & Cottage Yogyakarta
    Jl. Laksda Adisucipto Km 6
    Tlp: (0274) 588288
  4. Hotel Jogokaryan
    Jl. Jogokaryan 64
    Tlp: (0274) 375626

Kuliner

Yogya dikenal sebagai temapt makanan tradisional dengan harga yang relatif murah. Makanan Yogya rasanya manis dan lembut.

Namun jika Anda ingin makan layaknya anggota kerajaan, rumah pribadi adik Sultan, Hadinegoro terbuka bagi kelompok dengan 30 orang dan untuk acara-acara khusus. Di sini Anda akan dijamu dengan makanan khas kerajaan yang hanya dibuat untuk Sultan (untuk informasi lebih lanjut hubungi Vista Travel di Hotel Garuda).

Selama Anda di Yogya, sempatkan untuk mencicipi makanan khas yang unik dari Yogya. Mulai dari bakpia patok, wingko babat, sampai enting-enting kacang.

Beberapa makanan khas Yogya yang terkenal lainnya adalah berikut ini.

Gudeg, ayam goreng, dan wedang uwuh – meskipun secara harfiah berarti ‘minuman sampah’ rasanya sama sekali tidak seperti namanya, sebaliknya minuman ini sangat nikmat karena terbuat dari cengkih, pala, jahe dan gula palem.

Tempat makan di sepanjang jalan Malioboro menyediakan minuman dari es serut yang dicampur buah-buahan tropis.

Untuk informasi lebih lanjut baca Panduan Kuliner Yogyakarta.

Ada banyak warung dekat dengan Prambanan dimana Anda dapat membeli camilan atau makanan tradisional Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut tentang kuliner Yogya, lihat panduan kuliner Yogya.

Berbelanja

Yogyakarta dilukiskan sebagai tempat surga berbelanja dimana Anda dapat membeli apapun mulai dari kerajinan tangan tradisional sampai batik cetak yang eksotik. Mulai dari perak yang otentik dari Kotagede dengan butan tangan perhiasan yang indah, sampai pasar burung Ngasem dimana Anda dapat melihat-lihat bahkan membeli hewan-hewan eksotik. Seolah tidak akhirnya jika Anda berbelanja dan membawa pulang souvenir cantik sebagai oleh-oleh.

Kerajinan Yogya yang paling terkenal ialah batik Jawa. Banyak pabrik yang memproduksi batik tulis atau yang lebih murah yaitu batik cetak. Anda juga dapat membeli bahan sendiri untuk dijahit ataupun membeli batik siap pakai yang banyak dijual.

Banyak pabrik batik yang memperbolehkan pengunjungnya untuk melihat secara langsung cara pembuatan batik. Semuanya mulai dari kemeja batik, asesoris, taplak meja, sarung bantal, dan sarung dijual di sini. Salah satu tempat batik yang paling terkenal ialah di Jalan Tirtodipuran di sebelah selatan Yogya.

Pasar Beringharjo merupakan pasar utama di Yogyakarta yang menjual berbagai macam barang dan peralatan yang jarang dijual di tempat lain. Memasuki pasar ini dan Anda akan serasa memasuki dunia lain. Di sini dijual beragam buah-buahan, berbagai macam batik, dan semua barang mulai dari onderdil mobil bekas sampai keranjang dari. Selama Anda berbelanja di sini berhati-hatilah dengan copet. Beberapa toko di sini memiliki harga pas, namun ada beberapa yang harus kita tawar.

Yogya terkenal dengan barang-barang emas dan peraknya. Untuk barang perak mak Anda dapat berbelanjalah di Kotagede yang menjual perhiasan, piring, vas, dan souvenir lainnya di sepanjang jalan. Jika Anda ingin mencoba keterampilan tawar-menawar maka di sinilah tempatnya.

Transportasi

Ada banyak penerbangan setiap harinya dari Jakarta, Surabaya, dan Bali ke Yogya. Anda dapat menggunakan kereta api yang menghubungkan Yogya dengan kota lain. Yogya juga dapat dijangkau mobil dengan mudah.

Begitu Anda sampai Yogyakarta maka ada banyak cara menjelajahi Yogya.

Berjalan kaki adalah cara terbaik untuk berjalan-jalan melihat pemandangan dan bertemu masyarakat setempat meskipun cuacanya panas pada tengah hari. Anda juga dapat naik becak atau andong untuk berkeliling kota, tapi ingatlah untuk menawar sebelum naik.

Anda juga dapat menggunakan mobil, motor, atau taksi selama di Yogya. Bus juga merupakan alat transportasi umum utama di Yogya, namun jam operasinya terbatas dan berhati-hatilah dengan copet.

Tips

  • Untuk berjalan-jalan di Yogya naiklah becak atau andong.
  • Masyarakat Yogyakarta senang menggunakan arah kompas untuk memberikan petunjuk, jadi ingatlah dimana utara. Jika Anda bertanya arah pada seseorang mereka akan mengatakan “di Utara atau Timur” daripada “ke kiri atau ke kanan”
  • Bawalah pakaian yang hangat karena suhu di sini dapat berubah menjadi dingin saat sore hari.

Budaya, Jakarta

Tradisi Mudik Hari Raya Idul Fitri: Tips Penting Menyertainya Bersama Peta Jalur Mudik

 

Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, khususnya yang beragama Islam, menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran adalah momentum untuk melakukan tradisi pulang kampung atau yang lazim disebut mudik. Fenomena mudik yang terjadi di Indonesia merupakan hal unik dan tidak ditemukan di negara lain terutama jumlah masif pemudiknya dalam waktu yang hampir bersamaan sekitar 1 minggu sebelum hari H dan arus balik dalam seminggu setelahnya.

Saat mudiklah maka berbondong-bondong perantau  yang bekerja di ibu kota pulang ke kampung halamannya. Berikutnya ibu kota akan terlihat lengang, tidak seperti biasanya yang dipadat dan ramai.

Kata mudik berasal dari kata udik yang artinya desa; dusun; kampung, dan pengertian lain yang maknanya adalah lawan dari kota. Mudik berarti pulang ke udik atau pulang ke kampung halaman bersamaan dengan datangnya hari Idul Fitri atau Lebaran.

Tradisi mudik merupakan kebiasaan yang masih belum tergantikan meski dengan adanya teknologi telekomunikasi seperti handphone untuk mengucapkan selamat hari Idul Fitri. Mudik merupakan kesempatan untuk bertemu sanak keluarga dan sekaligus merayakan Idul Fitri bersama-sama.

Ada beberapa alasan mengapa masyarakat Indonesia sulit meninggalkan tradisi mudik. Pertama, mudik merupakan jalan mencari berkah dengan bersilaturahmi kepada orang tua, kerabat, dan tetangga. Kedua, sebagai pengingat asal usul daerah bagi mereka yang merantau. Ketiga, tradisi mudik bagi perantau di ibu kota adalah saat untuk menunjukkan eksistensi keberhasilannya. Selain itu, juga ajang berbagi kepada sanak saudara yang telah lama ditinggal untuk ikut merasakan keberhasilannya dalam merantau. Keempat, mudik adalah terapi psikologis memanfaatkan libur lebaran untuk berwisata setelah setahun sibuk dalam rutinitas pekerjaan sehingga saat masuk kerja kembali memiliki semangat baru.

Awalnya mudik merupakan tradisi primordial masyarakat petani Jawa bahkan sejak sebelum masa Kerajaan Majapahit. Tradisi petani ini saat pulang ke desanya adalah membersihkan pekuburan makam leluhurnya. Tradisi tersebut bertujuan agar perantau diberi keselamatan dalam mencari rezeki dan keluarga yang ditinggalkan aman dan tenteram. Tradisi pulang ke kampung halaman setahun sekali ini terus bertahan apalagi dengan adanya Idul Fitri atau Lebaran. Itulah sebabnya, mengapa kebanyakan masyarakat Jawa yang mudik selalu menyempatkan diri berziarah dan membersihkan kuburan keluarga dan leluhurnya yang telah meninggal.

Tips

Kegiatan mudik identik dengan kemacetan dalam perjalanan. Saat itu orang-orang biasanya akan mewaspadai hal-hal yang tidak diinginkan selama mudik seperti pencurian dan kecelakaan. Untuk itu, Indonesia Travel memberikan unutk Anda beberapa tips selama mudik.

  • Pastikan Anda meninggalkan rumah dengan aman, baik itu mengunci rumah dan tidak menyimpan kuncinya di tempat tersembunyi di depan rumah. Apabila memungkinkan titipkan kunci dan rumah kepada tetangga atau satpam dengan menyertakan nomor telepon Anda.
  • Sudah banyak orang menitipkan barang-barang berharga mereka ke Penggadaian dan menebusnya setelah kembali pulang. Tindakan ini bisa jadi sangat tepat.
  • Akan lebih baik Anda tidak pergi mudik sendirian, selain faktor keamanan, juga penting untuk mendapatkan rekan seperjalanan yang dapat saling menjaga.
  • Sangat penting untuk Anda menyiapkan fisik dengan minum multivitamin. Kondisi tubuh pengemudi yang kelelahan dan kelalaian menjadi rata-rata penyebab kecelakaan di jalan raya. Bawalah juga obat luka luar atau obat gosok untuk mengilangkan rasa pegal selama perjalanan.
  • Hindari mengenakan perhiasan berlebihan yang menarik perhatian. Bawalah uang tunai secukupnya dan simpan terpecah di beberapa tempat. Tidak perlu membawa uang tunai berlebih karena ATM banyak dijumpai di daerah.
  • Apabila Anda pergi dengan moda umum maka pesanlah tiket jauh hari sebelumnya. Selain untuk menghindari antrean karcis juga berjaga-jaga dari kehabisan tiket. Mengapa tidak memanfaatkan pemesanan tiket online. Perhatikan juga kemungkinan perubahan jadwalnya.
  • Apabila Anda menggunakan kendaraan pribadi maka pastikan bahwa kendaraan tersebut telah di-service Lakukan pengecekan sebelum berangkat terutama pada rem, tekanan ban dan kondisi ban, accu, karburator, busi, serta lampu kendaraan. Jangan lupa membawa perlengkapan bengkel sederhana, kartu identitas, serta peta jalur mudik (Jawa dan Sumatera). Pelajari rute perjalanan dan rute alternatif jika perlu.
  • Apabila Anda menjadi bagian sebuah komunitas tertentu maka tempelkan stiker penanda di belakang kendaraan. Bisa jadi di perjalanan Anda berkenalan dengan teman baru?
  • Anda yang mudik dengan kendaraan bermotor maka wajib menggunakan helm, sepatu, jaket, dan sarung tangan. Lebih aman membawa barang secukupnya saja dan tidak melebihi kapasitas. Sangat tidak disarankan membawa koper. Saat perjalanan lebih aman untuk pergi bergerombol menyatu dalam kelompok sekitar 3-10 motor. Apabila Anda lelah maka jangan paksakan diri, beristirahatlah di dekat pos polisi. Tentukan istirahat secara berkala dalam rentang maksimal 2 jam sekali. Jangan konsumsi obat yang menyebabkan kantuk.
  • Pastikan motor Anda telah masuk bengkel sebelum berangkat agar mesin dan lainnya prima. Jangan lupa membawa surat kendaraan, jas hujan, dan perkakas darurat. Siapkan juga nomor-nomor penting di handphone Anda terkait panggilan darurat, seperti kerabat, kantor polisi, hingga rumah sakit di rute yang dilintasi.
  • Pilih waktu yang tepat untuk berkendara motor, misalnya subuh. Perjalanan di pagi hari lebih baik daripada malam hari yang biasanya diserang rasa kantuk.
  • Pastikan Anda memilih hari arus balik bukan pada saat puncak arus balik. Aturlah juga waktu saat tiba di rumah bukan tengah malam. Usahakan pagi atau siang hari. Jadwalkan juga hari kembali dari mudik bukan sehari sebelum masuk kerja tetapi minimal dua hari sebelum masuk kerja kembali.
  • Bawa oleh-oleh semampu Anda untuk tetangga atau satpam yang telah membantu menjaga rumah. Mengapa tidak mengundang mereka untuk menikmati oleh-oleh khas kudapan atau makanan khas dari tujuan mudik.
  • travel menyediakan ragam informasi menarik tentang destinasi dan atraksi wisata yang layang dikunjungi. Temukan di dalamnya panduan bagi Anda untuk berkeliling, mencicipi kuliner, transportasi, serta tips terkait.

Kuliner

Jalur Pantai Utara Jawa (Pantura) merupakan salah satu jalur mudik yang ramai dilalui. Nah, untuk menemani perjalanan Anda maka berikut ini referensi daftar tampat makan sepanjang Pantura.

Serang-Banten


  1. Bandulu Indah Rumah Makan

Serang

Total Chair         : 20

  1. Bulan Biru Restoran

Serang

  1. Cafe De Paris Restoran

Jl. Anyer Cigading, Serang

Telp           : 0254-9201849

Total Chair         : 34

  1. California Fried Chicken Restoran

Serang

Total Chair         : 40

  1. Dana Raya Merak Rumah Makan

Serang

Total Chair         : 20

  1. Dynasti Restoran

Jl. Raya Cilegon, Serang

Telp           : 0254-991894

Total Chair         : 141

  1. Harum Cilegon Rumah Makan

Serang

Total Chair         : 141

  1. Kedalingan Rumah Makan

Serang

Total Chair         : 20

  1. Kembang Sari Cibaru Rumah Makan

Serang

Total Chair         : 30

  • Kentucky Fried Chicken Restoran

Serang

Total Chair         : 20

  • Mamayu Rumah Makan

Serang

Total Chair         : 50

  • Medi Baso Rumah Makan

Serang

Total Chair         : 40

  • Mekar Raya Merak Rumah Makan

Serang

Total Chair         : 40

  • New Saiki Resto

Jl. Raya Cilegon, Serang

Telp           : 0254-92941

Total Chair         : 160

  • Pondok Ciparay Rumah Makan

Serang

  • Redbum Restoran

Jl. Anyer Cigading, Serang

Telp           : 0254-601135

Total Chair         : 40

  • Roda Group Restoran

Serang

Total Chair         : 20

  • Sampurna A. Yani Rumah Makan

Serang

Total Chair         : 30

  • Sate Cilegon I & II Rumah Makan

Serang

  • Sederhana Yumaga Rumah Makan

Total Chair         : 30

  • Simpang Raya I & II Restoran

Serang

Total Chair         : 60

  • Suka Menanti Rumah Makan

Serang

  • Sundae Restoran

Jl. Raya Cilegon

Telp           : 0254-91949

Total Chair         : 40

  • Texas Fried Chicken Restoran

Serang

  • Tokyo Restoran

Serang

  • Top Ten Restoran

Jl. Raya Cilegon, Serang

Total Chair         : 80

  • Tunggal Cirebon Rumah Makan

Serang

  • Yosinomi Japanese Restoran

Jl. Anyer Cigading, Serang

Telp           : 0254-92875

Total Chair         : 60

Tangerang


  1. Aneka Baru Restoran

Jl. Atang Sanjaya Banda, Tangerang

  1. Aroma Rumah Makan

Kodya Tangerang

  1. Ayam Goreng Ibu Kokom Rumah Makan

Jl. KH. Hasyim Ashari

Cipandah, Tangerang

  1. Ayam Kalasan Rumah Makan

Jl. Husein Sastranegara No. 182

Benda, Tangerang

  1. Bunga Kapas Restoran

Kodya Tangerang

  1. Kelapa Kuning Restoran

Jl. Kanjeng Dalem N0. 4, Tangerang

  1. Lautan Kencana Restoran

Kodya Tangerang

  1. Lembur Kuring Rumah Makan

Jl. Tol Sudirman, Tangerang

  1. Model & Singing Hall Restoran

Kodya Tangerang

  • Pizza Hut

Jl. Daan Mogot, Tangerang

  • Pondok Laut Restoran

Jl. Bahrudin, Tangerang

  • Pondok Selera I Restoran

Jl. Bahrudin, Tangerang

  • Pondok Selera II Restoran

Jl. Gatot Subroto Km. 3

No. 66, Tangerang

  • Putri Sunda Cipondoh Retsoran

Jl. Hasyim Ashari No. 23, Tangerang

  • Remaja Kuring Restoran

Jl. Gatot Subroto, Tangerang

  • Sederhana Rumah Makan

Jl. Kisamaun, Tangerang

  • Selera Kuring Pujalidane Restoran

Jl. Perintis Kemerdekaan, Tangerang

  • Sinar Jaya Rumah Makan

Jl. Kisamun No. 1, Tangerang

  • Tajak Restoran

Kodya Tangerang

  • Terminal 2001 Restoran & Bar

Jl. Daan Mogot, Tangerang

Kabupaten Tangerang


  1. 3-M Rumah Makan

Jl. Raya Pantai Dadap, Kosambi

Kab. Tangerang

  1. Dadap Indah Rumah Makan

Jl. Raya Pantai Dadap, Kosambi

Kab. Tangerang

  1. Damai Indah Golf Restoran

Jl. Desa Lengkong Wetan, Serpong

Kab. Tangerang

  1. Delly Joy
    Pertokoan Mitra Perum II

Kab. Tangerang

  1. Grand Sentul Rumah Makan

Desa Sentul, Kab. Tangerang

  1. Paman Billy Restoran

Pamulang Plaza. Kab. Tangerang

  1. Pondok Jagung Rumah Makan

Kp. Pripang, Kab. Tangerang

  1. Sanur Indah Rumah Makan

Jl. Raya Pantai Dadap, Kosambi

Kab. Tangerang

  1. Sari Kuning Rumah Makan

Ruko Blok C1/Iv BSD, Kab. Tangerang

  • Sate Kambing Muda Pondok

Jl. Raya Pondok Ranji No. 11

Kab. Tangerang

  • Serba Nikmat Rumah Makan

Jl. Ir. Pantai Dedap, Kosambi

Kab. Tangerang

  • Situ Gintung Rumah Makan

Jl. Ir. H. Juanda Gintung Ciputat

Kab. Tangerang

  • Sumur Bandung Rumah Makan

Jl. Raya Serang-Sumur Bandung

Kab. Tangerang

  • Takara Golf Restoran

Tiga Raksa, Kab. Tangerang

  • Wendy’s Hamburger Restoran

Jl. HR. Rasuna Said Kav. C-3

Kab. Tangerang

  • Yatsuka Restoran

Cikupa, Kab. Tangerang

Kawarang

  1. Dukuh Rumah Makan

Jl. Ir. H. Juanda Karawang

Telp : (0267) 402013

Total Chair : 64

  1. Grand Omega Rumah Makan

Jl. Jend. A. Yani, Karawang

Telp : (0267) 403212

  1. Ikan Mas Rest

Jl. Suroto Kunto, Warung Bambu, Karawang

Telp : (0267) 401447

Total Chair : 32

  1. Mutiara Rest

Jl. Tuparev No. 28

Telp : (0267) 202447

Total Chair : 40

Lamongan


  1. Kita II Restoran

Jl. Plaosan Babat (Sebelah Selatan Terminal Bus)

Lamongan

Total Chair         : 50

  1. Koliotik Restoran

Jl. LEtjen Suprapto No. 29, Lamongan

Total Chair         : 39

  1. Mira Restoran

Jl. Simpang Tiga Babat No. 100 Lamongan

Telp           : +62 322 41296

Total Chair         : 44

  1. Raharjo Restoran

Jl. Raya Kobalan Pelangn, Lamongan

Telp           : +62 322 41280

Total Chair         : 60


 

Tuban

  1. Anang III Restoran

Jl. Dr. Ponodan, Plumpang, Tuban

Total Chair         : 200

  1. Laut Indah Restoran

Jl. Raya Semarang Km. 6/6 Tuban

Telp           : +62 356 22049

Total Chair         : 100

  1. Mina Restoran

Jl. Raya Pakah Tuban

Total Chair         : 80

  1. Pangestune Restoran
  2. Raya Semarang No. 2, Tuban

Telp           : +62 356 21454

Total Chair         : 90

  1. Pondok Asih Restoran

Jl. Raya Pakah Tuban

Total Chair         : 100

  1. Taman Sari Restoran

Jl. Raya Semarang Km. 3/4 Tuban

Telp           : +62 356 21209

Total Chair         : 200

 

Cirebon

  1. Nasi Jamblang Mang Dul

Jl. Dr Cipto Mangunkusumo 4 Gunung Sari

  1. Nasi Lengko H Barno

Jl. Pagongan 15B

Telp (0231) 210064

  1. Empal Gentong mang Darma

Jl. Slamet Riyadi krucuk samping BTN

Telp (0231) 245069

  1. Manisan Sinta

Jl. Lemahwungkuk no 37

  1. Emping

Jl. Raya Gunung Jati menuju arah Indramayu

  1. Mangga Gedong

Jl. Kebon Cai

  1. RM H. Mul seafood

Jl. Dr Cipto Mangunkusumo – Kalibaru

  1. Mie Koclok “Pak Kurdi”

Jl. Penggiringan no 2

  1. Pusat Oleh-Oleh Sumber Jaya

Jl. Siliwangi no 229-231

depan pasar pagi

Brebes

  1. Telur asin Setuju Jaya

Jl Pemuda 231

  1. Sate Suharjo

Jl Ahmad Yani no 31

Telp (0238) 671797

  1. Sate kambing H Moel

Jl Raya Kaligangsa Wetan

Telp (0283) 671763

Tegal

  1. Kupat bongkok

Jl. Slamet Riyadi

  1. Kupat Glabed

Mal Pacific – Tegal

  1. Warung makan Pian (nasi lengko)

Jl. Kol Sugiarto 25

  1. Tahu Murni dan RM nata jaya

Jl. Raya Dampyak 19-21

Telp (0283) 35188

  1. Pia Argasari

Jl Gurami 15

  1. Sate Pak Kumis

Jl Dr Cipto Mangunkusumo 282

Telp (0283) 310303

Pemalang

  1. Soto Grombyang

Pasar Anyar, dekat stasiun KA pemalang

  1. Sate Loso pak Mulu

Jl. Urip Sumoharjo 124

  1. Resto Pring Sewu (gurame)

Jl. Raya Tegal Pemalang km 7

Telp (0283)

 

Pekalongan

  1. Garang asem dan nasi Megono H Masduki

Jl. Alun alun 78

  1. Soto Tauto ibu Bawon atau Soto PPIP

Jl. Dr Wahidin gg 12A

  1. Nasi Uwet H Zarkazi

Jl. Sulawesi 1C

  1. Sop Buntut bu Leman

Jl. Dr Wahidin no 91

Telp (0285) 433606

  1. RM Kartika Sari

Jl Raya Tegal sari no 38/39

Telp (0285) 391385

  1. Warung Pecel Barokah

Jl. Raya 4 Wiradesa

Telp (0285) 420025

  1. Rumah Makan Bu Nani menyediakan aneka seafood

 

Comal

  • RM Prima

Jl. Ahmad Yani 31-33A

Kendal

  1. Sup Buntut Tina

Jl. Raya barat kendal

Telp (0294) 381304

  1. RM Salsabil II

Jl. Raya Brangsong

Telp (0294) 5790999

Jepara

  • RM Pondok Rasa

Jl. Pahlawan 2

Kudus

  1. RM Sari Rasa

Jl. AKBP Agil Kusumadya 20

Telp (0291) 442218

  1. Lontong Sayur Tuyuhan

Desa Tuyuhan, Lasem

  1. Satai Serepeh

Pusat kota Rembang

  1. Soto Kerbau Karso-Karsi

Jl.  AKBP Agil Kusumadya

  1. Jenang Kudus

Jl.  Sunan Muria

Jl.  RM Sosrokartono

Jl.  Dr Ramelan

Jl.  Masjid, Kudus Wetan

  1. Pindang Kudus Mapan

Jl. Tanjung, kudus

  1. Satai Kerbau Semsaka gang empat

Jl. Nuri, Kudus

  1. Opor Sunggingan

Jl. Nitisemito kios 10-12

Rembang

  • Sirop Kawista cap Dewa

Jl. Utama – Rembang

Pati

  • Nasi Gandul HA Warsimin

Jl. Kiai Pupus

Telp (0295) 382639

Tuban

  1. Sate & Becek Menthok

Jl. Majapahit, belakang RS Median Mulia

 

  1. Mbak Yatmi

Depan Mesjid Raya

  1. RM Pangestune

Jl. Semarang No.1

 

Lamongan

  • Depot Asih Jaya (soto ayam Gagrak Lamongan)

Jl. Panglima Sudirman 75

Telp (0322) 315853

 

Gresik

  1. Nasi Krawu Mbak Su

Jl. HOS Cokroaminoto, Gg 1 no 32

  1. Warung kopi pak Abdul Rochim

Jl. KH Wahid Hasyim III/2

  1. RM Bandeng Pak Elan

Jl. Veteran 69

Telp (031)

Jakarta, Modern

Pasar Rawa Belong: Pasar Bunga, Budaya Betawi dan Kisah Si Pitung

 

Pasar Rawa Belong merupakan pusat penjualan beragam bunga dan tanaman yang berlokasi di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Pasar Rawa Belong adalah salah satu pasar bunga terbesar di Asia Tenggara dengan omset berkisar lebih dari 15-20 milyar per bulannya. Pasar ini juga sering dikaitkan dengan keberadaan Si Pitung yaitu pahlawan Betawi yang menjadi legenda karena melawan penguasa Hindia Belanda dan membela rakyat kecil dari tuan tanah yang menindas rakyat kecil.

 

Si Pitung identik sebagai tokoh Betawi yang membumi, Muslim yang shaleh, dan menjadi contoh keadilan sosial. Kisahnya juga kadang dituturkan menjadi rancak, sair, dan lenong.

Pasar Bunga Rawabelong kini terus dikembangkan menjadi obyek wisata sekaligus sentra penjualan bunga potong dan tanaman hias.  Pasar Bunga Rawabelong terletak di lingkungan permukiman padat dan jalanlan yang relatif sempit. Di Pasar Rawa Belong ada sekitar 125 pedagang tetap dan 175 pedagang musiman. Hari sibuk pasar ini adalah Kamis, Jumat, dan Sabtu.

Di Pasar Rawa Belong dapat Anda temukan bermacam-macam jenis bunga dan tanaman lokal dan luar negeri. Temukan di sini tanaman Orchid, Rose, Jasmine, Tulip, Lily, Aglonema, dan lain sebagainya. Tentunya tempat ini menyuguhkan suasana segar, rimbun, dan keindahan warna warni bunga dan tanaman.

Anda dapat berjalan-jalan di sekitar sambil mencari bunga dan tanaman. Uniknya di pasar ini ada 2 bagian waktu yang tepat untuk dikunjungi yaitu, pertama pukul  02.00 WIB sampai 06.00 WIB untuk melihat bunga segar asal Sukabumi dan Bandung. Kedua pukul 14.00 WIB sampai 21.00 WIB, Anda dapat melihat bunga segar dari Sumatera.

Kawasan Rawa Belong sendiri sebelumnya dikenal sebagai panghasil bunga anggrek. Hal itu karena wilayah Rawa Belong dekat dengan Kali Pesanggrahan sehingga cocok untuk kegiatan bertani dan berkebun. Petani sekitar kemudian menjual bunga hasil panenannya di pinggiran Jalan Palmerah. Akan tetapi, sekarang hanya sedikit produsen bunga anggrek maupun tanaman hias lainnya yang masih bertahan, kebanyakan suplai bunga dipenuhi dari Lembang (Bandung), Cipanas hingga Malang.

Pasar Rawa Belong juga merupakan kawasan permukiman yang didominasi oleh etnis Betawi. Di sinilah Anda dapat menemukan pernikahan ala Betawi maupun riasan pengantin ala Betawi. Temukan juga di kawasan ini sanggar kesenian betawi, salah satunya Sanggar Si Pitung yang mengembangkan seni bela diri khas Betawi.

Di Rawa Belong Silat Cingkrig (Maenpukulan Cingkrig Gerak Cipta) lahir dan berkembang. Di Rawa Belonglah pula Anda bisa mengenal tempat-tempat bersejarah hingga asal muasal batik betawi.

Pasar Bunga Rawa Belong

Pusat Promosi dan Pemasaran Hasil Pertanian dan Hasil Hutan

Jalan Sulaeman No. 50 Jakarta Barat

Telp. 6221-5303406

 

 

Si Pitung Jago Betawi

Kisah Si Pitung melegenda bagi masyarakat Betawi yang dianggap pahlawan bagi rakyat tertindas. Si Pitung hidup di abad ke-19 dan dikenal karena keberaniannya melawan Penguasa Hindia Belanda dan tuan tanah yang menindas rakyat kecil.

Nama asli Si Pitung adalah Salihoen. Si Pitung sendiri adalah bentuk panggilan yang berasal dari Bahasa Jawa yaitu pituan pitulung. Nama panggilan ini kemudian menjadi Pitung.

Salihoen lahir di Pengumben (saat ini sekitar lokasi Stasiun Kereta Api Palmerah) yaitu sebuah kampung di Rawabelong. Ayah Salihoen bernama Bung Piung dari Cirebon dan ibunya bernama Pinah dari Betawi. Salihoen sejak kecil belajar mengaji dan silat kepada Haji Naipin.

Si Pitung melindungi rakyat dari pendekar bayaran tuan tanah. Ia juga ternyata merampok harta kekayaan tuan tanah kemudian membagikannya kepada rakyat kecil. Si Pitung akhirnya menjadi  seorang buron yang diburu Schout van Hinne yaitu seorang kepala polisi. Hadiah untuk penangkapan Si Pitung saat itu sebesar 400 Gulden. Akan tetapi, Si Pitung selalu lolos dan tidak mudah untuk ditangkap. Selain itu disebut juga Si Pitung mempunyai ilmu kebal senjata sehingga sulit mengalahkannya.

Kompeni Belanda akhirnya berhasil menyandera Haji Naipin yaitu guru Si Pitung dan memaksanya memberitahukan kelemahan si Pitung. Belanda kemudian menyergap Si Pitung hingga akhirnya si Pitung tewas karena sudah diketahui kelemahannya.

 

Masjid Si Pitung

Masukan tujuan wisata Anda di Rawabelong dengan mengunjungi Masjid Al-Alam atau lebih dikenal sebagai Masjid Si Pitung. Pitung kecil disebut banyak menghabiskan waktu bermainnya di masjid ini sekaligus belajar agama dan silat.

 

Masjid yang ini diperkirakan dibangun pada tahun 1600-an. Meski telah berusia 400 tahun namun cukup terawat dengan baik. Keunikan masjid ini adalah berplafon setinggi 2 meter dari lantai dalam. Mihrab berukuran kecil di sebelah kanan mimbar. Atapnya yang berbentuk joglo ditopang oleh 4 pilar bulat “kuntet,” seperti kaki bidak catur. Arsitekturnya mirip Masjid Demak tetapi dengan ukuran kesil sekitar 10×10 m². Sejak tahun 1975 Masjid Si Pitung atau Masjid Al-Alam dimasukan sebagai cagar budaya oleh Pemda DKI.

Masjid Si Pitung terletak persis di tepi Pantai Marunda Pulau, Kelurahan Cilincing. Untuk mengunjungi masjid ini dari Tanjung Priok, gunakanlah angkutan umum yang menuju ke Pasar Cilincing kemudian berganti angkutan yang menuju ke arah Marunda. Anda juga dapat menggunakan angkot jurusan Bulak Turi yang melintas ke jalan masuk wilayah perkampungan Marunda.

 

Kuliner

Selain pasar bunga yang telah terkenal sampai ke luar negeri, kawasan Rawabelong juga memiliki daya tarik wisata kuliner. Di kawasan ini mudah Anda temui penjual makanan khas betawi, seperti nasi uduk, sayur asem, dodol, bir pletok, dan bubur ayam.

Salah satu yang dapat Anda sambangi adalah Warung Nasi Uduk Bang Muri. Kapanpun perut Anda lapar maka Warung Nasi Uduk Bang Muri siap mengeyangkan lapar Anda. Warung makanan asli Betawi ini buka 24 jam. Kenikmatan rasanya jangan ditanya karena lidah Anda akan digumuli nasi uduk yang gurih dan daging empal yang empuk.

Warung Nasi Uduk Bang Muri menyajikan menu makanan khas Betawi, seperti nasi uduk dan lontong sayur lengkap bersama lauk-pauknya. Makanan di sini menggunakan bumbu masak alami khas Betawi dan resep turun-temurun.

Datanglah ke warung ini kapan pun di Jalan Rawabelong, Jakarta Barat. Tempat nya sekitar 100 meter dari pertigaan Jalan Palmerah Barat dan Jalan Rawabelong. Warung ini  berada di seberang kios-kios pedagang bunga.

Anda jangan berharap ruang mewah tentunya di sini tetapi nikmati saja kesahajaan pemiliknya. Hanya ada ruangan berukuran 5 m x 4 m untuk Anda duduk dan mencicipi makanannya.

Warung ini biasanya dijadikan tempat sarapan warga sekitarnya dan siangnya menjadi singgahan karyawan kantor sekitar Rawabelong dan Palmerah. Malam hari warung ini pun tetap dipadati pengunjung karena menjadi salah satu tempat makan karyawan yang bekerja lembur.

Warung Nasi Uduk Bang Muri dikelola Ibu Mutia yang merupakan anak ketiga Bang Muri. Bang Muri sendiri sudah berjualan nasi uduk dan lontong sayur sejak awal tahun 1980-an di pertigaan Rawabelong atau persimpangan antara Jalan Palmerah Barat dan Jalan Rawabelong. Saat itu Bang Muri menjual nasi uduk dengan menggunakan gerobaknya dan hanya buka pada pukul 16.00 hingga pukul 22.00. Baru sejak awal tahun 1990-an Bang Muri akhirnya menyewa sebuah kios untuk dijadikan warung makan. Sebelumnya Bang Muri adalah seorang berdagang tanaman hias di Rawabelong. Mutia kemudian meneruskan usaha ayahnya tersebut dengan tetap menjaga resep nasi uduk dan makanan khas Betawi.

 

 

Budaya, Jakarta

Ondel-Ondel: Keindahan Manekin Raksasa Khas Betawi

Inilah salah satu atraksi budaya Betawi yang dapat Anda lihat di Jakarta. Ya, Ondel-Ondel merupakan pertunjukan khas masyarakat Betawi yang sering tampil dalam berbagai perayaan seperti pesta panen, penyambutan tamu, serta berbagai perayaan resmi lainnya. Arak-arakan Ondel-ondel telah melengkapi penghias wajah ibu kota Jakarta.

Ondel-ondel adalah manekin raksasa yang tingginya bisa mencapai sekitar 2,5 meter dengan lebarnya sekitar 3 kaki. Ondel-ondel ini mengenakan pakaian berwarna-warni dan riasan wajah tebal, juga bergam ornamen di kepalanya. Berperan sebagai subjek pengendali ondel-ondel adalah seorang pria yang berjalan dan menari bersama musik khas Betawi.

Ondel-ondel dibuat secara tradisional dari bilah-bilah bambu dan diberi pakaian dengan perhiasan layaknya pengantin. Hampir semua bahan pembuatannya alami berasal dari sekitaran kampung di Betawi. Termasuk juga pewarnanya merah, kuning, dan warna-warna cerah lainnya dibuat dengan bahan alami. Bagian wajah ondel-ondel berupa topeng atau kedok dengan rambut dibuat dari ijuk. Salah satu tempat untuk Anda melihat pembuatan ondel-ondel khas Betawi adalah di kawasan Rawa Belong, Jakarta Barat.

 

Ondel-ondel ditampilkan berpasangan laki-laki dan perempuan yang diibaratkan seperti suami istri. Ondel-ondel laki-laki wajahnya dicat merah, diberi kumis melintang, jenggot, alis tebal, cambang, dan kadang dibuatkan caling. Sementara itu, ondel-ondel perempuan wajahnya dicat putih atau kuning. Diberi rias gincu, bulu mata lentik, dan alis lancip. Kadang-kadang dibuatkan tai lalat. Kadang juga tampil ondel-ondel anak-anak. Ondel-ondel tersebut memerankan leluhur atau nenek moyang yang senantiasa menjaga anak cucunya. Oleh karena itu, Ondel-ondel dapat dikatakan sebagai dayang desa.

Bahan pakaian ondel-ondel masing-masing 10 meter. Pakaian ondel-ondel laki-laki berwarna gelap dengan jenisnya pakaian pangsi. Untuk perempuan dipilihkan warna cerah motif polos atau kembang-kembang dengan jenisnya baju kurung.

Nyok kite nonton ondelondel, nyok kite ngarak ondelondel. Ondelondel ade anaknye anaknye nandak gel igelan”. Itulah sepenggal lirik lagu “ Ondel-Ondel” yang terkenal dan sangat identik dengan keberadaan masyarakatnya Betawi.

Budaya manekin dengan iringan musik seperti ondel-ondel ini mendapat pengaruh Hindu sebagai lambang dewa-dewa penyelamat. Awalnya permainan ini digunakan untuk pemujaan arwah nenek moyang atau tokoh yang dihormati. Namun, saat ini ondel-ondel lebih berfungsi media hiburan, seperti pada pesta panen, penyambutan tamu, atau pesta khitanan. Manekin raksasa ini juga pernah dikenal di Jawa Barat dengan sebutan badawang, di Jawa Tengah disebut barongan buncis, dan di Bali lebih dikenal dengan nama barong landung.

Ondel-ondel Betawi dibuat dengan tujuan untuk mengusir roh jahat dan penyakit. Ondel-ondel pun awalnya kental dengan sisi magis dimana penari ondel-ondel harus memberikan sesajen berupa rokok, kopi, air kelapa, atau pun telur ayam kampung sebagai sesaji kepada leluhur sebelum memulai arak-arakan. Cara memberi minuman tai sesajen kepada ondel-ondel adalah dengan menaruhkannya dalam kerangka tubuh ondel-ondel. Apabila sesajen ini tidak dipenuhi maka ondel-ondel pun diyakini tidak akan maksimal beraksi. Akan tetapi, saat ini masyarakat Betawi lebih memanfaatkan ondel-ondel sebagai perangkat budaya untuk menyemarakan pesta atau untuk acara peresmian khusus. Setidaknya beragam kegiatan itu telah berjasa mempertahankan tradisi unik ini di tengah deru modernitas kota metropolitan.

Ondel-ondel tidak akan berjalan tanpa iringan musik khas Betawi yaitu musik tehyan. Jenis musik tradisional ini mendapatkan pengaruh dari pengaruh China. Kadang-kadang, sekelompok orang bermain tanjidor, yaitu alat musik yang berasal dari istilah Portugis untuk sekelompok orang yang bermain musik, tangedores. Ada juga ondel-ondel yang menggunakan musik gendang pencak Betawi, musik ningnong, gambang kromong, dan rebana ketimprung.

Musik khas Betawi akan menyertai ondel-ondel ketika mereka tampil dalam sebuah parade. Setiap kelompok dari berbagai kampung di Betawi akan memainkan jenis musik yang berbeda, tergantung pengaruh yang diresapinya. Oleh karena itu, ondel-ondel bisa sangat beragam jenisnya. Beberapa hadir dengan tehyan, beberapa dengan gambang kromong, sementara yang lainnya tampil dengan warna tanjidor.

Saat ini ada beberapa kelompok ondel-ondel yang aktif melestarikan budaya yang cantik ini, yaitu ondel-ondel pimpinan Gejen (Kampung Setu), ondel-ondel Beringin Sakti pimpinan Yasin (Rawasari). Adapula ondel-ondel pimpinan Lamoh (Kalideres) yang diiringi bende, ningnong dan rebana ketimpring.

Anda juga dapat melihat ondel-ondel dengan mengunjungi Dunia Fantasi. Di sana memamerkan beberapa pasang ondel-ondel dimana biasanya bersama badut yang menghibur pengunjung. Dalam pementasannya ondel-ondel tersebut diiringi alat musik berupa kendang, kenong dan terompet.

Musik Betawi lahir dari beragam budaya sesuai lokasinya yang dekat dengan pelabuhan. Pengaruh China memengaruhi suara dan jenis musiknya. Pengaruh Portugis memainkan peran dalam memberikan ansambel merdu. Pengaruh budaya Islam dari Timur Tengah juga terlihat dalam irama dalam setiap elemen pertunjukan. Semua itu berpadu bersama budaya lokal dan menjadikan musik tradisional Betawi begitu khas melantunkan intrumen yang harmonis.

Betawi sendiri merupakan nama dari sebuah kota sekaligus nama kelompok etnis. Sebelum VOC datang, kelompok etnis Betawi lahir dari perkawinan multikultural seperti Jawa, Sunda, Arab, Cina, Bali, Bugis, Makassar, Melayu, dan Ambon.

Kata betawi berasal dari nama betavia atau batavia, yaitu sebuah nama lama untuk Jakarta. Istilah batavia berasal dari bahasa Belanda dan Jerman, yaitu Batavieren, adalah salh satu suku nenek moyang orang Belanda yang bermigrasi ke Belanda (Rijndelta) dari bagian barat Jerman. Suku ini tinggal di kota tembok kuno di tepi Sungai Maas.

Semua gubernur VOC di Nusantara menggunakan nama Batavia untuk kota pelabuhan ini, termasuk juga pendirinya yaitu Jan Pietersz Coen. Ia sebenarnya ingin memberi nama kota pelabuhan ini sebagai Nieuw Hoorn dengan alasan karena ia lahir di Hoorn, Belanda utara. Akan tetapi, karena harus mematuhi perintah pusat dari Kerajaan Belanda maka ia menamainya Batavia.

Kota Batavia sendiri saat itu bersifat tertutup. Tidak ada penduduk setempat yang diizinkan tinggal di dalam kota karena dibatasi oleh benteng. Akan tetapi, beberapa kelompok etnis seperti Coromandel  (tentara bayaran Jepang), orang Banda dan Banten (orang Sunda sebagai penduduk lokal Sunda Kelapa) pernah tinggal di dalam kota tersebut.

Jakarta, Modern

Masjid Istiqlal: Masjid Terbesar di Asia Tenggara

 

Sekilas

Saat Anda mengunjungi kota Jakarta sempatkan waktu untuk datang ke Masjid Istiqlal yang berada di Jalan Taman Wijaya Kusuma, Jakarta Pusat, tepatnya di timur lapangan Monas (Monumen Nasional). Masjid  ini merupakan salah satu dari 10 masjid terbesar di dunia yang menjadi kebanggaan masyarakat Jakarta dan Indonesia.

Masjid Istiqlal telah menarik minat tokoh besar dunia untuk melihatnya secara langsung. Di antara mereka adalah Pangeran Charles, Presiden Libya Muammar Khadafi, hingga Presiden Amerika Barrack Hussein Obama dan istrinya Michelle pernah datang ke masjid terbesar di Asia Tenggara ini.

Masjid Istiqlal dibangun untuk memperingati kemerdekaan Indonesia, hal ini seperti juga arti nama yang disandangnya yaitu istiqlal yang berarti kemerdekaan. Peletakan batu pertama masjid ini dilakukan oleh presiden pertama Republik Indonesia yaitu Ir. Soekarno pada 24 Agustus 1961. Proyek pembangunannya tidak berjalan secara mulus karena situasi politik negara saat itu. Tujuh belas tahun kemudian masjid megah ini selesai dan diresmikan pada 22 Februari 1978. Saat itu biaya pembangunan Masjid ini sebesar Rp7.000.000.000,00 (Tujuh Milyar Rupiah) dan USD 12.000.000 (Dua Belas Juta Dollar Amerika Serikat) dengan menggunakan dana APBN.

Setiap hari besar Islam seperti Idul Fitri, Idul Adha dan Maulid Nabi Muhammad, Masjid ini menjadi sorotan nasional melalui siaran langsung di televisi. Setiap hari besar agama Islam berlangsung maka presiden dan para pejabatnya, juga duta besar asing akan hadir untuk beribadah dan mendengarkan ceramah di masjid ini.

Masjid Istiqlal telah menjadi salah satu daya tarik wisata terkenal di Jakarta. Masjid ini bukan saja dikunjungi wisatawan domestik tetapi juga wisatawan mancanegara. Lokasinya di tengah-tengah kota membuatnya ideal untuk tempat transit sebelum Anda melanjutkan berwisata ke segala arah di seputaran kota Jakarta.

Masjid yang diarsiteki Frederich Silaban ini memiliki arsitektur khas bergaya Islam modern dari lantai, dinding, hingga kubahnya. Kesan yang akan Anda peroleh saat memandangnya adalah konstruksi kokoh bangunan masjid yang mendominasi batuan marmer dan besi anti karat.

Masjid Istiqlal mempunyai luas bangunan 2,5 hektar dan menempati area seluas 9,5 hektar. Luas areal parkirnya 3,35 hektar dan mempu menampung sekitar 800 kendaraan. Sementara luas halamannya 6.85 hektar. Daya tampung masjid Istiqlal secara keseluruhan adalah 200.000 jamaah.

Gedung induk dan balkon masjid ini bertingkat 5 dan mampu menampung sekitar 61.000 jamaah. 5 lantai melambangkan shalat lima waktu dalam Islam. Atap kubahnya ditunjang oleh 12 pilar yang melambangkan tanggal kelahiran Nabi Muhammad Saww yaitu 12 Rabiul Awal. Lambang Bulan Bintang terbuat dari stainless steel menjulang di puncak Kubah dengan tinggi tiang 17 m bergaris tengah 3 meter dengan berat seluruhnya 2,5 ton.

Bagian Gedung Pendahulu dapat menampung 8.000 jamaah dan difungsikan sebagai ruangan tambahan menuju gedung utama yang terletak di belakang gedung utama. Sementara teras raksasa memiliki luas 19.800 m² dan dapat menampung 50.000 jamaah.

Kubah masjid ini berbentuk setengah bola dengan kerangka polyhendra dari Jerman. Kubah ditunjang 12 tiang pilar bergaris tengah 2,5 m dan dilapisi stainless steel serta dihubungkan dengan beton ring berukuran 2,4,5 m. Kontruksi betonnya memiliki garis tengah 45 meter yang melambangkan tahun kemerdekaan Indonesia. Kontruksi beton bertulang seluruhnya berjumlah 92.292,87 m³.

Di tengah kubah tergantung sound system seberat 3 ton. Tertera kaligrafi di sebelah kanan kubah berupa lafaz Allah, di tengahnya tertera Surat Thaha ayat 14 dan di sebelah kirinya terdapat lafaz Muhammad. Di tengah-tengah lingkaran kubah lafaz Ayat Kursi dan Surat Al Ikhlas

Jumlah tiang pancang Masjid Istiqlal sebanyak 5.138 tiang. Menaranya di sebelah timur memiliki ketinggian 6,666 cm yang melambangkan  jumlah ayat dalam Alquran. Sementara diameter menaranya adalah 5 meter dengan puncak menara setinggi 30 m dan berat 28 ton. Bagaimana, luar biasa bukan?

Kegiatan

Masjid Istiqlal selain digunakan untuk aktivitas ibadah juga aktivitas sosial dan kegiatan umum. Saat Anda mengunjung masjid ini, ada beberapa hal dapat dilakukan. Mulai dari mengamati keindahan dan kemegahan arsitekturnya hingga melihat bedug terbesar di Indonesia.

Di dalam Masjid Istiqlal, Anda dapat melihat bedug yang dinobatkan sebagai yang terbesar di Indonesia. Bedug tersebut bergaris tengah bagian depan 2 meter dan garis tengah bagian belakang 1,71, sementara panjangnya adalah 3 meter. Berat bedug ini mencapai 2,3 ton dimana terbuat dari pohon meranti merah Kalimantan Timur yang berumur 300 tahun lebih. Bedug tersebut masih difungsikan sebagaimana mestinya terutama saat menjelang adzan Shalat Jumat.

Di Masjid Istiqlal juga terdapat puluhan ruangan yang terdiri dari dua aula dan beberapa perkantoran. Aula ini berfungsi sebagai tempat diskusi ilmiah dan pertemuan.  Kantor pengurus dapat memberikan Anda informasi yang Anda butuhkan. Berikut ini Kantor Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI)  sebagai Unit Pelaksana Teknis Masjid Istiqlal.

  • Perpustakaan Masjid Istiqlal
  • Koperasi Masjid Istiqlal (KOSTIQ)
  • Pramuka Masjid Istiqlal
  • Taman Kanak-Kanak Masjid Istiqlal
  • Pengajian
  • Poliklinik Masjid Istiqlal
  • KBIH Masjid Istiqlal

Sementara itu, ada juga Lembaga keagamaan yang berkantor di Masjid Istiqlal, yaitu berikut ini.

  • Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat
  • Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pusat
  • Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Tingkat Nasional.
  • Pusat Perpustakaan Islam Indonesia (PPII).
  • Terjemah Al Qur’an system 40 jam.
  • Himpunan Seni dan Budaya Islam (HSBI)
  • Ikatan Persaudaraan Qori Qoriah Hafizh Hafizhah Indonesia (IPQOH)
  • Badan Penasehat Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan Pusat (BP4) Pusat.
  • Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI).
  • Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Islam Indonesia (BMOIWI)
  • Kantor Sekretariat Majelis Ilmuan Muslimah Sedunia Cabang Indonesia.
  • Ruang Sidang dan dua buah aula, salah satunya berukuran 18 x 24 m.
  • Kantor Majalah Tabloid Jumat.
  • Ruang tunggu khusus (VIP)

 

Akomodasi

Karena lokasinya di pusat kota maka dipastikan tidak sulit bagi Anda untuk mencari tempat untuk menginap. Apabila Anda ingin mencari informasi akomodasi terlebih dahulu maka coba buka Cari Hotel. Untuk hotel lainnya, berikut ini referensinya dari Indonesia.travel.

Classic

Jl. KH. Samanhudi 43-45

Jakarta Pusat 12930, Indonesia

Telp : +62 21 3852000

Fax : +62 21 3852001

Classic Inn Residence

Jl. Ki Mangunsarkoro 28

Jakarta Pusat, Indonesia

Telp : +62 21 3900861

Fax : +62 21 331164

Farel

Jl. Gunung Sari II/1

Jakarta Pusat

Telp : +62 21 42801334

Fax : +62 21 4219639

Hotel Bintang Baru Jakarta Pusat

Jl. Dr. Sutomo Jakarta Pusat

Hotel Mega Matra Jakpus

Jl. Matraman Rayam Jakarta Pusat

Telp : +62 21 856-6344|+62 21 856-6355

Penginapan Pondok Cempaka

Jl. Letjen Soeprapto Jakarta Pusat

 

Kuliner

Tidak perlu khawatir mencari tempat makan di sekitaran Masjid Istiqlal. Ada beragam tempat makan yang dapat menggoyang lidah Anda. Nah, berikut ini beberapa tempat makan yang Indonesia.travel referensikan.

Rumah Makan Aceh Seulawah,

Jl. KH Mas Mansyur No. 9C Karet Tengsin, Jakarta Pusat

Telp : +62 21 5735803

24 Dimsum Resto

Graha Mataram 2nd Fl Podium Sarinah Jl. MH Thamrin No. 11

Sarinah, Jakarta Pusat 10310

Telp : +62 21 310 0928

398 Restaurant

Jl. Kramat Jaya Baru Blok H1 Senen

Jakarta Pusat 10560

Telp : +62 21 4288 3570

Cengkeh Resto & Lounge

Juanda 3 No. 31 M Jakarta Pusat

DKI Jakarta – Indonesia

Telp : +62 21 3503 1115

Soto Sapi Dan Bakmi Ayam

Jl. Biduri Pandan Raya No. 36

Kemayoran, Jakarta Pusat 12210

Telp : +62 21 9323 3553

Ayam Bakar Pak Karim

Jl. Rajawali Selatan 7 No. 28

Gunung Sahari, Jakarta Pusat 10720

Telp : +62 21 6471 2059

Ayam Bakar Wong Solo

Jl. Samanhudi No.57 Krekot

Pasar Baru, Jakarta Pusat 10710

Telp : +62 21 380 0448

Ayam Goreng Menteng

Jl. HOS Cokroaminoto No. 91

Menteng, Jakarta Pusat 10310

Telp: +62 21 3190 9230

Ada satu kuliner lezat jangan terlewat saat Anda mengunjungi Masjid Istiqlal, yaitu Ragusa Es Krim Italia. Lokasinya tepat di sebelah Masjid Istiqlal atau  di Jalan Veteran No. 10 Jakarta. (+62-21-375846). Restoran Es krim ini telah berdiri sejak 75 tahun lalu dan hingga kini masih bercitarasa internasional. Dengan harga berkisar Rp18.000,00 – Rp27.000,00 maka Anda sudah dapat menikmati lezatnya es krim Eropa. Cicipi salah satu dari jenisnya seperti: spagethi ice cream, coup de maison, Tutti frutti, Cassata Sicialiana, atau Banana Split. Restoran es krim ini dirintis kakak beradik asal Italia dengan resep keluarga dan tidak menggunakan bahan pengawet. Saat ini Es Krim Ragusa dikelola oleh Ibu Sias Mawarni dan keluarganya.

 

 

Belanja

Di sepanjang Jalan Surabaya ada pasar barang antik dapat Anda kunjungi. Lokasinya terdapat di Kecamatan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. Tempat ini jelas cocok bagi Anda yang suka berburu barang antik. Anda bisa membeli aneka macam barang dari kerajinan, bahkan hingga patung asmat, tenun ulos, mandau, hingga berbagai barang dari bahan kuningan dan perungu cantik seperti lampu antik kompas, vas bunga, dan banyak lainnya.

 

 

Transportasi

Tidaklah sulit untuk menemukan masjid besar berwarna putih ini. Lokasinya mudah dijangkau karena dekat Stasiun Kereta Api Gambir. Dari Stasiun Gambir, Anda dapat berjalan kaki atau menggunakan ojek menuju Masjid Istiqlal. Sementara itu, dari Bandara Soekarno-Hatta menuju arah stasiun, Anda dapat menggunakan kendaraan umum seperti metronimi dan bus Transjakarta.

 

 

Tips

  • Tiket parkir bagi bus wisata di kenakan sebesar Rp10.000,00, tiket kebersihan di kenakan sebesar Rp10.000,00 namun terkadang pihak keamanaan masjid sering memaksa panitia untuk memberikan uang tambahan antara RP25.000,00 sampai Rp50.000,00 per bus wisata.

Jakarta, Modern

Mall of Indonesia: Where Every Day is Holiday

Mall of Indonesia merupakan salah satu mall yang ada di Jakarta dan masih terbilang baru. Mall ini terletak di Jakarta Utara yang merupakan pusat perbelanjaan. Mall ini berdekatan dengan salah satu mall terbesar di Jakarta yaitu Mall Kelapa Gading. Di kawasan ini pula terdapat Fun World yang  seakan versi mininya Dunia Fantasi.

Dibuka pada 18 April 2009, MoI dikenal luas sebagai mall dengan konsep unik karena satu-satunya mall dengan theme park terbesar. Mall ini juga menyediakan tempat untuk memenuhi kebutuhan belanja Anda seperti di Carrefour, Centro, Gramedia, Food Connection and  Electronic Solution, Toys Kingdom, dan Muji.

Di sini Anda dapat menikmati waktu bersama keluarga atau teman menonton fil di Blitz Megaplex. Ada juga Di Lo (online game), Gold’s Gym, Lollipop Family Karaoke, dan Single In-line Skate Hub.

Mall of Indonesia, where every day is holiday

Di Fun Wold anak-anak Anda dapat mencoba wahana Bazooka yaitu sejenis lentera yang bisa bersinar di udara, memanjat tarantula, diputar-putar oleh gelombang dan berayun dengan ayunan Vertigo. Untuk menikmati wahana-wahana ini Anda harus membeli Funcard di kasir Moiland.

Di mall ini tersedia pula beragam  toko yang siap memanjakan hasrat berbelanja Anda. Untuk tempat makannya jangan khawatir jelas di sini tersedia beragam pilihan. Di MoI dapat Anda temukan di antaranya adalah: Aveda Resto, Azura Fashion, BATA  Handbags, Batik Keris Fashion, Beard Papa, Bengawan Solo, Black Canyon Coffee, BreadTalk Resto, Cammomile Fashion, Carthago Fashion, Centro Department, dan lain-lain.

Mall of Indonesia juga sering menjadi tempat pameran, pentas hiburan, dan acara-acara besar lainnya.  Salah satu pameran megah yang menggunakan mall ini adalah Kelapa Gading Travel Fair.

Transportasi

Mall of Indonesia terletak di Kelapa Gading yang sudah menyerupai superblok tersendiri. Aksesnya tersedia cukup banyak dari seluruh penjuru kota. Di sebelah barat kawasan ini, terdapat jalan tol dalam kota yang menghubungkan seluruh wilayah kota dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Di bagian selatan terdapat terminal Pulo Gadung yang melayani ke seluruh jurusan dalam dan luar kota. Selain itu jaringan bus Trans Jakarta jurusan Pulo Gadung-Harmoni juga melintasi sebelah selatan kawasan ini.

Mikrolet yang melintasi Kelapa Gading antara lain M30A jurusan Pulogadung-Tanjung Priok dan M37 jurusan Pulogadung-Senen.

Angkutan kota yang melayani penumpang tujuan Kelapa Gading antara lain: KWK U04 jurusan Rawamangun-Kelapa Gading dan KWK U13 jurusan Sunter-Kelapa Hibrida Raya.

Kelapa Gading Square
Jl. Raya Boulevard Barat
Kelapa Gading Jakarta 14240
Telp : 021 4586 7888
Fax  : 021 4586 7889

Website: www.mallofindonesia.com

Jakarta, Modern

Komplek Gelora Bung Karno: Pusat Olahraga, Pameran dan Hiburan, serta Kebanggaan Indonesia

Gelora Bung Karno adalah sebuah fasilitas sekaligus prasarana olahraga yang berlokasi di pusat kota Jakarta. Gelora Bung Karno memiliki luas area sekitar 284,2 hektar termasuk kawasan ruang terbuka hijau sebagai paru-paru kota yang berfungsi juga sebagai resapan air.

Gelora Bung Karno atau Gelanggang Olah Raga Bung Karno lahir sebagai manifestasi impian presiden pertama Indonesia yaitu Ir. Soekarno. Beliau memimpikan tersedianya ruang terbuka bagi warga Jakarta, pusat olah raga nasional, pusat pertemuan, ruang hiburan, dan tempat bersantai. Pembangunan Gelora Bung Karno saat itu yang terpenting adalah sebagai  saranan untuk kegiatan Asian Games ke-4 tahun 1962.

Gelora Bung Karno adalah pasak sejarah olah raga dan juga kebanggaan bangsa Indonesia. Banyak kegiatan olahraga pernah di gelar di sini diantaranya adalah Sea Games, Asian Games, Sepakbola Piala Asia, Thomas Cup dan Uber Cup serta kegiatan olahraga internasional lainnya.

Pada 8 Februari 1960, di depan khalayak umum yang juga dihadiri Wakil Perdana Menteri Uni Soviet saat itu, Anastas Mikoyan, Presiden Indonesia Soekarno, menancapkan pancang utama  awal pembangunan kompleks olah raga tersebut. Saat itu hubungan dengan Uni Soviet sangat baik sehingga Soekarno mendapatkan persetujuan pinjaman lunak sebesar US$ 12,5 juta yang ditandatangani pada 23 Desember 1958. Dengan pembiayaan tersebut, pembangunan dimulia dari tahun 1960 hingga diresmikan secara umum pada 24 Agustus 1962. Bagi masyarakat tahun 60-an, pembangunan mega proyek tersebut begitu mengesankan dan mengundang perhatian. Masyarakat merasa bangga dapat berkunjung ke tempat ini meski sekadar singgah.

Wangsanajan atau Wangsanayan adalah cikal bakal kata Senayan yang sekarang kita kenal

Dari biro peta topografik Batavia (Topographisch Bureau Batavia) tahun 1902, kawasan yang sekarang menjadi kompleks Gelora Bung Karno disebut sebagai daerah Wangsanajan, atau Wangsanayan, yaitu seorang tuan tanah saat itu.  Dari namanya kata Senayan muncul. Ada sumber lain mengisahkan bahwa kata ‘senayan’ bermakna ‘main kuda’ dalam bahasa Betawi. Hal itu terkait permainan polo dengan berkuda yang biasa dilakukan orang Inggris saat pemerintahan Thomas Stamford Raffles (1808-1811).

Dari total kawasan seluas 279.1 hektar, bagian kompleks olah raga yang pertama rampung tahun 1961 adalah fasilitas akuatik kolam renang yang mampu menampung 8.000 pengunjung. Fasilitas tersebut dapat bertahan lama, hingga direnovasi pada tahun 1988. Fasilitas selanjutnya yang siap digunakan secara umum ialah lapangan tenis yang berkapasitas tempat duduk sebanyak 5.200 orang pada bulan Desember  1961.

Presiden Soekarno mengabadikan atap oval Stadion Utama Istora Bung Karno dengan nama Temu Gelang

Berikutnya beberapa fasilitas lain selesai dirampungkan, seperti stadion sepak bola Madya, lapangan tenis, Istora atau Istana Olah Raga yang merupakan stadium indoor untuk berbagai jenis olah raga, lapangan basket, dan akhirnya Stadion Utama Istora Bung Karno yang terkenal dengan atap bentuk oval-nya yang disebut sejak awal oleh Presiden Soekarno sebagai  ‘Temu Gelang’.

Stadion Utama Istora Bung Karno merupakan salah satu stadion sepak bola terbesar di dunia dengan kapasitas penonton sebanyak 100.000 orang. Berikutnya, kapasitasnya mengalami renovasi menjadi berkapasitas 88,000 orang tahun 2007. Gelora Bung Karno memiliki fasilitas olahraga yang dapat mendukung kegiatan olahraga bertaraf nasional, regional, hingga internasional.

Pengembangan kawasan Gelora Bung Karno tidak berhenti saat Asian Games tahun 1962. Pembangunan terus berlanjut, hingga kini terdapat lapangan panah, golf, bangunan untuk anggar, senam, dan lainnya. Bahkan, pada saat dikelola oleh Yayasan Gelanggang Olah Raga Senayan (YGORS), penyusutan luas kawasan kompleks olah raga ini terjadi karena penggunaan untuk kantor-kantor pemerintahan dan juga kawasan perdagangan. Saat ini nampak kantor Kementerian Kehutanan, Kementerian Pendidikan Nasional, DPR/ MPR RI, dan juga sekolah serta kantor kepala daerah. Mall dan plasa pun berdiri di antara hotel-hotel besar berbintang seperti The Sultan (yang asalnya Hotel Hilton), Hotel Mulia, dan Atlet Century Park Hotel.

Nama Gelora Bung Karno sempat dirubah menjadi Gelora Senayan saat Pemerintahan  Orde Baru. Di masa pemerintahan Presiden Abdul Rahman Wahid, nama Gelora Senayan diganti menjadi Gelora Bung Karno. Walau demikian, pemerintahan Presiden Soeharto yang lama telah menanamkan nama Senayan telah tertanam di benak masyarakat sehingga saat ini pun kata Senayan masih terdengar lebih populer.

Sebagai salah satu bagian dari kawasan olah raga terpadu, sekitar Gelora Bung Karno dibangun pula kantor pusat Televisi Republik Indonesia (TVRI) yang diresmikan pada 24 Agustus 1962. Hari tersebut sekaligus menandakan kesiapan bangsa Indonesia menyiarkan siaran olah raga secara nasional, terutama saat Asian Games ke-4 tahun 1962.

Ratusan atlit bahkan ribuan telah keluar masuk Gelora Bung Karno untuk memahatkan prestasinya

Beberapa atlit yang berhasil menorehkan prestasi tingkat nasional hingga internasional di berbagai cabang olah raga. Tinju, badminton, renang, sepak bola, dan bela diri merupakan segelintir cabang olah raga yang telah membantu mempopulerkan nama Gelora Bung Karno, dan juga nama Indonesia.

Anda mungkin ingat beberapa nama terkenal berikut ini yang pernah menorehkan prestasinya di Gelora Bung Karno, yaitu: Mohammad Ali, Saoul Mamby, Thomas Americo, Ju Do Chun, Wayne Mulholland, Cesar Polanco, Dong Chun Lee, Khaosai Galaxy, Samuth Sitnaruepol, Nico Thomas, Elyas Pical, and Chris John.

Dari cabang bulu tangkis ada atlit legendaris seperti Rudy Hartono, Icuk Sugiarto, Liem Swie King, dan Ivana Lie adalah yang akan selalu dikenang dan tak terpisahkan prestasinya dari Gelora Bung Karno.

Seniman dan Pengusaha pun Memeriahkan Gelora Bung Karno

Tidak hanya atlit yang prestasinya menembus kawasan olah raga terpadu ini. Musisi dari dalam dan luar negeri pun menjadikan fasilitas di kawasan  ini sebagai panggung unjuk kebolehan. Beberapa pertunjukan yang pernah mengguncang Gelora Bung Karno, misalnya: Jakarta International Java Soulnation Festival, JakJazz Festival, Rihanna Live in Concert, Incubus, Maroon 5, N.E.R.D., Ne-Yo, Rick Price, Deftones, Two Door Cinema Club, Janet Jackson, Iron Maiden, Bring Me The Horizon, Bruno Mars, dan Kitaro.

Bagi para pebisnis kelas dunia, Gelora Bung Karno pun telah biasa dijadikan gelaran yang strategis bagi produk mereka dalam berbagai pameran yang eksklusif. Mulai dari otomotif, furniture, perlengkapan olah raga, produk budaya dan pariwisata, serta kerajinan cantik yang dapat memukau pembeli dan rekan usaha.

 

Kegiatan

Sebagai pusat kemeriahan ajang olah raga, hiburan, dan pertemuan maka Komplek Gelora Bung Karno merupakan tempat besar dangan skala kegiatan besar pula. Pihak Pengelola Komplek Gelora Bung telah berkerja sama dengan beberapa mitra untuk menyediakan fasilitas bagi masyarakat umum yang ingin melakukan kegiatan olahraga atau rekreasi di sekitarnya.

Fasilitas pendukung yang dapat Anda temukan adalah:

  • Pusat Bisnis
  • Pusat Perbelanjaan Modern
  • Pameran
  • Konferensi Internasional
  • Hotel dan akomodasi bertaraf International
  • Showbiz dan Entertaiment.

Saat ini fasilitas utama olah raga yang tersedia di Komplek Gelora Bung Karno di antaranya adalah berikut ini:

  • Stadion Utama : Lapangan Sepak Bola.
  • Stadion Tenis: Lapangan Tertutup (Indoor), Lapangan Keras (Hardcourt), Lapangan Tanah Liat (Gravel).
  • Gedung Serbaguna: untuk acara kesenian, pesta pernikahan, rapat.
  • Stadion Renang : Kolam Renang bertaraf internasional, Kolam Polo Air dan Loncat Indah.
  • Gedung Olahraga: Basket, Volley, Bulutangkis, Menembak.
  • Istora : Multifungsi.
  • Sarana Olahraga lainnya: Golf dan Driving Range.
  • Poliklinik : fasilitas kesehatan.

 

 

Transportasi

Tempatnya yang luas dan akses yang mudah dari berbagai arah di Jakarta, menjadikan Gelora Bung Karno sebagai salah satu pusat pertunjukan favorit di negeri ini. Untuk menuju Gelora Bung Karno relatif mudah karena letaknya strategis di jantung kota metropolitan Jakarta.

Taxi dan bus tidak jauh dari jalur lalu lintas Komplek Gelora Bung Karno. Dari Bandara Soekarno-Hatta, Anda hanya perlu waktu sekitar 40 menit hingga 1 jam untuk mencapai lokasi ini. Bila Anda ada di Stasiun Kereta Api Gambir maka taxi atau bus menuju Gelora Bung Karno hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit saja.

 

Tips:

Untuk memudahkan Anda mencari informasi lengkapnya di situs penglolanya yaitu http://www.gelorabungkarno.co.id/, atau dapat menghubungi alamat berikut.

KANTOR PUSAT

Kantor Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno

Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta 10270

Telp: +6221-5734070

Fax: +6221-5701862

UNIT I (STADION UTAMA)

Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno Unit I: Stadion Utama

 Jalan Pintu V-VI Lingkar Senayan, Jakarta 10270

Telp: +6221-5734070 Ext. 307

Fax:+6221-5701862

UNIT II (GEDUNG OLAHRAGA)

Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno Unit II: Gd. Basket

 Jalan Asia Afrika Senayan, Jakarta 10270

Telp: +6221-5734070 Ext. 475

Fax:+6221-5701862

UNIT III (ISTANA OLAHRAGA/ISTORA)

Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno Unit III: Istora

 Jalan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Senayan, Jakarta 10270

Telp: +6221-5734070 Ext. 472

Fax:+6221-5701862

UNIT IV (STADION TENNIS)

Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno Unit IV (Stadion Tennis)

 Jalan Pintu I No.6 Senayan, Jakarta 10270

Telp: +6221-5734070 Ext. 479

Fax:+6221-5701862

UNIT V (GEDUNG SERBAGUNA)

Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno Unit V: Gedung Serba Guna

 Jalan Pintu I Senayan, Jakarta 10270

Telp: +6221-5734070 Ext. 302/300

Fax:+6221-5701862

UNIT VI (STADION RENANG)

Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno Unit VI: Stadion Renang

 Jalan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Senayan, Jakarta 10270

Telp: +6221-5734070 Ext. 462

Fax:+6221-5701862

UPT POLIKLINIK

Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno Unit Direksi: Gd. Direksi

 Jalan Pintu I Senayan, Jakarta 10270

Telp: +6221-5734070 Ext. 248

 

Budaya, Jakarta

Cingkrik Goning: Pencak Silat Khas Betawi di Taman Mini Indonesia Indah

 

Jejak masa lalu masyarakat kota Jakarta lekat dengan budaya pencak silat betawi. Pencak silat telah mewarnai kehidupan masyarakat betawi yang saat itu dikenal juga dengan nama maen pukulan. Masyarakat Betawi khususnya laki-laki seakan wajib mempelajarinya beriringan dengan menimba ilmu agama Islam.

 

Betawi terkenal dengan tokoh-tokoh silatnya dan juga aliran jurusnya seperti Cingkrik, Gie Sau, Beksi, Kelabang Nyebrang, Merak Ngigel, Naga Ngerem dan banyak lainnya..

Silat betawi terkenal dengan aliran silatnya yang beragam sesuai asal kampung atau daerah perkembangan aliranya. Karena itu pula masyarakat betawi sering menyebut kelompok mereka berdasarkan tempat tinggalnya, seperti Orang Rawabelong, Orang Kemayoran, atau Orang Senen. Perubahan penamaan berdasarkan daerah ini baru bergeser tahun 1923 sejak Moh Husni Thamrin dan tokoh masyarakat betawi mendirikan Perkumpulan Kaum Betawi sebagai sebuah kelompok etnis sosial yang lebih luas dan dikenal dengan nama orang Betawi.

Hampir di setiap kampung di Betawi terdapat jagoan silat, mereka menjaga kampung dan disegani karena tingkah lakunya yang terpuji. Jagoan kampung ini menggunakan ilmu beladiri untuk mengajak pada kebaikan dan menjauhi kezaliman. Keberadaan mereka sangat di hormati masyarakat Betawi, terlebih karena dekat dengan ulama dan mengayomi masyarakat.

Ada beragam aliran silat Betawi yang sekarang masih dikembangkan warisan turun-temurun. Keragaman aliran silat betawi turut diwarnai silat dari daerah lain seperti silat aliran Sahbandar, Kuntao (China) dan beberapa aliran silat dari Sunda.

Saat ini salah satu aliran silat betawi yang khas dan dikenal dengan cukup khas sebagai silat betawi pada umumnya adalah silat cingkrik. Silat cingkrik telah masuk ke berbagai pelosok kampung Betawi dan memiliki banyak turunan alirannya, selain juga aliran silat beksi yang tersebar luas.

Anda dapat menemukan atraksi dan keindahan gerakan aliran silat cingkrik setiap Sabtu pagi di aula Padepokan Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Ada ruangan terbuka seluas 10×10 meter persegi yang ditapaki oleh kaki-kaki pesilat Betawi yang lincah. Padepokan ini dipimpin Tubagus Bambang Sudrajat yang dikenal sebagai guru besar aliran silat betawi cingkrik goning. Guru besar silat ini belajar silat sejak usia 11 tahun dan di usia 30 tahun ia mengajarkan ilmu warisan leluhur ini sebagai pesan dari leluhurnya.

Cingkrik goning adalah aliran silat yang yang mengandalkan kelenturan dan kecepatan. Aliran silat ini merupakan silat yang murni menggunakan teknik fisik dan tidak ada hitungan satu, dua, tiga seperti bela diri lain, tetapi hanya ada hitungan satu, yaitu ‘lawan sudah harus jatuh’.  Aliran cingkrik goning selalu berusaha untuk masuk dan mengunci lawan dengan tidak banyak berlama-lama bertukar pukulan atau tendangan.

Keahlian bela diri aliran cingkrik goning diidentikan dengan kisah Si Pitung, seorang tokoh jagoan Betawi tempo dulu.

Gerakan utama dalam silat ini menggunakan satu kaki untuk melompat. Karena gerakan ini orang Betawi kemudian menyebutnya jejingkrikan dan kemudian disebut jingkrik atau cingkrik. Aliran cingkrik pertama kali dikembangkan oleh Ainin bin Urim yang biasa dipanggil Engkong Goning (1895-1975) di Rawa Belong, Kebon Jeruk dan Jembatan Dua. Engkong Goning yg merupakan pejuang dari wilayah Kedoya. Ilmunya kemudian diturunkan kepada Usup Utay, yang kemudian menurunkan kepada mantunya yaitu Tubagus Bambang Sudrajat yang kini memimpin padepokan silat di TMII.

Saat ini aliran cingkrik terbagi dua yaitu cingkrik sinan dan cingkrik goning.  Perbedaan di antara keduanya adalah cingkrik sinan menggunakan ilmu kontak sementara cingkrik goning hanya mengandalkan kelincahan fisik.

Silat Betawi umumnya menonjolkan serangan tangan dan kaki yang sangat cepat..

Cingkrik goning mengaplikasi sistem tingkatan dimana yang tertinggi adalah sabuk merah dengan lima strip. Untuk mencapai tingkatan tersebut memakan waktu maksimal 7 tahun dimana seseorang harus menguasai 4 tahapan. Pertama, menguasai 12 jurus dasar cingkrik goning. Kedua, belajar sambut. Ketiga, mempelajari 12 jurus dasar yaitu 80 bantingan khas cingkrik goning. Keempat, adalah jual beli atau bertarung.

Jadi, sekarang saatnya Anda melihat atau memberanikan diri datang ke TMII untuk bersentuhan dengan kelincahan aliran silat Betawi ini. Mempelajari ilmu bela diri silat betawi akan membawa Anda mempelajari kandungan filosofi dan teknik yang tidak kalah mengagumkan dengan ilmu bela diri lainnya dari luar.