Home Blog Page 156

BORNEO EXTRAVAGANZA 2015 HADIR DI BANDUNG

Acara dua tahunan sekali, Borneo Extravaganza akan kembali hadir dan kali ini akan diselenggarakan di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada 27-29 November 2015. Tahun tersebut acara akan mengambil tempat di Bandung Indah Plaza, salah satu mall tertua dan terpadat di Kota Bandung. Pameran akan berlangsung pukul 12.00 – 14.00 WIB kemudian dilanjutkan pukul 19.00 – 21.00 WIB.

Borneo Extravaganza sendiri merupakan event dua tahun sekali yang diselenggarakan sejak 2004. Penyelenggaraan Borneo Extravaganza tahun depan akan diselenggarakan rutin menjadi tahunan dan masih sama untuk mempromosikan pariwisata di Pulau Kalimantan (Borneo) ke kota-kota lain di Tanah Air.

Acara ini berupaya meningkatkan citra Pulau Kalimantan serta mewadahi Pemda se-Kalimantan untuk berpromosi secara terpadu sekaligus menyebarkan informasi tentang daya tarik pariwisata Pulau Kalimantan.

Dalam jumpa pers, Asdep Pengembangan Segmen Pasar Personal, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata, Raseno Arya, mengutarakan bahwa acara Borneo Extravaganza 2015 diharapkan mampu mempromosikan berbagai tujuan wisata dari berbagai provinsi di Pulau Kalimantan.

Acara Borneo Extravaganza 2015 akan diisi beraneka pertunjukan seni budaya berupa atraksi budaya suku Dayak, budaya Tionghoa, tarian khas Melayu, obat tradisional, serta pameran kerajinan khas Kalimantan. Akan ada pula pameran batu permata dari Martapura. Seperti perhelatan sebelumnya, Borneo Extravaganza 2015 juga akan menghadirkan sekira 17 peserta pameran dari Pemerintah daerah se-Kalimantan, biro perjalanan wisata yang menawarkan berbagai paket perjalanan wisata Kalimantan, serta hasil kerajinan tangan daerah tentunya.

Penyelenggaraan Borneo Extravaganza sebelumnya terbukti dapat mendorong peningkatan kunjungan wisata ke provinsi di Pulau Kalimantan. Peningkatan khususnya dialami Provinsi Kalimantan Timur dimana jumlah wisman dan wisnus sejak 2013-2014 mencapai 1 juta orang seiring jumlah tujuan wisatanya yang juga meningkat hingga 425 destinasi. Peningkatan pendapatan daerah Kaltim dari sektor pariwisata pada 2013 mencapai Rp327,99 miliar atau naik 22,35%.

MALAM APRESIASI LOMBA PENULISAN ARTIKEL WISATA BAHARI: “ANUGERAH PESONA BAHARI 2015”

Malam apresiasi pengumuman dan penyerahan hadiah lomba menulis wisata bahari, Piala Menteri Pariwisata “Anugerah Pesona Bahari 2015” akan digelar pada 17 November 2015 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata. Ini adalah malam penghargaan bagi wartawan yang telah mengikuti Lomba Penulisan Artikel (feature) Wisata Bahari Tingkat Nasional. Penyerahan piala akan diberikan langsung oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya.

Lomba ini diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata melalui www.indonesia.travel bekerja sama dengan Forum Wartawan Pariwisata Indonesia (Forwarpar) untuk meningkatkan kepedulian wisata bahari dan diharapkan dapat berkontribusi terhadap jumlah wisatawan yang datang ke Tanah Air. Lomba penulisan artikel ini juga merupakan bentuk apresiasi kepada wartawan atas tulisan mereka di media terkait promosi pariwisata bahari di Tanah Air.

Kegiatan tersebut akan memperebutkan total hadiah Rp 100 Juta dan Piala Menteri Pariwisata RI “Anugerah Pesona Bahari 2015”, dengan kategori Media Cetak Koran, Media Cetak Majalah dan Media Online. Juara Terbaik I Rp10 juta; Juara Terbaik II Rp8 Juta; Juara Terbaik III Rp7 juta; Juara Harapan I Rp5 juta; Juara Harapan II Rp3,5 juta ; Juara Harapan III Rp2,5 juta.

Lomba Penulisan Artikel (feature) Wisata Bahari bagi wartawan telah dibuka sejak 1 Juli dan ditutup hingga 15 September 2015. Beberapa pihak yang akan dilibatkan dalam dewan juri diantaranya adalah: Didien Junaedy (Ketua Gahawisri), Raymond T Lesmana (Praktisi Bahari), Krishna Nur Pribadi (Dosen Institut Teknologi Bandung), Arifin Hutabarat (Wartawan Pariwisata Senior), serta Esthy Reko Astuty (Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kemenpar).

Wartawan dari seluruh Indonesia berhak mengikuti Lomba Penulisan Artikel Wisata Bahari 2015. Tak hanya wartawan pariwisata, wartawan di berbagai bidang lainnya juga diperkenankan mengikuti kompetisi ini.

Kegiatan “Anugerah Pesona Bahari 2015” selain untuk mempromosikan wisata bahari di Tanah Air juga diharapkan dapat mendukung Indonesia sebagai “Poros Maritim Dunia” mengingat negara ini adalah negara maritim terbesar di dunia dengan perairan seluas 93.000 km². Sebagai negara bahari terluas, kondisi geografis Indonesia meliputi kepulauan dengan jumlah total mencapai 17.504 pulau (113.466 pulau terdaftar di PBB). Panjang garis pantai wilayah NKRI sekira 81.000 km² atau hampir 25% dari panjang pantai di dunia. Dengan semua potensi bahari yang dimilikinya baik di darat maupun di bawah laut maka tidak mengherankan Indonesia sangat memungkinkan menjadi negara terdepan dalam pariwisata bahari dunia.

 

FESTIVAL DANAU TOBA 2015 DI KARO

Festival ini perlu masuk dalam kalender berlibur Anda! Festival Danau Toba (FDT 2015) akan dilaksanakan di Kabupaten Karo pada 19-22 November 2015. Penyelenggaraan FDT 2015 diharapkan menjadi festival internasional bercitra kuat dan diakui dunia sebagai destinasi berbasis geopark yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.j

Festival Danau Toba akan disemarakkan dengan berbagai kegiatan berupa atraksi seni budaya dan wisata olahraga, diantaranya adalah: karnaval ulos, geopark karnaval, upacara tradisi, lomba solu bolon, lomba vocal solo, lomba paduan suara, lomba renang rakyat, lomba binaraga, lomba fotografi FDT, pameran, fashion show etnik, seminar, serta hiburan artis ibukota daerah.

FDT merupakan acara wisata tahunan yang telah berlangsung sejak 2013. Festival ini dahulu diberi nama Pesta Danau Toba yang telah berlangsung sejak 1982. Pada mulanya Pesta Danau Toba merupakan sebuah event lokal yang diselenggarakan sebagai wujud rasa syukur masyarakat atas keberadaan Danau Toba. Danau ini mempunyai peran penting bagi kehidupan suku batak yang tinggal di pesisir Danau Toba.

Pemerintah Kabupaten Karo dipercaya sebagai Kabupaten Karo dipilih sebagai tuan rumah karena dianggap siap. Selain itu, Karu merupakan kabupaten di sekitar Danau Toba yang belum pernah mendapat giliran melaksanakan festival tersebut namun keindahannya tidak kalah dengan kabupaten lainnya.

Danau Toba sendiri adalah salah satu dari 10 destinasi pariwisata yang menjadi priotitas Kawasan Strategi Pariwisata Nasional (KSPN). Pembangunan 10 destinasi pariwisata ini diharapkan akan mendorong peningkatan arus investasi pariwisata serta kunjungan wisatawan yang ditargetkan sebanyak 20 juta wisman dan 275 wisnus pada 2019 mendatang.

Danau Toba merupakan salah satu keajaiban wisata alam yang menakjubkan dimana merupakan danau terluas di Asia Tenggara dan terdalam di dunia (450 meter). Danau bertipe vulkanik ini merupakan danau terbesar kedua di dunia sesudah Danau Victoria di Afrika. Sekitar Danau Toba berupa hutan pinus yang tertata asri dihiasi beberapa air terjun yang memesona. Di tengah Danau Toba terdapat sebuah pulau vulkanik (Pulau Samosir). Kini Danau Toba menjadi salah satu tujuan wisata terbaik di Indonesia yang begitu indah. Tempat dimana pengunjung dapat melakukan berbagai macam kegiatan untuk menikmati keindahan alam seperti mendaki gunung, berenang, atau berperahu layar. Udaranya bersih dan sejuk harmonis dengan suasana santai masyarakatnya yang ramah.

Untuk menuju Danau Toba, Anda dapat menjadikan Medan sebagai pintu gerbang. Tersedia penerbangan dari berbagai kota besar di Indonesia. Berikutnya lanjutkan perjalanan ke Parapat yang berjarak 176 km dari Medan dan dapat dijangkau sekitar 6 jam dengan bus. Ada dua rute bus yaitu Medan-Parapat atau melalui Medan-Brastagi, ongkosnya sekira Rp40.000,-. Anda juga dapat menaiki taksi ber-AC dari Medan ke Parapat dengan ongkos sekitar Rp70.000,- dengan perjalanan selama 4 jam.

PARIAMAN ASTC TRIATHLON ASIAN CUP 2015

Federasi Triathlon Indonesia (FTI) sebagai organisasi resmi penyelenggara event-event olahraga Triathlon di Indonesia tahun ini kembali menggelar event Internasional. Kali ini Pariaman di Provinsi Sumatera Barat akan menjadi tuan rumah acara Pariaman ASTC Triathlon Asian Cup 2015. Acaranya akan berlangsung di Pantai Gandoriah, Kota Pariaman, pada 28 – 29 November 2015.

Pariaman ASTC Triathlon Asian Cup 2015 akan diikuti oleh 12 negara. Lombanya sendiri meliputi: renang (750 m), bersepeda (20 km), dan lari (5 km) dan terbagi dalam lima kategori perlombaan berikut ini.

  1. Elite Sprint Triathlon yang dapat diikuti oleh pria dan wanita dengan usia 16 tahun ke atas
  2. Age Group Duathlon dapat diikuti oleh pria dan wanita degan usia 18 tahun ke atas
  3. Age Group Triathlon yang hanya dapat diikuti oleh pria saja dan usia 18 tahun ke atas
  4. Triathlon TNI & Polri
  5. Sprint Duathlon ( Corporate & PNS ) dapat diikuti pria dan wanita dengan usia 16 tahun ke atas.

Pariaman ASTC Triathlon Asian Cup 2015 akan memperebutkan total hadiah 375 Juta. Khusus bagi Juara 1 dan Juara 2 dari Indonesia akan mewakili dalam event Asian Championship di Jepang pada 2016.

Olahraga triathlon sendiri mulai dirintis di Indonesia sejak 1995. FTI (Federasi Triathlon Indonesia) menjadi wadah federasi triathlon yang aktif dan berprestasi di tingkat nasional dan ITF (Indonesian Triathlon Federation) sebagai organisasi resmi penyelenggara event-event olahraga Triathlon di Indonesia.

Pariaman merupakan kota pesisir di utara Kota Padang dan terkenal sebagai tempat penyelenggaraan acara budaya Festival Tabuik. Untuk menuju Pariaman Anda dapat melakukan perjalanan ke Padang, ibu kota Sumatera Barat. Anda harus menginap di Padang sebelum menuju Pariaman, kecuali jika berencana untuk tinggal dan bermalam di dusun yang sunyi dan damai. Anda bisa menyewa sepeda motor atau mobil dari Padang untuk menuju ke arah utara mengikuti rute jalan menuju Danau Maninjau. Kota ini dapat ditempuh sekitar 1 jam. Jika Anda menggunakan transportasi umum, perjalanan akan memakan biaya sekitar Rp10.000,00.

Informasi dan keterangan silakan mengunjungi laman berikut.

 

LOVELY DECEMBER VIII

Kegiatan tahunan Lovely December VII kembali digelar di Toraja Utara, Sulawesi Selatan, pada 9 November 2015, dengan mengangkat tema “Toraja Goes to the World Cultural Heritage“.

Lovely December dimulai dengan kegiatan jelajah Toraja Utara dengan sepeda, kemudian diselenggarakan lari wisata massal, penulisan wisata Toraja melalui blog website, pameran dan festival, kuliner khas Toraja, atraksi permainan rakyat dan seni budaya daerah, festival lagu daerah serta upacara adat Rambu Solok.

Keesksotikan Toraja telah banyak mengundang wisatawan untuk berkunjung ke tempat yang terkenal dengan pemakaman Rambu Solok dan upacara mayat Ma-Nene yang berlangsung tiga tahun sekali ini. Masyarakat Toraja percaya bahwa adat istiadat harus selalu dipelihara, karena jika tidak maka dapat mempersulit kehidupan mereka yang telah dibangun sejak zaman nenek moyang.

Kegiatan Lovely December adalah salah satu program pemerintah ditujukan untuk promosi wisata dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Toraja, juga sebagai bagian untuk menyambut Hari Raya Natal bagi masyarakat Toraja yang mayoritas beragama kristen. Acara tahunan ini berlangsung sepanjang bulan desember 2015 atas kerjasama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan pemerintah kabupaten terkait.

Toraja sendiri merupakan salah satu tempat konservasi peradaban budaya Proto Melayu Austronesia yang masih terawat hingga kini, sehingga pemerintah Indonesia mengajukan kawasan wisata di Sulawesi Selatan ini ke UNESCO untuk menjadi situs warisan dunia sejak 2009. Konsep yang diusung adalah “Semakin Melestarikan Semakin Mensejahterakan”.

Ketika Anda pergi ke dataran tinggi Tana Toraja maka bersiaplah terpesona keindahan alamnya yang menakjubkan. Di saat yang sama ada daya tarik dari masyarakatnya telah mempertahankan kepercayaan dan tradisi mereka dalam siklus kehidupan yang kekal dan kematian di Bumi.

Toraja terkenal dengan upacara kematian yang dapat berlangsung selama berhari-hari melibatkan seluruh penduduk desa. Tidak hanya pada saat berkabung tetapi juga untuk acara hiburan dan persaudaraan komunitas yang ada.

FESTIVAL BAHARI RAJA AMPAT 2015

Popularitas dan keberadaan Raja Ampat di Provinsi Papua Barat sebagai lokasi menyelam kelas dunia perlu dijaga dan ditingkatkan. Salah satu upayanya adalah dengan menggelar Festival Bahari Raja Ampat 2015 yang akan berlangsung di Pantai Waisai Tercinta, Raja Ampat, Papua Barat, pada 18-21 Oktober 2015.

Selain menjadi sarana promosi pariwisata, melaui penyelenggaraan festival bahari yang berbasis maritim dan keragaman budaya tersebut, Raja Ampat diharapkan menjadi wahana pelestarian seni budaya masyarakat dan pelestarian alam terutama pantai serta biota laut yang menjadi ikon Raja Ampat.

Event tahunan ini diharapkan dapat membangkitkan peran serta masyarakat dalam melestarikan dan mengembangkan alam serta budaya masyarakat setempat untuk meningkatkan kesejahteraan. Hal ini seperti diutarakan Menteri Pariwisata Arief Yahya sesuai dengan tema peringatan Hari Pariwisata Dunia tahun ini yaitu “One Billion Tourist, One Billion Opportunities,” yang kemudian turunannya kita gunakan tema “Semakin Dilestarikan, Semakin Mensejahterakan”.

Festival Bahari Raja Ampat 2015 akan menampilkan serangkaian kegiatan menarik diantaranya lomba tarian dan lagu tradisional yospan, wayase, suling tambur, serta lagu-lagu tradisional yang diikuti peserta distrik, kabupaten/kota, paguyuban dan sanggar seni.

Diselenggarakan juga kegiatan pemilihan duta wisata Papua Barat yang diikuti putra-putri dari 12 kabupaten/kota Papua Barat, kontes batu akik untuk menampilkan batu asli Raja Ampat, serta kegiatan konservasi laut yang melibatkan masyarakat setempat dengan melakukan aksi bersih pantai, pemberian bak sampah, serta pelepasan tukik penyu belimbing.

Kegiatan lain yang menarik adalah mengikuti paket wisata dengan melakukan dive tour, jelajah kampung, serta tour bird watching.

Raja Ampat atau ‘Empat Raja’ adalah nama yang diberikan untuk pulau-pulau indah di salah satu wilayah timur Indonesia. Sebuah nama yang berasal dari mitos lokal. Empat pulau utama dari empat raja dimaksud adalah Waigeo, Salawati, Batanta, dan Misool yang merupakan penghasil lukisan batu kuno.

Pecinta wisata bawah laut dari seluruh dunia datang ke Raja Ampat untuk menikmati pemandangan bawah laut terbaik yang mengagumkan. Mulailah tur Anda dari sini dengan menyelam di bawah lautnya yang paling indah. Jelajahilah dinding bawah laut yang vertikal dan rasakan ketegangan melihat kelayaan bahwah laut yang megah. Meski Anda berdebar-debar saat terombang-ambing arus laut namun itu pastinya akan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan di Raja Ampat.

Untuk mencapai ke sini, gunakan penerbangan menuju Sorong yang dilayani beberapa maskapai nasional. Sesaat berada di Sorong, berikutnya Anda perlu menyebrangi laut selama 2 jam dari Sorong menuju Waisai yang dilayani Kapal Perintis dan Kapal Wisata serta Kapal ASDP dengan rute Sorong-Saonek dan Waisai.

FESTIVAL NUSA PENIDA 2015: “ENJOY THE BLUE PARADISE”

Jadwalkan liburan Anda di bulan Oktober ke Bali dengan menghadiri sebuah festival menarik yang digelar Pemerintah Kabupaten Klungkung didukung Kementerian Pariwisata. Acaranya tersebut bernama Festival Nusa Penida 2015 dan akan berlangsung di Lembongan pada 2 – 4 Oktober 2015. Tahun ini tema yang diusung adalah “Enjoy the Blue Paradise” yang akan mengajak wisatawan menikmati pesona bahari dan pesisir Nusa Penida sebagai destinasi wisata baru di Bali.

Berbagai kegiatan bernuansa bahari akan hadir diantaranya pawai ogoh-ogoh satwa laut, pementasan massal tari khas Nusa Penida, live music, pameran UMKM, touring, snorkeling dan mangrove tour. Peserta dan wisatawan juga akan diajak melakukan aksi bersih pantai, melakukan transplantasi terumbu karang, juga ikut serta dalam pendidikan alam bahari.

Panitia juga menggelar lomba perahu nelayan, tari rejang dewa massal di laut, lomba busana Bali bagi wisatawan asing, lomba surfing, dan  ada pula uniknya lomba ‘ngeles’ tali dan mengikat rumput laut, lomba megolok sampan, serta lomba photography.

Untuk jelasnya berikut beberapa kegiatan dalam Nusa Penida Festival 2015.

Pawai Ogoh-ogoh Biota Laut

Biota laut Nusa Penida sangat beragam karena ada di segitiga emas terumbu karang dunia. Untuk menunjukkannya pada wisatawan dan tamu undangan pada Nusa Penida Festival 2015 divisualisasikan dalam pawai ogoh-ogoh berbentuk biota laut flora dan fauna Biota laut di Nusa Penida. Misalnya parimanta, mola-mola dan lain-lainnya.

Tari-tarian Nusa Penida

Budaya Nusa Penida terjaga secara alami. Asimilasi dan akulturasi budaya sulit terjadi di Pulau Nusa Penida karena harus melintasi laut yang jauh denga Bali daratan. Seni dan tari di Nusa Penida khas dan unik. Ada di Nusa Penida tidak ada di tempat lain. Misalnya tari jangkang, Gandrung Bungan Urip, Sanghyang Gerodog dan lainnya.

Upacara Pekelem

Upacara pekelem adalah upacara yang dilakukan umat Hindu dengan menenggelamkan banten dan hewan korban ke laut. Karena laut dan gunung dalam agama Hindu dipercaya sebagai Predana dan Purusa. Tujuannya sebagai wujud syukur karena laut telah memberika kehidupan, wujud bhakti dan permohonan keselamatan kepada Dewa Laut atau Dewa Baruna yang disebut pula Dewa Waruci.

Pameran Kerajinan

Kabupaten Klungkung khususnya Nusa Penida memiliki aneka kerajinan seperti tenun, logam, Kayu maupun kerajinan dari olahan bahan alam lainnya.

Rejang Dewa Massal

Tari rejang dewa adalah tari yang dilakukan untuk menyambut para dewa yang turun ke dunia. Biasanya pada upacara di Pura. Pada Nusa Penida Festival 2015 diadakan secara massal 1.000 orang. Maknanya untuk menyambut turunnya Dewa Baruna beserta Dewa lain yang memberikan anugerah berupa keselamatan dan kelancaran pada Nusa Penida Festival 2015.

Snorkling

Alam bawah laut Nusa Penida sangat indah dengan biota lautnya yang beragam. Untuk memperkenalkannya diadakan snorkling di beberapa titik yang biasanya digemari snorkling. Misalnya disekitar Crystal Bay maupun di Pantai di Lembongan.

Megolok Sampan

Untuk mengangkut rumput laut dari darat ke Pantai atau sebaliknya, petani rumput laut di Lembongan menggunakan sampan dan didorong dengan bambu atau kayu. Proses ini disebut megolok sampan. Pada Nusa Penida Festival 2015 diadakan lomba adu kecepatan megolok sampan.

Surfing

Ombak di Nusa Penida khususnya di Pulau Lembongan baik untuk surfing. Baik peselancar pemula maupun yang sudah mahir. Pantai yang digemari Surfer di Lembongan yaitu Shipwreck, Razors, Laceration, Playground, Dae, dan Mahana Point.

Bersih Pantai

Kebersihan sangat penting terlebih daerah Nusa Penida sebagai tujuan wisata. Untuk membudayakan dan kampanye kebersihan diadakan bersih pantai oleh seluruh masyarakat sehingga masyarakat dan wisatawan bisa memaknainya.

Lomba Perahu Layar

Nelayan Nusa Penida dulunya hanya menggunakan tradisional yaitu perahu layar. Berangkat pukul 04.00 wita pulang pukul 08.00 WITA. Nelayan Nusa Penida dikenal pelaut ulung dan tangguh, gelombang yang ganas dan angin kencang bukan halangan. Pada Nusa Penida Festival 2015 diadakan lomba perahu layar yang beradu kecepatan dengan tenaga angin.

Lomba Ngeles dan Negul Bulung

Masyarakat pesisir Nusa Penida mata pencahariannya sebagian besar adalah rumput laut dengan sistem patok, yaitu patok di isi tali dengan ukuran besar. Pada tali (ris) tersebut diikat tali berukuran lebih kecil. Terlebih dahulu rumput laut yang telah diikat dengan tali rafia.

Untuk itu rumput laut diikat dengan tali rafia dan setelah meraut atau panen hasil ikatan tali rapia harus dibuka (keles). Pada Nusa Penida Festival 2015 akan diadakan lomba cepat mengikat rumput laut dan lomba membuka ikatan tali rafia.

Lomba Busana Bali

Pada Nusa Penida Festival 2015 akan diadakan lomba busana Bali. Tetapi diperuntukkan bagi wisatawan asing. Sehingga ada kesan tersendiri bagaimana rasanya berbusana Bali saat di Nusa Penida.

Tari I Renggan

I Renggan adalah nama tokoh Nusa Penida pada zaman dahulu. Ia bisa membuat perahu yang bisa menjadikan daratan menjadi lautan. Karenanya daratan disekitar Padang Bay menjadi gugusan pulau-pulau kecil. Diyakini pula Pura Batu Medahu dan Pulau Lembongan dan Ceningan adalah Perahu I renggan yang membatu. Hal itu merupakan seimbol nenek moyang Nusa Penida sebagai pelaut yang tangguh. Pada Nusa Penida Festival 2015 akan ditampilkan tari ceita tentang tokoh I Renggan melalui tari Kontemporer sesuai dengan tema Festival yaitu bahari.

Tour Keliling

Nusa Penida adalah Pulau kecil yang indah. Untuk melihatnya bisa seharian. Pada Festival Nusa Penida akan ada tour wisata Keliling dengan sepeda yang diadakan di Pulau Lembongan.

Transplantasi Karang Terumbu

Ibarat hutan, kelestarian terumbu karang adalah kunci keberlangsungan satwa laut sehingga kesehatan dan pelestarian Terumbu Karang harus terus diupayakan. Nusa Penida Festival 2015 mengadakan translantasi Karang atau semacam rebosisasi hutan dilaut.

Pendidikan Pelestarian Laut

Pada Nusa Penida Festival 2015 juga diadakan pendidikan usia dini tetntang pelestarian laut. Karena mereka anak-anak estafet tentang pelestarian laut yang telah memberi hidup dan kehidupan. Harapannya setelah diberikan pendidikan tentang pelestarian tentang laut maka generasi muda bisa lebih melestarikan laut yang ada di sekitarnya.

Musik

Untuk menghibur pengunjung, Wisatawan dan masyarakat di Lembongan akan diadakan live music dari band lokal dan luar Nusa Penida. Malam Nusa Penida 2015 akan semarak dan meriah akan tampilan mereka.

Lomba Fotografi

Fotografi adalah media yang efektif untuk mengabadikan peristiwa, tempat maupun orang. Visualisasi foto juga menjadi media efektif untuk promosi pariwisata. Di dalamnya ditampilkan keindahan alam, budaya dan bahari Nusa Penida. Pada Nusa Penida Festival 2015 diadakan lomba fotografi dengan tema bahari. Tempat pengambilan Photo dibatasi pada area Nusa Penida. Dilaksanakan mulai September 2015 dan pemenangnya akan di pamerkan pada Nusa Penida Festival.

Nusa Penida merupakan sebuah pulau di tenggara Pulau Bali yang memiliki banyak tempat indah belum terjamah namun tidak kalah dari yang ada di Bali daratan. Nusa Penida telah dianggap sebagai telur emasnya Pulau Bali. Meski demikian, potensi yang dimilikinya masih banyak yang belum tergarap. Beberapa hal menarik yang unik dan khas dari pulau ini adalah kain tenun cepuk dan rangrang sebagai ikon Nusa Penida, rumput laut, serta tentunya keindahan bawah laut yang masih alami. Diharapkan digelarnya Festival Nusa Penida dapat lebih mendongkrak sektor pariwisata di kawasan tersebut.

Untuk mencapai Pulau Nusa Penida, Anda dapat menjangkaunya dari Pantai Sanur, Kusamba dan Padang Bay. Pengunjung bisa memanfaatkan jasa transportasi dari Quicksilver Cruise dengan harga terjangkau. Ada pula speed-boat Nusa Penida yang dapat dicapai sekira 45 menit dari Pelabuhan Benoa atau transportasi reguler setiap hari dengan perahu kayu dari Sanur menuju Desa Jungut Batu dan Nusa Lembongan.

Informasi dan keterangan silakan hubungi pihak berikut.

www.festivalnusapenida.com

Facebook : Nusa Penida Festival 2015

Instagram: nusapenidafestival2015

Panitia Festival Nusa Penida 2015

Jl. Untung Surapati, No. 3, Semarapura, Kec. Klungkung, Bali

Telp. (0366) 21448

Reservasi: Jerry 081338737344

More Info: Dana 08123858715

BALI INTERNATIONAL TRIATHLON 2015 :”BERENANG, BERSEPEDA, DAN BERLARI DI BALI

Pertama kali diselenggarakan tahun 2007, Bali International Triathlon edisi ke-8 kembali diadakan di Jimbaran dan Nusa Dua, Provinsi Bali, pada 25 Oktober 2015. Setelah absen satu tahun karena bertepatan dengan pemilihan umum di Indonesia, tahun ini Bali International Triathlon 2015 akan meningkat pesertanya mencapai 1.200 atlet dari 30 negara.

Lomba akan terdiri dari full Olimpiade Triathlon, half-triathlon (sprint distance), dan  lari jarak 5-kilometer. Lomba yang menarik ini akan dipusatkan di InterContinental Bali Resort dimana akan menjadi titik transisi antara tiga tahap kompetisi.

The Olympic Distance Course termasuk  lomba renang di laut Jimbaran sejauh 1,5 kilometer, bersepeda di jalan beraspal Nusa Dua sejauh 40 kilometer, dan lomba lari di Jimbaran sejauh 10 kilometer.

Sedangkan yang termasuk Sprint Distance Course adalah berenang 500 meter, bersepeda cepat sejauh 20 kilometer, dan lari 5 kilometer .

‘5K Run’ adalah lari 5 km dengan pemandangan indah yang berakhir garis finish di Four Seasons Resort Jimbaran Bay.

“Race Central” menandai awal dan akhir dari perlombaan akan berada di dalam taman InterContinental Bali Resort and Spa. Akan ada makanan dan minuman, stands, dan hiburan musik akan disajikan sepanjang pagi hari. “Race Central Stage” akan menyajikan hiburan musik sepanjang pagi, dan menjadi tempat untuk penyerahan trofi dan hadiah kepada para pemenang di berbagai kategori usia dan jenis kelamin.

Bali International Triathlon 2015 akan bekerjasama secara intensif dengan kepolisian dan penjaga keamanan dari masyarakat (yang dikenal dengan pecalang) selama perlombaan berlangsung. Perlombaan akan berlangsung pagi hari ketika kepadatan lalu-lintas berkurang. Manajemen lomba juga akan meningkatkan barisan petugas keamanan dan  di sepanjang rute perlombaan. Akan ada juga pengalihan lalulintas dari Jalan Bypass Ngurah Rai ke Jalan memutar di Jalan Tol baru Bali Mandara.

Selama periode peserta lomba sepeda berkendara di bagian atas dan bawah Jalan Bypass antara Jimbaran dan Nusa Dua maka pengendara kendaraan bermotor akan diijinkan menggunakan Tol Bali tanpa biaya. Selama periode bebas pada bagian atas dan bawah jalan Tol Bali Mandara akan disesuaikan dengan berjalannya perlombaan. Rencana awal adalah jalan tol akan dibuka tanpa biaya untuk kendaraan antara pukul 06.30 – 09.30 pagi, sponsor lomba akan menanggung seluruh biaya tol.

Peningkatan peserta lomba Bali International Triathlon yang stabil secara terus menerus, telah mendorong pihak penyelenggara lomba untuk terus berkomitmen memiliki langkah – langkah inovasi; memastikan acara perlombaan itu sendiri semakin populer berpacu dengan pertumbuhan penduduk Bali yang dinamis serta arus lalu lintas yang ada saat ini.

Informasi lebih lengkap dapat dilihat di laman:

http://balitriathlon.balidiscovery.com/