Home Blog Page 148

Dukung Aceh dan Indonesia di World Halal Travel Award 2016

Masyarakat Indonesia harus optimis bahwa Aceh akan berhasil. Hal ini sesuai dengan pesan Menteri Pariwisata Arief Yahya bahwa bukan yang besar mengalahkan yang kecil, tapi yang cepat mampu mengalahkan yang lambat.

Aceh masuk ke dalam dua dari 12 kategori yang dimiliki Indonesia di WHTA 2016, yaitu World’s Best Airport for Halal Travellers (Sultan Iskanda Muda) dan World’s Best Halal Cultural Destination. E’voting akan berlangsung selama 2 putaran. Putaran pertama mulai 25 Oktober-6 November 2016 untuk memilih para nominasi menjadi shortlist 5 finalis (Top 5). Sementara putaran kedua dilajutkan pada 7-25 November 2016 untuk menentukan pemenang.

Tidak hanya Aceh, Sumatera Barat dan Lombok, pemenang WHTA 2015, akan bersaing lagi di beberapa nominasi, berikut ini daftar nominasi lengkapnya;

  1. World’s Best Airline for Halal Travellers: Garuda Indonesia
  2. World’s Best Airport for Halal Travellers: Sultan Iskandar Muda International Airport, Aceh
  3. World’s Best Family Friendly Hotel: The Rhadana Hotel, Kuta
  4. World’s Most Luxurious Family Friendly Hotel: Trans Luxury Hotel Bandung
  5. World’s Best Halal Beach Resort: Novotel Lombok Resort & Villas, Lombok, NTB
  6. World’s Best Halal Tour Operator: Ero Tour, Sumatera Barat
  7. World’s Best Halal Tourism Website: www.wonderfullomboksumbawa.com
  8. World Best Halal Honeymoon Lombok: Sembalun, NTB
  9. World’s Best Halal Destination: Sumatera Barat
  10. World’s Best Halal Culinary Destination: Sumatera Bara
  11. World’s Best Halal Cultural Destination: Aceh

WHTA sendiri merupakan ajang penghargaan wisata halal eksklusif bagi negara-negara yang unggul dalam pelayanan dan produk-produk yang ramah keluarga dalam skala internasional. Masyarakat Indonesia dapat mendukung Aceh dan Indonesia lewat voting di halaman website ini https://goo.gl/7g6XuY

Borneo International Festival 2016

Borneo International Festival 2016 merupakan pesta yang dianjurkan digilir oleh ketiga negara di atas sebagai tuan rumah. Hal ini terus dijaga agar ketiga negara dapat mengenali dan memahami perbedaan dan persamaan masing-masing. Selain itu, festival ini juga akan memberikan peluang yang luas khususnya kepada perusahaan setempat untuk melakukan ekspansi, juga kepada pelajar dari pendidikan tinggi negeri dan swasta untuk memperluas pengetahuan mereka mengenai ketiga negara tersebut.

Kegiatan yang dihadirkan antara lain expo pariwisata, expo pendidikan, expo industri kecil menengah dan ekonomi kreatif, expo rumah sakit, expo kuliner, konsep musik 3 negara, pertunjukan budaya 3 negara, pertunjukan pantun berdendang, lomba Bujang Dare Borneo International Festival, fashion show busana muslim, saprahan, lomba permainan tradisional dan masih banyak lagi.

Baik Malaysia dan Brunei Darussalam akan menempati 100 stand yang menampilkan berbagai macam kesenian dan kebudayaan masing-masing.

Pontianak mudah dicapai baik dari Malaysia maupun Brunei Darussalam. Melalui akses udara, ada maskapai penerbangan yang melayani rute Pontianak-Kuching dan Pontianak-Kuala Lumpur. Sementara menuju Brunei Darussalam ada bus jurusan Pontianak-Brunei Darussalam.

Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kalimantan Barat melalui Entikong dan Supadio sebanyak 31.021 pada 2014. Jumlah ini bertambah pada 2015 menjadi 42.268, sementara hingga Juni 2016 ini tercatat sebanyak 14.573 wisman. Festival ini sendiri menargetkan pengunjung sebanyak 5-6 ribu selama 4 hari pelaksanaan.

Grip The Road 2016 di Bali

GTR merupakan ajang lomba lari yang diadakan beberapa kali dalam setahun di berbagai kota di Indonesia. Dengan slogan “It’s Not Just a Run”, GTR coba menggabungkan kompetisi lari bersamaan dengan aktivitas yoga. Pihak penyelenggara berpendapat bahwa melakukan yoga setelah lari tidak hanya akan menyehatkan fisik, namun juga mental dan spiritual. GTR Bali kali ini akan mempersembahkan 2 sesi yoga yang dirancang khusus untuk memberikan ketenangan terhadap tubuh setelah aktivitas lari.

Dalam sesi yoga, GTR mendatangkan seorang master yoga yaitu Deepak Barthwal, yang memiliki kombinasi unik antara yoga & meditasi, ajaran spiritual dan pengetahuan terapi Ayuverdic.

GTRBali_Banner-H.jpg (1)GTR dalam penyelenggaraan pertamanya sudah saja mengusung konsep lomba lari yang berbeda. Pada 2014, ajang ini mengajak para pecinta lari untuk menjalajahi salah satu area yang penuh sejarah di Jakarta, yaitu Kemayoran. Di tahun berikutnya, GTR pun mencoba inovasi baru dengan menggabungkan olahraga lari dengan yoga dan hingga kini masih dipertahankan.

Jangan khawatir kesulitan menuju lokasi karena penyelenggara menyediakan transportasi berupa shuttle bus. Titik jemput dan penurunannya adalah di daerah Renon, Kuta, Jimbaran, Nusa Dua dan Ubung. GTR sangat menganjurkan pelari menggunakan shuttle bus ini, selain untuk mempererat pertemanan antar sesama pelari, peserta juga dapat mengurangi kemacetan.

Untuk pendaftaran dan informasi selengkapnya, silahkan menghubungi:

Grip The Road

griptheroad@bercaretail.com

www.griptheroad.com

Bintan Moon Run 2016

Tantangan dari Bintan Moon Run adalah bagaimana pelari bisa menyelesaikan lomba ini di tengah suasana gelap dan sepi. Penyelenggaraannya di pinggir danau buatan kawasan Lagoi Bay. Peserta tidak akan benar-benar kesepian karena ada hiburan musik yang menemani.

Owneof Firefly Connections Lyndon Yeo, mengatakan bahwa Moon Run bukan hanya sekadar kompetisi lari pada umumnya. Ajang ini memberikan suasana yang berbeda sekaligus pengalaman rekreasi bagi keluarga dan teman.header1_small

“Kompetisi ini dikolaborasikan dengan Soundscape Music Festival, dimana pengunjung yang tidak mengikuti lomba lari dapat diajak dalam pesta musik ini. Soundscape Music Festival akan menampilkan grup brand ternama antara lain Noah, The Angel Percussion dan Don’t Ask Me Why,” kata Lyndon Neo, dalam konferensi pers di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Kamis (13/10).

Bintan Moon Run memiliki nomor lari 10 km sprint untuk peserta dewasa, dan 1,3 km untuk peserta anak-anak yang berlangsung pada 3 Desember mendatang.

Bupati Bintan, Apri Sujadi, mengatakan bahwa Bintan menyambut baik penyelenggaraan acara seperti ini.

Soundscape Music Festival 2016

Bayangkan, Anda akan menikmati indahnya pantai-pantai di Bintan pada siang hari, kemudian melanjutkan keriaan itu di malam hari ditemani artis-artis ibukota. Tentu bertambah seru ketika pertunjukkan musik itu dinikmati langsung di pinggir pantai hingga pagi menjelang. Ya, acara ini akan dimulai pada pukul 16.00 sampai larut pagi.

soundscapeLogoSoundscape Music Festival 2016 akan diramaikan dengan peampilan dari band Noah, DJ Winky Wiryawan, DJ Yasmin, The Angel Percussion dan satu band tamu dari Rusia yaitu Don’t Ask Me Why. Pertunjukkan mereka yang penuh ciri khas dan warna akan menciptakan pengalaman yang menarik bagi Anda.

Peserta Bintan Moon Run yang sudah membayar biaya pendaftaran sebesar Rp450 ribu bebas memasuki acara ini tanpa dipungut biaya. Sementara bagi non-peserta, ada tiket masuk seharga Rp250 ribu per orang yang harus dibeli.

Pihak penyelenggara juga menawarkan paket menginap sekaligus menyaksikan Soundscape Music Festival 2016 seharga Rp3 juta. Paket ini sudah termasuk penjemputan di Tanjung Uban atau Tanjung Pinang, menginap 1 malam di Swiss-belhotel Lagoi Bay, serta tiket masuk konser.

Untuk pemesanan tiket dan informasi selengkapya, Anda bisa mengakses website www.soundscape.co.id.

Wakatobi Wave (Wonderful Festival and Expo) 2016

Wakatobi Wave 2016 dihelat atas kerjasama antara Kementerian Pariwisata RI dan Pemerintah Kabupaten Wakatobi. Acara ini diharapkan mampu mendukung pencapaian kunjungan wisatawan mancanegera pada tahun 2016. Selain itu, juga demi menggerakkan perekonomian masyarakat setempat karena pembelanjaan wisatawan yang langsung kepada masyarakat setempat.

Wakatobi Wave 2016 telah diisi oleh serangkaian festival bahari yang diselenggarakan pada akhir tahun, yaitu Festival Kaledupa yang diadakan pada 17-24 September dan Festival Pulau Tomia yang berlangsung pada 3-6 November. Acara tersebut diisi oleh lomba budaya, pesta kuliner, lomba memancing tradisional, pertunjukkan tari dan masih banyak lagi.

Kabupaten Wakatobi merupakan salah satu dari 18 Kabupaten Kota yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara. Nama Wakatobi merupakan akronim dari nama empat pulau besar dan berpenghuni di Wakatobi meliputi Wangi-Wangi (Wa), Kaledupa (Ka), Tomia (To) dan Binongko (Bi).

Wilayah Kabupaten Wakatobi didominasi oleh laut mencapai 97% dan daratannya hanya seluas 3% dari total luas wilayah ± 19.200 km2 sehingga potensi sumberdaya alam unggulannya adalah kelautan, perikanan dan sektor pariwisata bahari. Daerah yang paling banyak dikunjungi adalah Pulau Hoga yang memiliki keindahan alam baik darat maupun bawah lautnya.

Selain keindahan bawah laut Wakatobi juga sangat kaya dengan kekhasan budaya masyarakat lokal.  Meskipun Wakatobi merupakan daerah baru namun untuk bisa sampai di Wakatobi bukan hal yang sulit. Moda transportasi udara telah tersedia di daerah ini yang melayani penerbangan setiap hari dengan jalur Makassar-Kendari-Wakatobi. Tersedia pula sarana transporasi laut yang dapat ditempuh baik dari jalur Kendari-Wakatobi maupun Baubau-Wakatobi.

 

Secret Garden Festival 2016

Secret Garden Village merupakan destinasi baru yang berkomitmen memberikan edukasi sederhana bagi para pengunjungnya, mulai dari filosofi kehidupan, budaya, kecantikan hingga kelestarian lingkungan. Grand Opening Secret Garden Village akan diramaikan acara limited dining event bersama Rossa pada 9 Desember, meet and greet bersama Natasha Wilona pada 10 Desember, serta art food & fashion market pada 11 Desember.

Secret Garden Festival juga sekaligus menampilkan pertunjukkan musik jazz di tengah nuansa alam Tabanan. Saksikan penampilan Nosstress, DnA Project, Sound of Mine, Endah n Rhesa dan KLa Project pada 11 Desember. Secret Garden Festival 2016 pada 10-11 Desember dibuka untuk umum. Apabila ingin menikmatinya, Anda cukup mengeluarkan kocek Rp200 ribu untuk 2 hari festival.

Destinasi ini dinamakan Secret Garden Village karena memang menSecret-Garden-Festivalyimpan banyak rahasia di balik gedungnya yang megah namun hemat energi. Edukasi yang dirahasiakan Secret Garden Village akan Anda ketahui usai mengikuti tur selama 60 menit mengelilingi area seluas 4 hektar ini.

Anda akan dibawa ke museum untuk mengetahui rahasia kecantikan yang bersumber dari tumbuhan, serta apa saja yang digunakan untuk meraciknya. Lepas dari situ Anda akan melewati pabrik kecil untuk mengetahui tahap-tahap pembuatan produk kecantikan yang baik dan benar, menyaksikan video mengenai kecantikan di mini theatre, juga merasakan langsung produk kesehatan dan kecantikan alami seperti jamu dan masker wajah.

Ini bukanlah destinasi khusus bagi kaum hawa, karena setelah 30 menit, Anda juga akan diajak mengenal jenis-jenis kopi yang ada di Indonesia, termasuk kopi luwak robusta. Anda diajak melakukan kegiatan cupping yaitu menyicip satu per satu kopi-kopi tersebut, kemudian diperlihatkan cara mengolah kopi. Disediakan pula kelas barista, serta pertujukan video mengenai kopi di mini-theatre.

Setelah tur tersebut usai maka Anda dengan bebas dapat menikmati keseluruhan gedung ini dan fasilitas yang dimilikinya.

TOUR DE TIMOR INDONESIA 2015: MENGUAK KEINDAHAN DARI ATAMBUA KE KUPANG

Sebuah event olahraga dibungkus pariwisata hadir di NTT dengan tajuk Tour de Timor Indonesia. Acara ini akan berlangsung pada 16-19 Desember 2015 berupa wisata minat khusus bersepeda (touring dan racing) dengan mengambil start di Atambua ke Kefamenanu, Soe, dan berakhir di Kupang.

Deputi Biang Pengembangan Pemasaran pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti mengutarakan bahwa acara ini merupakan yang pertama dan pembuka demi event berikutnya di tahun 2016 dengan perluasan area dari Dili ke Kupang, lalu melanjutkan ke Larantuka dan berakhir di Labuan Bajo.

Tour de Timor (TdT) 2015 diharapkan menjadi event yang mampu mempromosikan berbagai tujuan wisata di Provinsi Nusa Tenggara Timur serta menggerakan pembangunan. Event serupa sejenis telah sukses digelar seperti Tour de Singkarak, Tour de Ijen, Tour de Bintan, Tour de Siak, Bintan Triathlon, hingga Jakarta Marathon.

Sementara itu, Gubernur NTT, Frans Lebu Raya mengutarakan bahwa NTT ke depan akan menjadi ‘etalase mini market kepariwisataan Indonesia’  dengan menetapkan branding kepariwisataan baru bagi NTT, yaitu “New Tourism Territory”.

Tour de Timor Indonesia 2015 menjaid event hasil kerja sama antara Pemerintah Daerah Provinsi NTT, Ikatan Sepeda Seluruh Indonesia, dan DHXPLORE (EO) dengan menduplikasi kesuksesan event serupa di Tour de Singkarak dan Tour de Ijen.

Mendukung Tour de Timor Indonesia 2015 dihadirkan pula paket balap sepeda bersama Dwi Holiday dan DHXplore. Peserta harus berusia 17-55 tahun dan sehat. Paket ini seharga Rp3.950.000,- (dua orang) dan Rp4.850.000,- (sendiri). Paket ini meliputi akomodasi selama 5 malam dengan makan 3 kali sehari, transportasi di Kupang, kit dan sertifikat, wisata Kota Kupang, dan asuransi.

Peserta juga berkesempatan mengikuti lomba kategori Timor Criterium dengan total hadiah Rp80 juta.

Informasi dan keterangan terkait pendaftaran.

Sekretariat Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Timur

Jl. Frans Seda No. 72, Kupang, Indonesia

Telp. 0380 826384

Email: dhxplore@gmail.com

081316555769

CP: 082147089888 (Marloan) dan 081337229049

TOUR DE TIMOR INDONESIA 2015: MENGUAK KEINDAHAN DARI ATAMBUA KE KUPANG

Sebuah event olahraga dibungkus pariwisata hadir di NTT dengan tajuk Tour de Timor Indonesia. Acara ini akan berlangsung pada 16-19 Desember 2015 berupa wisata minat khusus bersepeda (touring dan racing) dengan mengambil start di Atambua ke Kefamenanu, Soe, dan berakhir di Kupang.

Deputi Biang Pengembangan Pemasaran pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti mengutarakan bahwa acara ini merupakan yang pertama dan pembuka demi event berikutnya di tahun 2016 dengan perluasan area dari Dili ke Kupang, lalu melanjutkan ke Larantuka dan berakhir di Labuan Bajo.

Tour de Timor (TdT) 2015 diharapkan menjadi event yang mampu mempromosikan berbagai tujuan wisata di Provinsi Nusa Tenggara Timur serta menggerakan pembangunan. Event serupa sejenis telah sukses digelar seperti Tour de Singkarak, Tour de Ijen, Tour de Bintan, Tour de Siak, Bintan Triathlon, hingga Jakarta Marathon.

Sementara itu, Gubernur NTT, Frans Lebu Raya mengutarakan bahwa NTT ke depan akan menjadi ‘etalase mini market kepariwisataan Indonesia’  dengan menetapkan branding kepariwisataan baru bagi NTT, yaitu “New Tourism Territory”.

Tour de Timor Indonesia 2015 menjaid event hasil kerja sama antara Pemerintah Daerah Provinsi NTT, Ikatan Sepeda Seluruh Indonesia, dan DHXPLORE (EO) dengan menduplikasi kesuksesan event serupa di Tour de Singkarak dan Tour de Ijen.

Mendukung Tour de Timor Indonesia 2015 dihadirkan pula paket balap sepeda bersama Dwi Holiday dan DHXplore. Peserta harus berusia 17-55 tahun dan sehat. Paket ini seharga Rp3.950.000,- (dua orang) dan Rp4.850.000,- (sendiri). Paket ini meliputi akomodasi selama 5 malam dengan makan 3 kali sehari, transportasi di Kupang, kit dan sertifikat, wisata Kota Kupang, dan asuransi.

Peserta juga berkesempatan mengikuti lomba kategori Timor Criterium dengan total hadiah Rp80 juta.

FESTIVAL FILM INDONESIA 2015

Ajang penganugerahan film bergengsi di Indonesia, Festival Film Indonesia (FFI) 2015 kembali digelar. Pada tahun ini Provinsi Banten menjadi lokasi festival yang akan diselenggarakan pada 20 – 21 November 2015 mendatang tepatnya di Pendopo Gubernur, Serang dan Indonesia Convention Exhibition, Tangerang, Banten.

Pada Jumat ( 30/10 ) diadakan Launching FFI di Pendopo Lama Gubernur Banten, Kota Serang, Banten. Setelah launching akan ada serangkaian kegiatan hingga puncaknya pada 21 November 2015.Serangkaian kegiatan tersebut meliputi Festival Fashion, Festival Kuliner, Senam Bersama Artis, Pawai Artis, dan terakhir Gala Dinner serta Malam Penganugerahan FFI 2015.

Bagi masyarakat Banten momentum FFI ini sebagai sarana memperkenalkan khazanah budaya, sejarah, serta pariwisata Banten kepada seluruh masyarakat Indonesia. Selain itu masyarakat Banten patut berbangga karena telah menjadi tuan rumah serta dapat menjadi pemacu generasi muda dalam berkreativitas di dunia perfilman Indonesia.

FFI 2015 ini diharapkan dapat mengundang masyarakat Provinsi Banten serta insan film Indonesia.

“Malam nominasi di tempat terbuka berharap pengunjung bisa lebih dekat dan melihat, dapat mendekatkan kita ke masyarakat,” kata Maudy Koesnaedi yang menjadi koordinator malam puncak.

Sutradara Rama Soeprapto, yang juga terlibat dalam pembuatan konsep acara FFI, mengatakan akan ada pertunjukan teater saat malam penghargaan yang dimainkan oleh para aktor dan aktris yang biasanya tampil di film.

FFI sendiri merupakan ajang apresiasi terhadap insan film dan industri perfilman Indonesia yang telah diadakan sejak 1955. Tahun ini Piala Citra akan diberikan pada pemenang dari 17 kategori.

Sumber :

http://www.antaranews.com/berita/517110/ffi-2015-diselenggarakan-november