Home Blog Page 153

Kuliner Legendaris Bandung

Kuliner Bandung 589

Bandung adalah kota dengan banyak wajah. Selayan pandang semuanya akan menampilkan keelokan sekaligus kenikmatan. Dari lekuk cekung raksasa yang dilingkari pegunungan hingga bangunan kolonial Hindia Belanda. Dari semua yang perlu disorot oleh mata para pelancong saat di Bandung adalah kecap berselera yang dihadirkan ragam kulinernya. Sebagian diwariskan para meneer Belanda di kota ini dulu bersama para pengusaha Tionghoa yang turun–temurun mewariskannya kepada anak-anak mereka. Sementara itu, sisanya adalah milik pengusaha makanan pribumi yang kini semakin memperkaya ragam kuliner Bandung yang nikmat berselera.

Beberapa dari toko, pabrik, atau sekadar warung makan dapat ditemukan di banyak sudut Kota Bandung. Dari jalanan tua di Asia Afrika-Alun-Alun, meluncur ke Jalan Braga atau ke Jalan Cikawao, atau ke distrik kuliner di sekitaran kampus ITB dan Unpad. Dari sekian banyak kuliner yang disajikan di Bandung maka berikut ini pilihannya.

Arahkan perburuan syahwat perut Anda ke Sate Maulana Yusuf di Jalan Maulana Yusuf No 21. Warung makan ini menyajikan sate ayam, kambing, dan sapi super lezat yang berukuran cukup besar, terasa empuk, dan matangnya pas atau tidak terlalu gosong. Tempat ini telah melayani pelanggannya sejak 1985. Perhatikan dan nikmati kenikmatan sambal kacangnya yang tidak begitu lembut karena dibuat dengan cara diulek bukan diblender. Bumbu kacangnya kental, berpadu cabai rawit dan kecap manis membuat rasa sate benar-benar nikmat.

Soto Bandung Ojolali di Jalan Cibadak No. 79 menyajikan kuliner soto khas Bandung yang bening. Bila soto lain menggunakan santan untuk kuah sotonya maka, tidak begitu dengan soto Bandung. Pemakaian lobak sebagai salah satu bahan campuran juga tidak akan ditemukan dalam menu soto daerah lainnya. Warung soto ini telah berjalan sejak 1940-an dan sudah dikelola oleh generasi ke 4 dengan mempertahankan rasa asli untuk memuaskan pelanggannya.

Perlu juga mencicipu Lotek Macan di Jalan Badak No.1 (Lodaya) yang menjual lotel dan kolak nikmat. Tempat ini berjualan sejak 1974 dan sudah dijalankan tiga generasi. Di tempat sederhana warung ini pelanggannya rela antre untuk memesan makanan atau untuk makan siang di tempat. Lotek Macan meracik lotek nikmat berupa racikan sayuran rebus, ada kol, taoge, kangkung, kacang panjang dengan siraman bumbu kacang yang diulek. Bumbu kacang itu yang membuat lotek macan cukup digemari.

Sambangi pula Sop Kaki Kambing 999 di Jalan Dipati Ukur No 35, Bandung (Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat). Kelezatannya sudah cukup terkenal di bandung. Sop kaki kambing di sana terbuat dari bahan utama kaldu sum-sum dan resep rempah-rempah seperti daun bawang, tomat dan taburan goreng bawang. Tempat ini telah berjualan sejak tahun 1975 yang berjualan di pinggiran Sungai Cikapundung.

Nikmati pula makanan khas Bandung, yaitu cuanki di Jalan Serayu, Bandung. Nama warungnya adalah Cuanki Serayu yang dikelola Mang Oheng sejak 1990. Cuanki ini begitu terkenal di Bandung dengan pilihan pangsit, bakso goreng, siomay goreng, dan tahu goreng. Bumbu yang digunakan untuk kuahnya selain kaldu sapi, juga ditambahkan campuran rempah seperti bawang putih, kemiri, dan penyedap rasa.

Batagor, pasti Anda tahu! Nah, coba datangi Batagor H. Isan yang di Cikawao No. 27A Bandung. Meski tempatnya kecil namun cukup terkenal bahkan pelanggann banyak yang datang dari luar Bandung. Warung batagor ini telah ada sejak tahun 1960-an.

Surabi khas Bandung yang cukup terkenal adalah Surabi Imut di Jalan Setiabudi 194, Bandung. Warung surabi ini merupakan pelopor pembuatan surabi aneka rasa hingga 27 aneka rasa. Surabi sendiri merupakan makanan khas jawa barat yang awalnya rasanya hanya dua rasa (kinca dan oncom) dan biasa dijajakan pagi hari dan dimasak menggunakan tungku sehingga menghasilkan rasa yang khas.

Warung Makan Ceu Mar wajib masuk dalam daftar pencarian kuliner legendaris di Bandung. Lokasinya berada di Jalan Banceuy atau Terusan ABC No. 21. Warung makan khas Sunda ini adalannya adalah gulai daging dan sop dagingnya. Ada juga lauk khas sunda lainnya: paru, babat, bala-bala, kentang balado, dan lainnya. Tempat ini buka malam hingga subuh. (Him)

Traveling Menghasilkan Uang!

Berwisata tidak melulu harus keluar uang. Sebenarnya berwisata memungkinkan Anda menghasilkan uang. Ini tipsnya.

Pertama, jadilah penulis cerita perjalanan di berbagai media baik itu majalah, koran, hingga website ternama di internet. Pilihannya jelas, bisa ber-Bahasa Indonesia atau berbahasa asing (Inggris). Biasanya, situs-situs traveling di dalam dan luar negeri akan memberikan hadiah barang (cenderamata) atau uang jika tulisan Anda dianggap layak.

Kedua, Anda yang berpengalaman dan memiliki jam terbang tinggi berplesir maka dapat menjadi seorang review di situs traveling tertentu. Beberapa situs traveling membuka peluang bagi pembacanya untuk membuat ulasan selama liburan, berupa review hotel atau pun tempat wisata.

Ketiga, Anda seorang photographer jelas memungkinkan menghasilkan foto berkualitas selama berplesir yang dapat dijual atau disewakan. Akan tetapi, Anda seorang amatir pun sebenarnya dapat melakukan itu. Jeli dan hauslah memburu setiap momen yang menarik saat berlibur dengan kamera kesayangan.

Keempat, selain menghasilkan uang saat berplesir sebenarnya ada kemungkinan Anda berlibur secara gratis. Hal umum misalnya dengan mengikuti quis yang berhadiah liburan.

Kelima, Anda seorang penulis maka dipastikan dari awal sudah merencanakan untuk memperoleh ide baru selepas berlibur atau bahkan berencana menyusun buku wisata sepulangnya nanti. Kalau pun tidak maka jangan sia-siakan cerita berlibur hanya lewat perbincangan, mengapa tidak memuatnya dalam blog pribadi Anda.

Menikmati Ragam Kopi Nusantara

Kopi yang beredar di dunia saat ini secara umum terbagi 70% arabica dan 30% robusta dimana Indonesia merupakan penghasil kopi arabica terbaik di dunia, meskipun bukan penghasil kopi arabica terbesar di dunia. Produksi kopi Indonesia mencapai 200 ribu ton per tahun dan merambah eskpor hingga ke Jepang, Jerman, Italia, Inggris, dan Amerika Serikat. Harga kopi Indonesia juga mengalami kenaikan di pasaran ini yang berkisar Rp80.000,- per kilogramny

Kopi Indonesia sudah banyak dikenal peminatnya di seluruh dunia. Indonesia memiliki kopi terbaik yang tersebar di seluruh Nusantara seperti kopi aceh, kopi bengkulu, kopi lampung, kopi kopyol bangli, kopi jember, kopi arabica toraja, kopi sidikalang, dan masih banyak lagi lainnya.

Di Indonesia umumnya dikenal 2 kopi saja, yaitu: kopi tubruk dan kopi instan atau disebut juga kopi arabica dan kopi robusta. Kopi sendiri secara umum ada 4 jenis, yaitu kopi arabica (coffea arabica), kopi robusta (coffea canephora), kopi liberica (coffea liberica), dan kopi excelso (coffea dewevrei).

Kopi (java) jawa merupakan salah satu yang terkenal dan terbaik adalah kopi java jampit asal Jember, Jawa Timur. Kopi ini diproses dengan cara digosongkan dan setelah diseduh air panas akan tercium sedikit aroma cabe. Di luar negeri kopi ini terkenal dan masih menjadi sebutan nama segala jenis kopi dari Indonesia yang beredar di Amerika. Ada juga kopi bali yang merupakan pencampuran dua kopi robusta dan arabica yang ditanam di Desa Banyuatis hasilnya memiliki rasa serta aroma yang khas berkualitas tinggi, sebagian besar di ekspor ke Amerika Serikat dan Eropa.

Kembali ke jenis kopi Indonesia, untuk kopi arabica ada 2 macam, yaitu commercial arabica dan specialty arabica. Commercial arabica mendominasi pasaran kopi sekira 63% terutama berasal dari Kolombia dan Brazil. Sementara specialty arabica hanya 7% dimana dari 7 macamnya, 6 di antaranya dihasilkan di Indonesia dan hanya 1 dihasilkan oleh Jamaica yang sangat terkenal dengan nama Blue Mountain. Enam jenis kopi arabica yang dihasilkan di Indonesia adalah: kopi gayo dari Aceh, kopi mandheling dari Sumatera Utara, kopi java dari Jawa Timur, kopi kintamani dari Bali, kopi toraja dari Sulawesi, dan kopi mangkuraja dari Bengkulu.

Kopi toraja juga terkenal mempunyai aroma daun yang khas, banyak yang memilih meminumnya tanpa campuran apapun, termasuk gula. Salah satu jenis kopi Toraja yang paling terkenal adalah jenis Toraja Kalosi yang banyak di ekspor ke Jepang. Kopi aceh, kopi ini sekilas mirip cappuccino encer. Ada juga kopi tarik yang cara penyajiannya sama dengan cara di India atau kopi telur yang mencampurkan sebutir telur mentah pada secangkir kopi. Sementara di Papua ada dua jenis kopi yaitu arabica dan bica, yang utama adalah amungme gold arabica coffee yang berasal dari Gunung Nemangkawi dengan warna cokelat tanah dan rasanya asam.

Kopi Indonesia yang terkenal sekarang ini adalah kopi luwak. Kopi luwak merupakan kopi paling ekotis di dunia dan produsen kopi luwak yang paling besar dan berkualitas adalah Indonesia dan Filipina. Kopi luwak dihasilkan dengan bantuan peran binatang sejenis musang yaitu luwak (Paradoxurus) yang memakan daging dari buah kopi yang betul-betul matang dari pohon lalu mengeluarkan biji kopi bersamaan dengan kotorannya yang tersebar di seluruh perkebunan kopi di pegunungan.

Biji kopi yang tidak tercerna akan ikut keluar bersama kotoran hewan tersebut dimana sudah mengalami proses alami di pencernaan luwak yang setara dengan fermentasi dan pemanggangan khusus kelas tinggi. Biji dari kotoran Luwak ini lalu dikumpulkan, dicuci bersih, dijemur hingga kering, kemudian dipanggang dan digiling. Rasanya sangat unik dan membuat ketagihan. Harganya pun sangat mahal dimana per kilogram kopi ini mencapai 1-2 juta rupiah, tergantung kualitas.

Ada lagi jenis kopi Nusantara yang berkualitas yaitu kopi liberica. Kopi tersebut dianggap sebagian kalangan sebagai kopi terbaik dunia. Sayangnya kopi jenis ini sangat jarang beredar dimana tanaman kopinya sendiri adalah tanaman hutan yang terdapat di pedalaman Kalimantan dan sudah lama menjadi minuman tradisional suku Dayak. Pohon liberica tingginya bisa mencapai 30 meter dan bijinya merupakan biji kopi dengan ukuran terbesar di dunia. (Him)

Energi Positif Seharian

Aktivitas kita sehari-hari tentunya membutuhkan banyak energi. Akan tetapi, lebih sering dari kita kehabisan energi sebelum habis hari sehingga tubuh terasa kelelahan padahal rasanya belum banyak beraktivitas. Selain makanan bergizi sebagai asupan energi terbesar sebenarnya ada beberapa hal penting lain yang dapat menguras energi positif tubuh kita.
Secara fisik, penyebab utama hilangnya energi dalam tubuh adalah pola makan yang tidak teratur dan diet yang tidak benar. Keduanya menjadi penyebab terkurasnya energi positif dengan cepat dan membuat tubuh tidak nyaman sehingga memengaruhi emosi menjadi tidak stabil. Oleh karena itu, apabila kondisi emosi Anda sedang tidak baik maka cobalah makan nutrisi khusus atau konsumsi makanan yang bisa membuat tubuh segar dan perasaan Anda lebih nyaman.
Selain asupan makanan perlu diketahui bahwa energi positif dari tubuh dan pikiran kita juga dapat digerogoti oleh tindakan dan kebiasaan negatif. Beberapa contoh diantaranya adalah: kebiasaan mengeluh terhadap pekerjaan atau situasi, sering membandingkan diri dengan orang lain, kebiasaan menunda pekerjaan, serta banyak berinteraksi dengan lingkungan yang berpikiran negatif.
Semua tindakan dan pola pikir itu sebenarnya dapat membuang energi positif dan menurunkan konsentrasi pikiran kita. Pun begitu apabila Anda lebih sering mendengarkan cerita atau pernyataan negatif rekan pastinya Anda akan merasa lelah pikiran sehingga memengaruhi energi positif kita.
Nah, untuk itu Anda perlu tahu beberapa tips ringan memperbaharui energi positif harian kita berikut ini.
1.     Cobalah menyediakan pewangi ruangan dari aroma citrus. Senyawa darinya mampu menstimulasi otak agar lebih segar. Pilihan lain adalah mencuci tangan dengan sabun beraroma sitrus atau jeruk juga dapat membuat aktivitas lebih berenergi. Aroma dari bunga lavender juga dipercaya mampu menstimulasi dan menyegarkan otak. Mencuci tangan dengan sabun atau lotion beraroma lavender pun bisa menambah produksi gelombang beta di otak yang bisa membuat Anda semakin siap beraktivitas.
2.     Sesaat bekerja cukup lama duduk cobalah beristirahat dengan berjinjit menggunakan ujung kaki Anda. Lakukan gerakan jongkok beberapa kali menyelinginya. Tindakan tersebut mampu membangkitkan sistem sirkulasi sehingga oksigen dan gula darah lebih cepat beredar ke seluruh bagian tubuh.
3.    Terlalu lama duduk di depan komputer itu tidak baik dan pastinya juga membosankan. Posisi duduk lama juga bisa membuat aliran darah bergerak lambat. Oleh karena itu, rutinkan selalu dalam keadaan siaga dengan bergerak setiap beberapa jam. Anda dapat beranjak ke kamar mandi untuk mencuci tangan dengan sabun beraroma jeruk, citrus, atau lavender. Beranjak keluar mengamati sekitar atau berjalan-jalan ke kantin pun bisa membantu menyegarkan pikiran dan energi positif.
4.  Saat istirahat kerja, cobalah benar-benar istirahat dengan duduk sejenak sambil mengambil napas dalam sehingga pikiran dan perasaan Anda tenang. Lakukan selama lima menit untuk menarik nafas dalam dan mengeluarkannya perlahan agar otak yang tegang sirna dan bisa lebih berpikir produktif kembali.
5.   Masih diperdebatkan tentang fungsi konsumsi kopi lebih dari dua gelas di siang hari. Namun, mengapa tidak kali ini membiasakan ganti dengan minum teh segelas sehari. Lebih baik pilihlah teh yang mengandung ginseng atau ginkgo biloba yang bisa meminimalkan efek negatif hormon stres serta mendorong kelenjar adrenal untuk memberi Anda energi lebih. Sekarang ini banyak pula varian teh dengan aroma atau kandungan tertentu yang mampu menghilangkan stres.
6. Beberapa jam sebelum makan siang atau sore sebelum pulang kerja Anda dapat menambah energi dengan mengkonsumsi makanan tertentu. Pagi atau menjelang siang hari coba konsumsi karbohidrat kompleks dan lemak yang sehat bisa memberi tambahan energi seperti telur orak-arik dengan muffin gandum whole grain dan sepotong keju rendah lemak. Saat sore hari Anda dapat mengonsumsi kacang-kacangan ditambah yoghurt bebas lemak. Kombinasi ini lama dicerna dan mampu memberikan tambahan energi namun tanpa membuat kadar gula darah Anda mendadak naik.
7.    Mengkonsumsi suplemen B-kompleks dapat memberikan Anda cadangan tenaga sehari-hari. Suplemen B-kompleks mampu memberi nutrisi kelenjar adrenalin yang bekerja memproduksi energi di dalam tubuh. Coba pilih suplemen dengan fomula yang memiliki kandungan 100 mg vitamin B1, B2, B3, B5, dan B6.
8.   Apabila suatu saat Anda benar-benar merasa kelelahan karena aktivitas di siang hari maka jangan korbankan energi untuk hari esok. Oleh karena itu, sepulang kerja tidurlah lebih cepat di malam harinya. Selain meregenerasi sel-sel dan organ tubuh, tidur juga semacam tombol untuk menyegarkan otak Anda. Tidur dengan kondisi gelap atau lampu mati lebih efektif mempercepat pemulihan tubuh Anda dan juga akan membuat tidur lebih nyaman dan nyenyak. (Him)

Keliling Bandung dengan Si Bandros

Bandros Bandung (Photo Credit:  Indonesia.travel)
Bandros Bandung (Photo Credit:  Indonesia.travel)

Setelah Solo dan Jakarta miliki bus wisata, kini seakan tidak ingin ketinggalan, Bandung juga punyai bus wisata. Meski tidak sebesar dan semewah bus wisata di Jakarta namun bentuk bus wisata di Bandung cukup unik, termasuk namanya juga, yaitu “Bandros” atau kependekan dari Bandung Tour on Bus. Si Bandros siap memanjakan wisatawan yang berkunjung ke Bandung dan ingin menikmati suasana berkeliling kota dengan bus wisata nan unik.
Bus wisata ini ukurannya tidak terlalu besar dengan panjang 747 cm, tinggi 315 cm dan lebar 210 cm. Dengan ukuran demikian, bagian bawah bus mampu menampung 12 penumpang duduk dan maksimal 20 dengan penumpang berdiri. Sementara itu, untuk bagian atas bus menampung 24 penumpang duduk. Untuk nama bandros sendiri sebenarnya tidak akan asing di telinga pecinta kuliner sebab itu adalah salah satu nama makanan jajanan kaki lima khas Parahyangan.
Pemerintah Kota Bandung meluncurkan bus pariwisata ini dengan bantuan dari Telkomsel yang memanfaatkan program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR (Corporate Social Responsibility) dalam bidang pariwisata. Bandros sudah diujicobakan pada 1 Januari 2014 dan rencananya ke depan akan ditambah dengan target minimal 30 bus serupa. Untuk dana pengadaannya diharapkan bisa 100 persen dari dana CSR seperti yang pertama. Seperti diketahui bahwa Kota Bandung sebagai kota wisata sudah sepatutnya memiliki fasilitas transportasi pendukung bagi wisatawan.
Rute yang ditempuh oleh si Bandros akan melalui koridor tujuan wisata menarik di Kota Bandung, diantaranya melewati Jalan Braga, Jalan Pasirkaliki, Jalan Setiabudi, Jalan Dago. Ada pula jalur melalui Jalan depan Balai Kota, Jalan Merdeka, Jalan Lembong, Jalan Tamblong, Jalan Asia-Afrika, Jalan Otista, Jalan Kepatihan, Jalan Dewi Sartika, dan Jalan Dalem Kaum. Secara umum jalur si Bandros akan melalui kawasan heritagedi Bandung, culinary, dan tentunya pusat belanja pakaian seperti FO.
Supir dan kondektur si Bandros akan berpakaian khusus untuk menarik perhatian. Selain itu, bus ini juga dilengkapi layanan internet gratis, makanan ringan khas Bandung, dan beberapa layanan lainnya. Dengan bentuk yang unik berwarna merah, bus tingkat beratap terbuka ini diharapkan dapat mendukung kemajuan pariwisata Bandung.
Wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung dapat memanfaatkan bus ini nantinya dengan sebelumnya memarkir kendaraan mereka di tempat tertentu. Berikutnya mereka dapat mengitari Kota Bandung menggunakan Bandros. Moda transportasi berwisata ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan di Bandung saat hari-hari libur dimana biasanya padat oleh kendaraan dari luar kota terutama Jakarta.

Tangan Di atas Lebih Baik daripada Tangan Di bawah

 

Masih ingatkah Anda catatan sejarah tentang sumbangan masyarakat Aceh untuk perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia? Saat itu masyarakat Aceh menyumbangkan emas kepada pemerintah RI  untuk membeli pesawat tahun 1948. Sebagian emasnya masih dapat Anda lihat kini pada tugu Monas (Monumen Nasional).

Hal ini bukan satu-satunya bukti kedermawanan rakyat Aceh. 200 tahun lebih sebelumnya, masyarakat Aceh telah mempraktekan salah satu ajaran Islam yaitu, ‘tangan di atas, lebih baik daripada tangan di bawah’. 


Abad ke-17 Masehi (1672) dikabarkan Syarif Barakat penguasa Mekkah  saat itu tengah berbenah diri membangun kota Mekkah  terutama masjid-masjid yang memiliki nilai sejarah Islam. Syarif Barakat berupaya mencari sumbangan untuk pemeliharaan Masjidil Haram mengingat kondisi Arab pada saat itu kekuarangan dana.

Masjid Al-Nabawi di Madinah dan Masjidil Haram di Mekkah  ternyata terkait dengan sumbangsih Kesultanan Aceh Darussalam yang tak banyak diketahui ceritanya. Ada banyak sekali harta wakaf dari rakyat Aceh berupa barang maupun tanah  masih tersimpan di Arab Saudi.

Hingga kini, simbol rasa terima kasih diberikan penguasa Mekkah  terhadap keluarga dari Kesultanan Aceh Darussalam dengan pemberian gelar Al Asyi di sana. Ada banyak sekali orang Arab keturunan Aceh mendapat kedudukan di Kerajaan Saudi Arabia. Salah satunya adalah Syech Abdul Ghani Asyi (alm) yaitu mantan Ketua Bulan Sabit Merah Timur Tengah, Dr jalal Asyi mantan Wakil Menteri Kesehatan Arab Saudi (alm), DR Ahmad Asyi mantan Wakil Menteri Haji dan Wakaf.

Tahun 1672 Syarif Barakat mengutus duta besarnya ke kerajaan Moghul di New Delhi untuk mengingatkan lagi tentang pentingnya sumbangan dari kerajaan-kerajaan yang digunakan untuk mempertahankan eksistensi Mekkah dan peradaban Islam lainnya. Namun, saat itu Raja Aurangzeb (1658 – 1707) dari Kerajaan Moghul belum mampu memenuhi permintaan Syarif Barakat. Rombongan duta besar dari Tanah Hijaz ini tersendat di Moghul selama 4 tahun dan bahkan tak belum sempat bertatap muka dengan Sang Raja.

Akan tetapi, dari sini duta Syarif Barakat disarankan untuk mengumpulkan dana pemeliharaan Tanah Hijaz, Mekkah  dan Madinah, dengan melanjutkan rute kafilah ke ujung Pulau Sumatera, yaitu menuju Kesultanan Aceh Darussalam. Akhirnya kafilah ini pergi ke Aceh dan bertemu seorang ratu dengan gelar Sri Ratu Zakiatuddin Inayatsyah (1678 – 1688). Saat itu Ratu tersebut sedang mendapat perlawanan dari kaum Wujudiyah yang tidak ingin dipimpin oleh seorang perempuan.

Dengan kefasihannya dalam berbahasa Arab, Sri Ratu Zakiatuddin menerima utusan Syarif Barakat. Mereka dialog dengan bertabirkan kain. Sungguh senang rombongan tersebut dapat berjumpa langsung dengan penguasa Kesultanan Aceh Darussalam dimana tidak mereka dapatkan selama 4 tahun Kerajaan Moghul.

Setelah beberapa lama tinggal di Aceh, rombongan ini akhirnya mendapat dukungan penuh dari Sri Ratu Zakiatuddin. Mereka pulang ke Mekkah dengan membawa berbagai tanda mata sebagai simbol dukungan, yaitu: tiga kinthar emas murni, tiga rathal kamper (camphor), kayu cendana, dan juga binatang pencari kopi terbaik yaitu musang atau luwak (civet). Selain itu dibawa pula hadiah berupa tiga gulyun emas, yaitu alat penghisap tembakau, tiga lampu kaki dari emas (panyot dong) , lima lampu gantung dari emas untuk Masjidil Haram, dan lampu kaki serta kandil emas untuk disimpan di Masjid Nabawi.

Pada bulan September 1683, rombongan ini sampai kembali di tanah asal mereka, Mekkah. Sementara itu di Aceh selepas kepergian duta Arab terjadi pergantian kekuasaan dimana  Sri Ratu Zakiatuddin yang meninggal dan digantikan oleh adiknya Sri Ratu Kamalatsyah yang bergelar Potroe Punti. Berikutnya Putroe Punti diganti suaminya yang merupakan anggota rombongan duta besar Arab yang berkunjung, yaitu Syarif Hasyim.

Sementara di Mekkah juga terjadi perdebatan mengenai cenderamata yang dibawa rombongan duta besar dari Aceh tersebut. Syarif Barakat ternyata telah meninggal dunia dan digantikan putranya, Syarif Said Barakat.

Barang hadiah dari Kesultanan Aceh Darussalam sempat disimpan lama di rumah Syarif Muhammad Al Harits. Berikutnya dibagikan kepada para Syarif yang berhak atas tiga perempat dari hadiah dan sedekah diberikan kepada kaum fakir miskin. Sisanya diserahkan kepada Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Peninggalan Aceh di Mekkah bukan hanya sumbangan emas dan barang hadiah lainnya tetapi harta wakaf yang masih wujud sampai saat ini yaitu tanah. Salah satunya adalah wakaf Habib Bugak Asyi di hadapan Hakim Mahkmah Syariyah Mekkah pada 18 Rabiul Akhir tahun 1224 H. Habib Bugak Asyi menyatakan keinginannya untuk mewakafkan sepetak tanah dengan sebuah rumah dua tingkat di atasnya dengan syarat untuk dijadikan tempat tinggal jemaah haji asal Aceh yang datang ke Mekkah.

Ada banyak tanah wakaf orang-orang Aceh di Mekkah yang saat itu menjadi tradisi sumbang menyumbang di Tanah Hijaz. Semua harta wakaf dari masyarakat Aceh masih tercatat rapi di Mahkamah Syariah Saudi Arabia.Berikut ini di antaranya catatan tersebut.

Wakaf Syeikh Muhammad Saleh Asyi dan isterinya Syaikhah Asiah  di Qassasyiah; wakaf Muhammad Saleh Asyi di Jumrah ula di Mina; rumah wakaf di kawasan Baladi di Jeddah; wakaf Sulaiman bin Abdullah Asyi di Suqullail (Pasar Seng), wakaf Muhammad Abid Asyi; wakaf Abdul Aziz bin Marzuki Asyi; wakaf Datuk Muhammad Abid Panyang Asyi di Mina; wakaf Aceh di jalan Suq Al Arab di Mina; rumah Wakaf di Taif; rumah Wakaf di kawasan Hayyi al-Hijrah Mekkah; rumah Wakaf di kawasan Hayyi Al-Raudhah; Mekkah; rumah Wakaf di kawasan Al Aziziyah, Mekkah; wakaf Aceh di Suqullail, Zugag Al Jabal, dikawasan Gazzah (belum diketahui pewakafnya); Abdurrahim bin Abdullah bin Muhammad Asyi di Syamiah dan Chadijah binti Muhammad bin Abdullah Asyi di Syamiah; rumah wakaf Syech Abdurrahim bin Jamaluddin Bawaris Asyi (Tgk Syik di Awe Geutah, Peusangan) di Syamiah Mekkah; Syech Abdussalam bin Jamaluddin Bawaris Asyi (Tgk di Meurah, Samalanga) di Syamiah.
 
75 % tanah di sekitar Mesjidil Haram adalah tanah wakaf apakah itu wakaf khusus atau wakaf umum. Sebagiannya adalah milik rakyat Aceh dengan tradisi wakaf di sana. Hal tersebut sekaligus membuktikan bagimana kejayaan Kesultanan Aceh Darussalam yang pernah masuk dalam 5 besar negeri Islam di dunia bersama Turki, Morroko, Iran, dan Mughal India.

Kedermawanan Kesultanan Aceh Darussalam membuat para petinggi di Mekkah terpesona. Saat itu disebutkan bahwa Aceh merupakan bagian penting dari Mekkah hingga dipopulerkan sebutan ‘Aceh Serambi Mekkah’. Hal ini pulalah yang membuat nama Aceh selalu dihormati dan dipandang sebagai bagian dari peradaban dunia.

Indonesia = Viranegari Nusantara

 
 
Arkand Bodhana Zeshaprajna seorang ahli metafisika yang juga merupakan Doktor lulusan University of Metaphysics International Los Angeles, California, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu menggelontorkan ide dan harapan tentang perlunya negara ini berganti nama.  Arkand menyerukan agar Indonesia diganti namanya menjadi Nusantara. Pria bernama asli Emmanuel Alexander itu menjelaskan seperti dilansir beberapa media bahwa Indonesia diprediksi akan hancur di tahun 2020 jika tak segera berganti nama. Ia bahkan memperkirakan berdasarkan sudut pandang metafisika bahwa kehancuran itu akan terjadi dalam enam tahun ke depan.
 
Tahun 2020 puncak kehancuran Indonesia. Gejala kehancuran Indonesia bisa dirasakan di tahun ini dan tahun depan. Dirinya pun menyebut bahwa mempertahankan nama Indonesia sebagai hal yang nekat. Arkand manambahkan bahwa tidak ada satu negara maupun perusahaan yang mampu melewati tahapan negatif yang memuncak seperti itu.

“Dalam fase negatif seperti itu, jarang sekali hampir tidak pernah bahkan, bila satu perusahaan atau negara dengan polaristas fase memuncak tak bisa melampauinya. Tak pernah ada. Jadi kita sangat berbahaya bila kita tak menggunakan nama Nusantara,” ungkapnya. Arkand meyakini nama Nusantara akan membuat nasib bangsa ini lebih baik.

Mengganti nama negara sebenarnya bukanlah hal tabu. Beberapa negara telah melakukannya seperti Siam yang berganti Thailand, Burma jadi Myanmar, Ceylon jadi Sri Lanka, atau Kazakhstan jadi Kazakh Elli karena tak mau disamakan dengan negara miskin di Asia Tengah beraliran ‘stan’.

Menurut Arkand, Indonesia sering sakit-sakitan sehingga mengganti nama negara bisa jadi solusi. Dalam pendekatan budaya, mengganti nama seseorang anak yang sering sakit adalah lumrah dengan harapan lebih bernasib baik. Akan tetapi, lebih dari itu Arkand Bodhana Zeshaprajna menjelaskan beberapa argumen dan alasan tentang pentingnya merubah nama Indonesia menjadi Nusantara.

Nama adalah ideasi dan energi karena memang mengandung ideasi dan energi bukan sembarang sebutan. Ilmu fisika menyebut energi bersifat kekal, tidak bisa diciptakan dan tidak bisa dimusnahkan. Segala sesuatu di alam semesta ini memiliki energi, termasuk nama. Dalam pandangan metafisika Arkand, nama Indonesia untuk penyebutan republik ini dinilai tidak tepat.

Nama Indonesia hanya punya Synchronicity Value sebesar 0.5 dalam pandangan metafisika, dimana itu adalah paramater Arkand secret code untuk menganalisa sebuah nama. Rentang Synchronicity Value berada di kisaran 0,05 hingga 1,0. Sedangkan Synchronicity Value yang positif berada di angka 0,8 hingga 1,0. Nama Indonesia sendiri menurut Arkand hanya memiliki Synchronicity Value 0,5.

Dari pengamatan Arkand, Indonesia hanya memiliki Coherence Value sebesar 0,2. Hal ini jauh dari bagus sehingga nama Indonesia harus diganti dengan nama yang lebih baik, yakni Nusantara. Coherence Value 0.2 dalam kehidupan bisa dilihat dari cara seseorang atau negara menguasai satu atau beberapa keahlian. Semakin tinggi Coherence Value tingkat penguasaan terhadap keahlian semakin baik. Coherence Value 0.2 menunjukkan struktur kode-kode dalam diri sendiri yang saling berkaitan satu dengan kode yang lainnya. Rentang Coherence Value berada di kisaran 0,1 hingga 1,0. Sedangkan nilai positifnya di kisaran 0,7 hingga 1,0.

Nama Indonesia adalah pemberian bangsa lain dan bukan berasal dari orang Indonesia sendiri atau pribumi. Hal itu membuat perjalanan bangsa terseok-seok. Asal-usul kata yang bukanlah hasil karya putra bangsa dan struktur kata yang ternyata tidak baik terbuktikan dengan kondisi bangsa dan negara hingga saat ini yang semakin buruk.

Dari sejarahnya adalah James Richardson Logan pada 1850 menulis artikel “The Ethnology of the Indian Archipelago” (Etnologi dari Kepulauan Hindia). Logan menyatakan tentang perlunya nama khas bagi Kepulauan Nusantara, sebab istilah Indian Archipelago (Kepulauan Hindia) terlalu panjang dan membingungkan.

Logan kemudian memungut nama Indunesia yang sebelumnya diperkenalkan oleh George Samuel Windsor Earl, seorang ahli etnologi bangsa Inggris. Oleh Logan, huruf u digantinya dengan huruf o agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah istilah Indonesia. Hal itu membuktikan bahwa sebagian kalangan Eropa tetap meyakini bahwa penduduk di kepulauan ini adalah Indian, sebuah julukan yang dipertahankan karena sudah terlanjur akrab di telinga orang Eropa.


 
Nusantara Nama Pengganti Indonesia

Arkand mengusulkan nama Indonesia diganti menjadi Nusantara. Lengkapnya, Viranegari Nusantara untuk mengoptimalkan namanya agar lebih baik. Nama Nusantara adalah nama terbaik untuk pengganti nama Indonesia. Sebab, menurut Arkand, dalam struktur nama Nusantara tak mempunyai angka merah dan bisa membuat kehidupan semakin baik untuk orang-orang yang berada di dalamnya kelak.

Nama Indonesia dalam dunia metafisika tidak memberi energi yang positif bagi bangsa ini. Selain itu, nama Indonesia dinilai tak membawa keberuntungan. Asal usulnya pun dari Hindia Island atau Kepulauan Hindia. Padahal Indonesia bukan India!

Sementara itu, nama Nusantara sudah digunakan untuk menyebut rangkaian kepulauan di Indonesia. Nama Indonesia dianggap Arkand asing dan tidak ada maknanya. Nama Nusantara memiliki kedalaman makna dan merepresentasikan semua orang-orang di kepulauan yang ingin bersatu. Nama Nusantara memiliki sumbu dengan akar emosional masyarakat, ketimbang nama Indonesia yang tak punya akar secara emosional. Nama Nusantara mampu merangsang daya kebangsaan, kekeluargaan, dan kesatuan antarsesama yang lahir di tanah yang sama dan leluhur yang sama.

Nama Nusantara sudah mendarah daging bagi negara ini. Selain itu, kata tersebut juga merupakan simbol semangat mempersatukan Indonesia yang besar. Nama Nusantara memiliki sejarah emosional yang kuat dalam lubuk dan pikiran masyarakat negeri ini, karena nama Nusantara adalah bahasa ibu. Bahasa Sanskerta juga banyak digunakan untuk nama-nama tempat, bangunan dan orang di tanah air. Bukti betapa menyatunya bahasa ini dengan kejiwaan masyarakat tanah air.

Kitab Negarakertagama mencantumkan wilayah Nusantara yang pada masa sekarang mencakup sebagian besar wilayah Indonesia (Sumatera, Kalimantan, Nusa Tenggara, sebagian Sulawesi dan pulau-pulau di sekitarnya, sebagian Kepulauan Maluku, dan Papua Barat) ditambah wilayah Malaysia, Singapura, Brunei dan sebagian kecil Filipina bagian selatan. Secara morfologi, kata ini adalah kata majemuk yang diambil dari bahasa Jawa Kuna, yaitu nusa (pulau) dan antara (lainnya atau seberang).

Pada masa Majapahit, Nusantara merupakan sebutan untuk pula-pulau di luar Jawa (kata antara dalam bahasa Sansekerta artinya luar atau seberang). Nama Nusantara ini merupakan lawan dari kata Jawadwipa (Pulau Jawa). Dalam Kitab Pararaton termuat Sumpah Palapa yang terkenal dilontarkan Gajah Mada dan menyebutkan istilah Nusantara, yaitu:

“Sira Gajah Mada pepatih amungkubumi tan ayun amukita palapa, sira Gajah Mada: Lamun huwus kalah Nusantara ingsun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seram, Tanjungpura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana ingsun amukti palapa”.

Terjemahannya adalah:

“Dia Gajah Mada Patih Amangkubumi tidak ingin melepaskan puasa. Ia Gajah Mada: “Jika telah mengalahkan pulau-pulau lain, saya (baru akan) melepaskan puasa. Jika mengalahkan Gurun, Seram, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, demikianlah saya (baru akan) melepaskan puasa”.

Nama Nusantara mengemuka kembali untuk menyebut Indonesia oleh Ernest Francois Eugene Douwes Dekker (cucu dari adik Multatuli) (1879-1950) atau lebih dikenal sebagai Dr. Setiabudi. Pada 1920 ia memperkenalkan kembali nama Nusantara yang sebelumnya pernah digunakan pada masa Majapahit. Dr. Setiabudi menemukan naskah kuno zaman Majapahit di Bali dan diterjemahkan oleh J.L.A. Brandes kemudian diterbitkan oleh Nicholaas Johannes Krom pada tahun yang sama.

Sebenarnya Dr. Setiabudi memberi pengertian yang berbeda arti kata Nusantara dari masa Majapahit. Ia mengambil kata Melayu asli ‘antara’ sehingga makna Nusantara bermakna baru yaitu “nusa di antara dua benua dan dua samudera” sehingga Jawa pun termasuk dalam definisi Nusantara. Istilah Nusantara dari Setiabudi itu rupanya dengan cepat menjadi popular penggunaannya sebagai alternatif dari nama Hindia Belanda. Sampai hari ini istilah Nusantara tetap dipakai untuk menyebutkan Indonesia. Oleh karena itu, bukan hal asing untuk kembali mengedepankannya kembali, bahkan menggantikan nama Indonesia. (Him)
 
 
 

Batik Banyuwangi Warnai Panggung Indonesia Fashion Week 2015

ovum dalam bahasa latin berarti “baru“, menandai pendekatan fesyen yang up to date dan modern, sedangkan Ethno dalam bahasa latin merujuk pada kekuatan tradisi Indonesia. Istilah ini menandai keinginan untuk mengangkat kekuatan tradisi dan budaya Banyuwangi yang masih terjaga saat ini.

Batik Banyuwangi

Priscilla mengangkat 20 motif batik Banyuwangi ke dalam 58 koleksi miliknya, seperti motif gajah oling, kangkung setingkes, seses paras gempal, beras kutah, moto pitik, sembrong cacing, kopi pecah dan masih banyak lagi. Colorful Banyuwangi yang identik dengan destinasi wisata di Banyuwangi disimbolkan ke dalam warna-warna cerah seperti merah, kuning dan hijau. Ia yakin bahwa batik Banyuwangi mampu mencuri perhatian khalayak nasional dan internasional.

“Batik Banyuwangi adalah satu-satunya batik kontemporer yang memiliki filosofi,” jelas Priscilla pada konferensi pers Novum Ethno di JCC.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan bahwa keterlibatan Banyuwangi dalam helatan IFW 2015 adalah upaya untuk memajukan industri kreatif Banyuwangi sebelum pelaksanaan Banyuwangi Batik Festival yang dilaksanakan pada 10 Oktober mendatang.

“Kami ingin segera membuat industri batik lebih produktif, karena ketika wisatawan mengunjungi Banyuwangi, mereka akan mencari oleh-oleh, salah satunya adalah batik,” kata Abdullah Azwar saat konferensi pers peluncuran Banyuwangi Festival di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata.

Selama dua tahun berturut-turut, Pemkab Banyuwangi rutin menggelar event Banyuwangi Batik Festival (BBF). Gelaran ini merupakan wujud komitmen pemerintah dan masyarakat Banyuwangi dalam menumbuhkembangkan kekayaan budaya lokal. Helatan IFW juga melibatkan sejumlah desainer lokal Banyuwangi, mulai dari perajin batik, desainer hingga pengusaha distro lokal.

“Di Banyuwangi, kami ingin menampilkan batik tidak hanya menjadi penanda namun sebuah kebanggaan yang berujung pada kesejahteraan para pelaku industri ini. Batik kini bukan lagi dianggap gaya lawas tetapi sudah menjadi bagian hidup masa kini,” tambahnya.

Sebagai promosi batik Banyuwangi ke ranah internasional, Putri Indonesia 2015 yakni Anindya Kusuma Putri akan memperkenalkan batik Banyuwangi pada kontes kecantikan internasional Miss Universe 2015.

Inacraft 2015

Terdapat lebih dari 1.600 peserta pameran dari beragam industri kerajinan dengan lebih dari 10.000 produk berkualitas. Produk yang ditampilkan terdiri dari empat kategori: dekorasi rumah dan taman, mainan, perhiasan, serta produk fesyen.
Peserta berasal dari banyak kalangan, seperti produsen dan perajin, eksportir dan importir, kolektor, asosiasi produsen kerajinan, instansi pembina perajin, BUMN/BUMD, pemerintah provinsi, pemerintah kota, pemerintah daerah, dinas seluruh Indonesia, Dekranasda, perbankan dan perusahaan penunjang lainnya.
Ini adalah one-stop event bagi para pelaku industri kerajinan uang ingin mengetahui dunia kerajinan lifestyle, sekaligus kesempatan yang baik untuk mencari supplier dan melakukan kerjasama bisnis dengan produsen kerajinan serta perajin.
Tahun ini dengan tema sentral “From Smart Village to Global Market”, Inacraft menaungi dan memfasilitasi produk-produk kerajinan tersebut untuk bisa naik ke jenjang yang lebih tinggi baik dari segi komersil maupun segi estetika seni.
Industri kerajinan di Indonesia sudah mulai menunjukkan potensinya. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya perajin baru yang berinovasi melahirkan produk-produk baru. Tuntutan ekonomi disertai dengan peluang besar, membuat industri kian marak dan membawa harapan untuk peningkatan perekonomian nasional.
Anda yang ingin turut serta dapat mendaftar sejak Mei 2014, tepatnya setelah Inacraft 2014 baru saja usai diselenggarakan. Informasi selengkapnya bisa mengakses situs www.inacraft.co.id

Pemerintah Tetapkan Standar Usaha Taman Rekreasi

Dalam peraturan itu dijelaskan bahwa standar usaha ini dibuat dalam rangka peningkatan mutu produk, pelayanan dan pengelolaan serta daya saing Usaha Taman Rekreasi. Permen dimaksud sekaligus menggantikan Keputusan Menpar, Pos dan Telekomunikasi Nomor Km.70/PW.105/MPPT-85 tentang Peraturan Usaha Rekreasi dan Hiburan Umum yang perlu penyesuaian dengan perkembangan pariwisata saat ini.

Sertifikasi usaha di bidang pariwisata tak lain agar para pelaku bisnis memiliki daya saing untuk berkompetisi menjelang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015.Diberlakukannya MEA membawa konsekuensi besar terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat Indonesia termasuk sektor pariwisata. Persaingan kesempatan usaha khususnya di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi sangat tinggi.Untuk itu, kata kuncinya antara lain melaksanakan implementasi standar kompetensi tenaga kerja dan standar usaha di bidang pariwisata.

Taman Rekreasi sendiri dirumuskan sebagai usaha yang menyediakan tempat fasilitas untuk berekreasi dengan bermacam-macam atraksi. Standar usaha untuk Taman Rekreasi adalah rumusan kualifikasi yang mencakup aspek produk, pelayanan dan pengelolaan. Taman Rekreasi yang telah melalui tahap audit dan ditetapkan memenuhi standar berhak disertifikasi. LSUP dalam hal ini adalah satu-satunya lembaga yang berwenang melakukan sertifikasi tersebut. Selama ini LSUP telah mengaudit tiga jenis usaha yaitu hotel, restoran dan jasa pelayanan.

Setiap pengusaha pariwisata wajib memiliki Sertifikat Usaha Taman Rekreasi paling lama dua tahun terhitung sejak berlakunya Permen ini. Sementara itu, untuk Taman Rekreasi yang tergolong usaha mikro, menengah dan koperasi diberi jangka waktu 4 tahun terhitung sejak berlakunya peraturan.

Menteri, Gubernur, Bupati dan Walikota berwenang melakukan pembinaan dalam rangka penerapan Standar Usaha Taman Rekreasi. Menteri melakukan sosialisasi dan advokasi, Gubernur mencakup pelaksanaan bimbingan teknis bagi pengusaha pariwisata, sementara Bupati atau Walikota melakukan bimbingan teknis bagi tenaga kerja.

Informasi sejenis dapat ditemukan di laman Indonesia.travel atau bisnis.com